Hendra Basir Dinonaktifkan Sebagai Pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia, Sekum FPTI Pastikan Pelatnas Tak akan Terganggu
- ANTARA/Donny Aditra
tvOnenews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tengah diterpa isu pelecehan seksual dan kekerasan kepada sejumlah atlet yang menyeret nama kepala pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia, Hendra Basir.
Hendra Basir resmi dinonaktifkan dari posisi pelatih Tim Panjat Tebing Indonesia buntut dari laporan terkait dugaan pelecehan seksual, hingga kekerasan fisik yang menimpa sejumlah atlet.
Berdasarkan laporan dalam isi Surat Keputusan (SK) FPTI, disebutkan bahwa sebanyak delapan atlet melakukan pengaduan kepada Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid.

- ANTARA/Donny Aditra
Delapan atlet itu melaporkan bahwa mereka mendapatkan perlakuan tak menyenangkan berupa pelecehan seksual hingga kekerasan fisik pada 28 Januari 2026 lalu.
FPTI pun merespons hal itu dengan mengeluarkan keputusan untuk menonaktifkan sementara Hendra Basir sebagai pelatih kepala.
Hal itu dilakukan demi menjamin perlindungan para atlet hingga menjaga objektivitas proses pemeriksaan.
Terkait keputusan itu, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing tidak terganggu.
Wahyu Pristiawan Buntoro menjelaskan kalau masa jabatan dari Hendra Basir memang sejatinya berakhir pada 28 Februari 2026.
Maka dari itu, apapun hasil dari tim pencari fakta (TPF) terkait kasus tersebut, yang bersangkutan memang tidak akan lagi menjadi pelatih kepala untuk kedepannya.

- ANTARA/Donny Aditra
"Kasus tersebut telah ditangani oleh para pihak yang memang berkompeten, sedangkan persiapan untuk Asian Games 2026, kami berusaha keras agar masalah itu tidak berdampak kepada tim atau para atlet," katanya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, FPTI juga telah melakukan seleksi guna menyusun daftar pelatih tim panjat tebing Indonesia untuk masa kerja yang baru.
Berdasarkan surat keputusan (SK) organisasi terkait tim pelatih panjat tebing Indonesia yang terbaru, Hendra juga tidak lagi tercantum sebagai pelatih.
Oleh sebab itu, dipastikan tidak akan ada gangguan berarti dalam proses pelatnas sampai saat ini, karena sistem berjalan seperti biasa.
"Nanti tanggal 3 Maret, para atlet pelatnas sudah di bawah tim kepelatihan yang baru dan mulai berlatih untuk menghadapi Kualifikasi Asian Games 2026," ujar Sekum FPTI tersebut.
Pristiawan menyatakan dirinya secara pribadi tengah fokus untuk melakukan konsolidasi di internal tim panjat tebing.
Sementara untuk penyelesaian masalah hukum yang melibatkan Hendra Basir, akan dilakukan oleh TPF dan Harry Pontoh selaku Kepala Bidang Organisasi dan Hukum.
(ant/akg)
Load more