News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon? Kapten Red Sparks Itu Diincar Tim V League yang Baru Umumkan... 

Peluang bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, untuk reuni dengan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon di V League terancam gagal.
Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB
Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

tvOnenews.com - Peluang bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, untuk reuni dengan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon di V League terancam gagal.

Sebagaimana kita tahu, Megawati Hangestri dikabarkan telah berubah pikiran terkait keputusan soal comebacknya ke V league Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Megawati Hangestri memutuskan untuk menunda kembali ke Korea musim ini karena cedera lutut yang ia alami.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Mega kabarnya ingin fokus menjalani perawatan cedera lututnya hingga menunda comeback ke V League.

Namun, beberapa waktu lalu, agen Megawati Hangestri di Korea Selatan yakni Kim Sung-hoon sempat mengatakan jika pevoli asal Jember itu telah berubah pikiran.

Pernyataan itu muncul setelah Kim Sung-hoon dan Megawati Hangestri bertemu di Indonesia.

Pertemuan itu berlangsung di Surabaya bersamaan dengan reuni Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon.

Dari kabar tersebut, muncul juga isu yang mengatakan jik Mega ingin comeback ke V league dan satu tim dengan Yeum Hye-seon yang kini berstatus sebagai pemain free agent.

Sehingga ramai isu jika perekrutan Yeum Hye-seon akan akan satu paket dengan Megawati Hangestri.

Dan salah satu tim yang santer dirumorkan tertaring mendatangkan yeum Hye-seon adalah IBK Altos.

Melansir Naver, penggemar memprediksi IBK Altos menjadi tim yang paling berpeluang merekrut Yeom Hye-seon untuk memperkuat musim depan. 

"Tahun ini, IBK Altos kehilangan sekitar 1 miliar won dalam hal gaji karena melepas Lee So-young dan Hwang Min-kyung berstatus sebagai pemain free agent," tulis akun PEP47 di Naver. 

"Jika kita berasumsi bahwa IBK Altos memperpanjang kontrak Victoria musim depan dan memanfaatkannya sebagai outside hitter, posisi yang perlu diperkuat adalah setter dan opposite spiker," lanjutnya.

"Sementara itu, kombinasi kelas atas yang diidamkan oleh IBK Altos telah muncul di pasar free agent adalah Yeum Hye-seon yang kemungkinan akan satu paket dengan Megawati Hangestri," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati Hangestri di Red Sparks
Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Namun jika hal itu menjadi kenyataan, peluang reuni Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon kemungkinan batal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasus 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.
Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Arsenal Bawa Rekor Mentereng di Liga Champions Jelang Hadapi Napoli, Mikel Arteta Ogah Besar Kepala

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, ogah besar kepala dengan rekor mentereng di Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona untuk menghadapi Napoli.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT