News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Seret Nama Megawati Hangestri, Prediksi Megatron Bisa Jadi Pembawa Berkah di V-League

Media Korea Selatan kembali menyeret nama Megawati Hangestri usai pevoli Indonesia itu dinilai bisa menjadi sosok penting di Liga Voli Korea atau V-League.
Minggu, 15 Februari 2026 - 08:38 WIB
Megawati Hangestri bersama Red Sparks Liga Voli Korea Selatan atau V-League 2024/2025.
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan kembali menyeret nama Megawati Hangestri usai pevoli Indonesia itu dinilai bisa menjadi sosok penting di Liga Voli Korea atau V-League.

Megawati Hangestri sebelumnya sempat memperkuat tim Jung Kwan Jang Red Sparks pada musim 2023-2024 dan 2024-2025. Selama dua musim, pevoli berposisi opposite tersebut meninggalkan jejak kuat, baik dari sisi permainan maupun dampaknya terhadap popularitas di Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat pada musim debutnya, Megawati mampu membawa Red Sparks lolos ke babak playoff, yang menjadi pencapaian yang sebelumnya tak pernah diraih dalam tujuh musim terakhir. 

Lalu pada musim keduanya, pevoli berjuluk Megatron itu mampu membantu tim asuhan Ko Hee-jin berhasil mencapai babak final. Meski akhirnya hanya menjadi runner-up usai kalah agregat 2-3 dari Pink Spiders.

Secara statistik, Mega juga tampil mencolok. Ia menempati peringkat ketujuh dengan torehan 736 poin pada musim perdana, kemudian naik ke peringkat ketiga dengan 802 poin pada musim kedua. 

Bahkan dalam kategori serangan keseluruhan, Megawati Hangestri berada di posisi teratas dengan persentase 48,06 persen. Selain kemampuannya, pevoli asal Jember itu nyatanya mampu memberikan popularitas baik untuk Red Sparks maupun Liga Voli Korea itu sendiri.

Namun, Mega kemudian memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Red Sparks pada musim 2025-2026 dan memilih pulang ke Indonesia. Walaupun kini tidak lagi bermain di Korea, akan tetapi pamor Megawati rupanya tak meredup. 

Pasalnya pengaruh Megawati Hangestri selama dua musim terakhir masih terus dibicarakan. Salah satunya ialah karena kepergiannya terbukti membawa dampak signifikan. 

Red Sparks kini tengah terseok-seok dan berada di posisi juru kunci klasemen sementara. Popularitas liga pun ikut terpengaruh, terlebih setelah ikon lain seperti Kim Yeon-koung menyatakan pensiun. 

Kehadiran Mega pun sampai saat ini masih diharapkan. Bahkan ia disebut bisa menjadi sosok pembawa berkah jika memang kembali bermain ke Liga Voli Korea.

Megawati Hangestri bersama Red Sparks Liga Voli Putri Korea Selatan.
Megawati Hangestri bersama Red Sparks Liga Voli Putri Korea Selatan.
Sumber :
  • KOVO

Media Korea Selatan yakni Yonhap News menyebut bahwa tim mana pun yang berhasil membawa Megawati kembali ke V-League berpeluang besar meningkatkan kekuatan mereka dalam perburuan gelar. 

“Merekrut Megawati Hangestri bisa menempatkan tim dalam posisi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di V-League,” tulis Yonhap News.

Megawati Hangestri sendiri memang santer dikabarkan akan kembali tampil di V-League musim 2026-2027, karena peluangnya masih terbuka lebar. Apalagi Korea Volleyball Federation (KOVO) mulai menerapkan sistem agen bebas, yang memungkinkan klub memilih pemain asing tanpa melalui proses seleksi pramusim. 

Meski menghapus sistem seleksi pramusim, namun batas gaji tetap diberlakukan. Yakni pemain kuota Asia akan menerima 120 ribu dolar AS (sekitar Rp2 miliar) pada tahun pertama dan 150 ribu dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar) pada tahun kedua.

Walau rumor kembali ke Red Sparks terus beredar, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait masa depan Megawati Hangestri. Yakni apakah ia bakal kembali berlaga di Liga Voli Korea, atau bermain abroad maupun tetap melanjutkan karier di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini Megawati Hangestri tengah fokus membela Jakarta Pertamina Enduro, dan berjuang untuk mempertahankan gelar juara di Proliga 2026 yang masih berlangsung hingga akhir April mendatang.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Ditanya Indonesia Bakal Chaos, Teddy Langsung Bantah:Tidak Ada Itu

Belakangan ini mencuat isu Indonesia bakal chaos dalam waktu dekat. Kemudian, hal itu dibantah oleh Seskab Teddy Indra Wijaya. Bahkan ia menegaskan negara
Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri dan Menteri PKP Gaspol Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro, Tegaskan Negara Hadir di Perbatasan

Mendagri Tito dan Menteri PKP mempercepat Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Trending

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menertibkan peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai melalui skema legalisasi terbatas. Kebijakan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT