Ditinggal Megawati Hangestri, Manisa BBSK Selangkah Lagi Promosi ke Sultanlar Ligi 2026-2027
- Instagram @manisabbsk
Jakarta, tvOnenews.com - Manisa BBSK selaku mantan tim Megawati Hangestri berpeluang promosi ke Sultanlar Ligi atau kasta utama Liga Voli Turki 2026-2027.
Megawati Hangestri sempat membela Manisa BBSK usai memutuskan hengkang dari Red Sparks setelah berakhirnya Liga Voli Korea 2024-2025.
Namun kerjasama antara Megawati Hangestri dan Manisa BBSK tak berlangsung lama, setelah kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerjasamanya pada 28 Oktober 2025 lalu.
Padahal pevoli berjuluk Megatron itu direkrut untuk membantu Manisa BBSK menjadi juara di kasta kedua Kadinlar 1 Ligi, agar promosi ke liga utama Sultanlar Ligi 2026-2027.
Meski kini tak diperkuat Megawati Hangestri, namun nyatanya Manisa BBSK nampaknya masih bisa mewujudkan mimpi tersebut.
Sempat terseok-seok di awal musim karena kehilangan sejumlah pemain, namun nyatanya Manisa BBSK mampu menjadi pemuncak klasemen Grup A di babak reguler.
Tim besutan Gorkem Kazan itu tercatat mengemas 55 poin dan menjadi pemuncak di Grup A. Torehan apik ini membuat mereka juga lolos ke babak playoff Kadinlar 1 Ligi musim ini.
Tak hanya sampai disitu, mantan tim Megawati Hangestri itu juga menduduki peringkat kedua di babak semifinal denghan mengantongi 6 poin. Mereka hanya selisih satu angka dari Afyon Belediye Yuntas SK yang menjadi pemuncak klasemen Grup 1.
Sehingga Manisa BBSK akan dipromosikan ke Sultanlar Ligi musim depan, dengan syarat mereka bisa finis di posisi dua besar dari empat tim di grup terakhir.
Sekadar informasi, format kompetisi kasta kedua Liga Voli Turki itu diawali dengan fase reguler di mana seluruh tim peserta dibagi ke dalam dua grup, yakni Grup A dan Grup B. Masing-masing tim bertanding menggunakan sistem kandang dan tandang (round-robin) untuk mengumpulkan poin.
Setelah fase reguler berakhir, empat tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak playoff promosi. Pada fase ini, delapan tim akan kembali bersaing dalam format turnamen, baik dengan sistem grup maupun setengah kompetisi.
Performa di babak playoff juga menjadi sangat menentukan karena hanya dua tim terbaik di fase akhir yang berhak mendapatkan tiket promosi langsung ke Sultanlar Ligi tanpa melalui play-off tambahan.
Selain sistem promosi, Kadinlar 1 Ligi juga menerapkan degradasi bagi tim dengan peringkat terbawah di klasemen akhir fase reguler, yang akan turun ke divisi di bawahnya.
(nad)
Load more