Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Segini Perkiraan Bayaran Mega jika Kembali ke V-League 2026
- Instagram Red Sparks
tvOnenews.com - Kompetisi V-League Korea musim 2026–2027 diproyeksikan mulai bergulir pada Oktober mendatang.
Menjelang musim baru, klub-klub papan atas mulai bergerak cepat menyusun kekuatan terbaik demi bersaing di papan atas.
Sejumlah tim besar seperti Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Hyundai E&C Hillstate, GS Caltex Seoul KIXX, hingga Incheon Heungkuk Life Pink Spiders kini aktif memburu pemain terbaik, baik dari kuota Asia maupun legiun asing.
Salah satu langkah konkret datang dari GS Caltex yang mempertahankan opposite andalan mereka, Gyselle Silva, untuk musim keempat.
Keputusan ini menunjukkan pentingnya stabilitas dalam menjaga performa tim di kompetisi seketat V-League.
Di tengah panasnya bursa transfer, nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuat.
- KOVO
Pemain asal Indonesia tersebut dikabarkan masuk radar Hyundai Hillstate untuk mengisi slot kuota Asia.
Menariknya, hingga awal Mei 2026, Hillstate menjadi satu-satunya tim yang belum memastikan pemain kuota Asia. Sementara klub lain sudah bergerak lebih cepat.
GS Caltex telah mengamankan Thanacha Sooksod, Expressway Hi-Pass merekrut Mami Uchiseto, Red Sparks memilih Zhong Hui, sedangkan Pink Spiders mendatangkan Jahstice Yauchi. Sementara itu, IBK Altos menggaet Miwako Osanai.
Kondisi ini membuat peluang Megawati ke Hillstate semakin terbuka lebar, terlebih ia sudah memiliki pengalaman bermain di Korea dan terbukti mampu beradaptasi dengan cepat.
Megawati memiliki dua opsi besar untuk kembali ke V-League. Pertama, melalui jalur kuota Asia yang selama ini menjadi pintu masuk pemain Asia non-Korea.
Kedua, jalur pemain asing non-Asia yang menawarkan nilai kontrak lebih tinggi. Seleksi untuk kategori ini dijadwalkan berlangsung di Praha, Republik Ceko pada 7–10 Mei 2026.
Jika Megawati memilih jalur ini, maka ia tidak akan masuk dalam draft kuota Asia. Namun, keputusan tersebut bisa membuka peluang pendapatan yang jauh lebih besar.
Perkiraan Gaji Megawati
Berdasarkan regulasi Korea Volleyball Federation (KOVO), pemain kuota Asia memiliki kisaran gaji:
Musim pertama: sekitar USD150 ribu (±Rp2,5 miliar)
Musim berikutnya: naik hingga USD170 ribu (±Rp2,8 miliar)
Sementara itu, pemain asing non-Asia mendapatkan bayaran yang jauh lebih tinggi. Berdasarkan laporan media Korea, untuk divisi putri:
Tahun pertama: USD250 ribu (sekitar Rp4 miliar)
Tahun kedua dan seterusnya: USD300 ribu (sekitar Rp4,8 miliar)
Artinya, jika Megawati masuk sebagai pemain kuota Asia, gajinya diperkirakan berada di kisaran Rp2,5–2,8 miliar per musim.
Namun jika ia mengambil jalur pemain asing, potensinya bisa menembus Rp4–4,8 miliar per musim.
Menariknya, sistem draft pemain asing ini kemungkinan akan segera dihapus. Seleksi di Praha disebut-sebut menjadi yang terakhir sebelum liga beralih ke sistem agen bebas.
Perubahan ini masih menunggu persetujuan dewan direksi, namun jika disahkan, maka mekanisme perekrutan pemain asing ke depan akan lebih fleksibel, mirip dengan sistem kuota Asia saat ini.
Selain itu, klub juga memiliki hak prioritas untuk mempertahankan pemain yang tampil gemilang di musim sebelumnya, dengan syarat kontrak diajukan tepat waktu ke federasi.
Dengan pengalaman, statistik impresif, serta popularitas yang terus meningkat di Korea, peluang Megawati untuk kembali ke V-League masih sangat terbuka, baik melalui jalur kuota Asia maupun pemain asing.
(tsy)
Load more