Red Sparks Makin Suram Usai Ditinggal Megawati Hangestri: 22 Kekalahan, Badai Cedera, hingga Juru Kunci V-League
- KOVO
Tapi faktanya, hal itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Red Sparks yang musim lalu finis sebagai runner-up malah terjerembab di dasar klasemen.
Sejauh ini, skuad arahan Ko Hee-jin tersebut hanya mencatatkan enam kemenangan di V-League dan 22 kekalahan dengan sembilan di antaranya kalah berturut-turut.
Ini menjadi alarm bahaya bagi tim yang bermarkas di kota Daejeon itu. Bahkan, rasanya hampir sulit apabila mereka ingin lolos ke play-off.
Hasil minor Red Sparks pada musim ini diperparah dengan cederanya beberapa pemain inti. Terbaru, rekan Megawati Hangestri yakni Jung Ho-young harus absen.
Middle Blocker Timnas Korea Selatan itu mengalami cedera jari tengah kiri saat melakukan block terhadap spike pemain GS Caltex, Gyselle Silva pada 7 Februari silam.Â
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit, jari tengah Jung Ho-young ternyata patah. Ia membutuhkan waktu setidaknya empat minggu untuk pemulihan.
Ini artinya Jung Ho-young akan menyudahi musim lebih awal bersama Red Sparks mengingat kompetisi V-League bakal selesai pada bulan Maret mendatang.
Kehilangan Jung Ho-young sangat terasa bagi Ko Hee-jin. Bagaimana tidak, sejauh ini dia mampu cetak 290 poin dalam 27 laga (99 set) dengan rata-rata 0,667 blok per set.
Cederanya Jung Ho-young juga diikuti oleh pemain Asia Jamiyanpurep Enkhsoyol yang mengalami pembengkakan pergelangan kaki saat melompat.
Walau begitu, Inkush, nama panggilannya, pulih lebih cepat. Ia kemungkinan besar sudah bisa dimainkan ketika Red Sparks berhadapan dengan Pink Spiders pada 22 Februari.Â
Kendati demikian, di tengah badai yang menghantui Red Sparks itu, muncul rookie Park Yeo-reum yang catatkan 10 poin dalam tiga pertandingan beruntun.
(han)
Load more