Final Four Proliga 2026: Telan 6 Kekalahan Beruntun, Pelatih Ungkap Biang Kerok Kekalahan Jakarta Garuda Jaya dari Samator
- PBVSI
tvOnenews.com - Tim debutan di babak final four Proliga 2026, Jakarta Garuda Jaya harus menutup seri Semarang dengan hasil negatif.
Menghadapi Surabaya Samator, Jakarta garuda Jaya kembali harus mengakhiri laga dengan kekalahan.
Pada laga yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang Jawa Tengah Sabtu (18/4/2026) Jakarta Garuda Jaya menelan kekalahan 6 nya di babak final four Proliga 2026.
- PBVSI
Turun dengan skuad terbaiknya, tim yang mayoritas dihuni para pemain U-21 itu sempat mengejutkan Surabaya Samator di set yang pertama.
Mengandalkan Dawuda dan Fauzan Nibras sebagai ujung tombak, Jakarta GAruda Jaya secara mengejutkan berhasil merebut set yang pertama.
Sayangnya, performa dari Dawuda Cs justru menurun pada tiga set berikutnya.
Anak asuh Nur Widayanto akhirnya menyerah di tangan Surabaya Samator dengan skor akhir (25-27, 25-21, 25-22 dan 25-21).
Seusai laga, pelatih Jakarta Garuda Jaya yakni Nur Widayanto menyoroti tiga kelemahan utama yang membuat timnya antiklimaks.
Nur Widiyanto menilai koordinasi komunikasi antar-pemain yang sering pecah di momen krusial, banyak poin terbuang akibat servis yang tidak akurat, serta postur dan mental bertanding yang masih di bawah Samator.
"Kami tak menampik, sebagian besar masih pemain junior. Pada set keempat, faktor mental sangat terlihat," ujar Nur Widiyanto.
Atas kekalahan ini, Jakarta Garuda Jaya pun harus mengakhiri babak final four sebagai juru kunci.
Mereka belum bisa meraih kemenangan perdananya dari 6 pertandingan yang sudah mereka lakoni di babak final four Proliga 2026.
Setelah ini, Jakarta Garuda Jaya akan kembali berjumpa dengan Surabaya Samator pada laga perebutan peringkat ketiga Proliga 2026.
(akg)
Load more