GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luar Biasa! FKI NTT Sumbang Emas Terbanyak untuk Indonesia di Ajang Kempo Tunisia 2022

Dari total 7 medali emas yang diraih atlet Indonesia dalam ajang Kempo dunia itu, sebanyak 4 medali emas disumbangkan oleh tiga atlet dari NTT.
Sabtu, 21 Mei 2022 - 17:28 WIB
4 atlet Kempo peraih medali ajang Kempo Tunisia 2022 berfoto bersama dengan Ketua FKI NTT, Kanisius Nasak.
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - 4 atlet dari Federasi Kempo Indonesia (FKI) asal NTT yang berlaga di ajang Kempo dunia ke-18 di Hammamet Tunisia yang berlangsung pada 10-15 Mei 2022 diterima Ketua FKI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Ruteng, Sabtu (21/5/2022).

Dari total 7 medali emas yang diraih atlet Indonesia dalam ajang itu, sebanyak 4 medali emas disumbangkan oleh tiga atlet dari NTT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kejuaraan yang diikuti oleh 49 negara dan 700 peserta itu, Aprilianus Marko Jolo Jahang meraih 1 emas dalam kelas Self Defence Male. 

Kemudian hasil gemilang didapatkan Yohana Dwi Putri Gadansi. Dia menyabet 2 emas dalam laga Self Defence Female dan Self Defence Mix. Kemudian Maria Devianeta Nanggor menggondol 1 emas dalam pertandingan Self Defence Female. Sementara kembarannya, Maria Devianita Nanggor, membawa pulang 2 medali perak.

"Total ada 10 medali. 3 emas 5 perak dan 1 perunggu disumbangkan oleh anak-anak FKI NTT untuk kontingen Indonesia," kata Ketua FKI NTT, Kanisius Nasak kepada tvonenews.com.

Dia menjelaskan, dalam ajang Kempo tingkat internasional di Tunisia, FKI NTT hanya mengirim 4 atlet berperestasi yakni, Marko serta kembar Neta dan Nita dari Manggarai serta Dwi atlit Kempo asal Manggarai Timur.

"Yang kita kirim 4 ke pengurus pusat FKI. Mereka mengikuti TC (pemusatan latihan) selama 30 hari di Jakarta. Marko sebelumnya sudah dua kali mengikuti kejuaraan dunia. Pertama, tahun 2020 di Tunisia dapat Perunggu secara virtual dan kejuaraan dunia Turki tahun 2021 dapat emas. Ketiga dapat emas di Hammamet Tunisia. Sedangkan tiga lainnya merupakan atlet yang sering berlaga di kejuaraan daerah regional dan nasional," tambahnya.

Kanisius yang adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai ini menyatakan sangat berbangga dengan capaian yang diraih 4 satria FKI NTT itu. 

Prestasi yang ditorehkan atlet FKI NTT sekaligus mengantarkan Indonesia menjadi juara dua umum dalam ajang Kempo Tunisia setelah tuan rumah Tunisia yang menjadi juara umum. Indonesia memperoleh 7 emas, 9 perak, dan 21 perunggu.

Adapun prestasi yang dipersembahkan oleh para atlet FKI NTT tidak terlepas dari usaha keras pengurus dan pelatih FKI NTT ditambah mental juara pada atletnya sendiri. Kanis juga mengapresiasi dukungan dari orang tua para atlet.

"Hasil tidak mengkhianati proses. Kita mengalaminya langsung. Di tengah kekuarangan biaya, tapi ada semangat pengurus FKI dan pelatih dan dukungan orang tua atlet yang mempertebal mental juara Marko, Dwi, serta Neta dan Nita. Puji Tuhan anak-anak kita telah  mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional," imbuhnya.

FKI NTT Gudang Atlet Kempo Berprestasi

Senpai 5 Dan itu menyatakan, meski FKI baru ada  di NTT tahun 2018 dan belum mendapat dukungan keuangan dari KONI NTT namun ke depan dia sangat yakin organisasi Kempo ini bakal menjadi gudang atlet Kempo Indonesia.

"Saya yakin sekali, FKI NTT menjadi laboratorium atlit Kempo berprestasi di Indonesia," tutupnya.

"Satu lagi perlu dicatat modal kita latihan dan terus latihan. Harus ada setelah ini Marko-Marko baru, Dwi-Dwi baru, Neta dan Nita yang baru," cetus Kanisius. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diarak Keliling Kota

Tiba di Ruteng empat atlet berprestasi itu diterima oleh keluarga besar FKI. Empat atlet kempo katagori 16-18 tahun itu bahkan diarak keliling kota Ruteng di bawah pengawalan Satlantas Polres Manggarai dan petugas Patwal Dinas Perhubungan Manggarai. (jku/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Bek kiri Nathan Tjoe-A-On tampil konsisten bersama Willem II di Eerste Divisie, kabar positif bagi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Suasana di kawasan apartemen Gateway Cicadas, Kota Bandung, mendadak berubah duka, Senin (16/8/2026) sore.
Ahli Feng Shui Beri Saran soal Penataan Rumah yang Bisa Hadirkan Keberuntungan di Tahun Kuda Api

Ahli Feng Shui Beri Saran soal Penataan Rumah yang Bisa Hadirkan Keberuntungan di Tahun Kuda Api

Ahli Feng Shui Yulius Fang memberikan saran soal penataan rumah yang bisa menghadirkan keberuntungan dalam rumah tangga menurut ilmu Feng Shui di tahun Kuda Api 2577.
Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Balita perempuan berusia empat tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur.
Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT