GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekan Setim Megawati Hangestri Tiba-tiba Curhat soal Musim Baru di Hyundai Hillstate, Sempat Ingin Tinggalkan Korea

Rekan setim Megawati Hangestri di Hyundai E&C Hillstate, Kim Da-in, ungkap cerita di balik keputusannya bertahan untuk musim baru 2026 meski sempat ingin abroad
Minggu, 24 Mei 2026 - 08:21 WIB
Setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in (kiri) dan Megawati Hangestri saat berseragam Red Sparks (kanan).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO

tvOnenews.com - Setter tim nasional voli putri Korea Selatan sekaligus rekan setim Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Kim Da-in, akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan bersama klubnya usai memperoleh status free agent (FA) profesional pertamanya pada 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui banyak pertimbangan, termasuk peluang untuk berkarier di luar negeri demi mencari pengalaman baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kim Da-in kemudian menandatangani kontrak bernilai 540 juta won atau setara sekitar Rp6,3 miliar, yang menjadi gaji tertinggi di divisi voli putri Korea Selatan musim ini, sekaligus tertinggi untuk posisi setter.

Setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in.
Setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in.
Sumber :
  • KOVO

Lahir pada 1998, Kim Da-in resmi masuk daftar FA setelah menjalani sembilan musim di V-League. Meski direkrut Hyundai E&C pada putaran kedua draft rookie 2017, ia sempat gagal memenuhi syarat FA karena minim kesempatan bermain selama tiga musim pertamanya.

Tak disangka, Kim Da-in mengaku sempat memiliki keinginan besar untuk mencoba tantangan baru di luar Korea Selatan.

“Sejujurnya, awalnya, saya memiliki keinginan yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan. Saya tidak berpikir saya hanya seorang anak muda lagi. Saya pikir saya bertanya-tanya apakah saya akan mampu menghadapi tantangan jika bukan sekarang. Jadi, setelah banyak berbicara dan merenung, saya memutuskan untuk tetap tinggal,” ujar Kim Da-in dilansir dari My Daily Korea. 

Meski memilih bertahan, Kim Da-in menegaskan dirinya masih memiliki ambisi besar untuk terus berkembang sebagai setter. Ia bahkan mengaku memiliki mimpi untuk bermain di luar negeri seperti sejumlah seniornya.

“Bukankah setiap orang memiliki mimpi untuk pergi ke luar negeri? Secara realistis, itu tidak mudah karena saya tidak tinggi. Jadi saya pikir saya perlu meningkatkan keterampilan saya, seperti membuat lemparan saya lebih tepat,” katanya.

Ia juga merasa masih memiliki banyak kekurangan yang harus diperbaiki, mulai dari pergerakan hingga kemampuan bertahan.

“Ada banyak area di mana saya perlu berkembang. Saya ingin mengurangi gerakan yang tidak perlu, dan meskipun memblokir adalah kelemahan, saya ingin meminimalkannya. Karena saya tidak bisa memblokir, saya harus bekerja lebih keras dalam pertahanan. Saya pikir saya akan sedih jika saya berpikir ada batasnya. Saya ingin terus maju tanpa batasan apa pun. Saya masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh,” lanjutnya.

Kim Da-in juga menegaskan status sebagai pemain bebas tidak mengubah sikap dan mentalitasnya terhadap voli.

“Sikap saya terhadap voli tetap sama bahkan setelah menjadi pemain bebas. Saya tidak bermain selama ini hanya demi status pemain bebas ini. Tentu saja, saya mungkin merasa sedikit lebih bertanggung jawab, tetapi pola pikir atau sikap saya terhadap voli tidak akan berubah.”

Ia menambahkan bahwa dirinya tetap ingin bekerja keras dan berkembang secara konsisten.

“Sudah tepat untuk bekerja keras secara konsisten, seperti yang selalu saya lakukan. Penting untuk menetapkan tujuan saya sendiri dan terus maju.”

Kim Da-in pun mengungkapkan rasa cintanya terhadap Hyundai Hillstate, klub yang telah dibelanya selama sembilan tahun terakhir.

“Saya memiliki kasih sayang, kebanggaan, dan kepercayaan diri yang besar terhadap tim ini. Klub juga berusaha keras untuk mempertahankan saya,” katanya sambil tersenyum.

Ia juga mengaku banyak berdiskusi dengan pelatih dan manajemen sebelum akhirnya memutuskan bertahan.

“Saya banyak berbicara dengan manajer. Dia bukan tipe orang yang suka berbohong. Saya mempercayai manajer. Saya juga berbicara terbuka dengannya. Saya juga menerima banyak panggilan dari manajemen. Rasanya seperti mereka akan membanjiri ponsel saya. Mereka menunjukkan ketulusan yang begitu besar sehingga saya memutuskan untuk tetap tinggal.”

Di bawah sistem batas gaji individu, Kim Da-in kini menerima bayaran maksimal bersama middle blocker Jung Ho-young yang pindah ke Heungkuk Life Pink Spiders.

Kim Da-in juga menyinggung sosok seniornya, Yang Hyo-jin, yang pensiun usai musim 2025-2026.

“Saya rasa saya sudah menerima banyak. Saya bersyukur. Namun, saya juga berpikir bahwa jika saya menerima sedikit lebih banyak, perlakuan terhadap setter lain mungkin juga akan meningkat,” ujarnya.

“Tentu ada hal-hal yang diharapkan tim dari saya. Yang Hyo-jin telah pensiun. Ia luar biasa dalam hal gaya hidupnya, bagaimana ia memperlakukan juniornya, dan keterampilan volinya—sampai-sampai saya bertanya-tanya, ‘Bagaimana ia bisa melakukan itu?’ Saya rasa saya tidak bisa mengikuti jejak Hyo-jin, tetapi saya tetap ingin menjadi seseorang yang menginspirasi. Saya ingin memberikan pengaruh positif pada junior saya.”

Hyundai Hillstate asuhan Kang Sung-hyung melakukan perubahan besar untuk musim 2026. Setelah pensiunnya Yang Hyo-jin, klub mendatangkan veteran Bae Yu-na serta outside hitter Lee Han-bi dari Pepper Savings Bank.

Untuk kuota pemain Asia, Hyundai kembali diperkuat Megawati Hangestri yang diharapkan membentuk duet kuat bersama outside hitter asing, Jordan Wilson.

Menjelang musim baru, Kim Da-in berharap dirinya dan tim bisa berkembang bersama.

Trio baru Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat Megawati Hangestri, Jordan Wilson, dan Kim Da-in diprediksi menjadi kekuatan baru di V-League musim depan. Mega nantinya akan mendapat suplai bola dari Kim Da-in yang saat ini dianggap sebagai setter nomor satu di kompetisi voli Korea Selatan tersebut.

“Tahun lalu juga dimulai dengan sedikit tanda tanya. Pertama-tama, Ji-yoon perlu pulih sepenuhnya. Ada banyak kombinasi baru, dan kita harus memulai dari awal lagi, tetapi atmosfer dan gaya unik kita tidak pernah berubah, dan kita terus maju dengan stabil. Saya berharap saya dan tim akan tumbuh bersama tahun ini.”

Kim Da-in sendiri merupakan setter yang sukses membawa Hyundai Hillstate menjuarai V-League 2023-2024. Ia juga pernah meraih penghargaan KOVO Cup Rising Star 2019 dan beberapa kali masuk Best 7 V-League.

Meski telah mengoleksi banyak prestasi, Kim Da-in mengaku belum puas dan ingin terus berkembang menjadi setter dengan distribusi bola yang lebih akurat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debat Kedua Caketum HIPMI di Bali, Reynaldo: Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Debat Kedua Caketum HIPMI di Bali, Reynaldo: Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Caketum HIPMI Nomor Urut 1, Reynaldo Bryan mengatakan bahwa sektor pariwisata berperan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi nasional karena memiliki multiplier effect yang masif
Harga Pangan Nasional Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Harga Pangan Nasional Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan harga cukup tajam, terutama cabai dan daging sapi, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan kurban.
Buka-bukaan ke PKL yang Ditertibkan di Bandung, Dedi Mulyadi Akui Tidak Mungkin Beri Miliaran Rupiah tapi Bakal Pertimbangkan Hal Ini

Buka-bukaan ke PKL yang Ditertibkan di Bandung, Dedi Mulyadi Akui Tidak Mungkin Beri Miliaran Rupiah tapi Bakal Pertimbangkan Hal Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar wilayah Bandung. 
Dedi Mulyadi Membaur dengan Bobotoh, Turun Langsung Kawal Konvoi Kemenangan Persib Bandung

Dedi Mulyadi Membaur dengan Bobotoh, Turun Langsung Kawal Konvoi Kemenangan Persib Bandung

Dedi Mulyadi membaur langsung dengan Bobotoh, kawal konvoi hattrick juara Persib Bandung naik motor. Gubernur Jabar turun ke jalan rayakan kemenangan bersama.
Harga Pangan Jakarta, Beras dan Cabai Kompak Turun Saat Daging hingga Minyak Goreng Naik

Harga Pangan Jakarta, Beras dan Cabai Kompak Turun Saat Daging hingga Minyak Goreng Naik

Sementara itu, Beras Muncul I turun cukup tajam Rp631 menjadi Rp14.950 per kilogram.
Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih atas Kemarahan Warga: Kalau Jadi Pemimpin Memang Tidak Pernah Berada dalam Posisi yang Disukai Semua

Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih atas Kemarahan Warga: Kalau Jadi Pemimpin Memang Tidak Pernah Berada dalam Posisi yang Disukai Semua

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kemarahan dan kritik sebagian masyarakat soal penertiban PKL yang berjualan di trotoar di wilayah Bandung.

Trending

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk meraih kemenangan atas Rico Verhoeven lewat TKO di detik-detik akhir pertarungan.
Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Akibat benturan keras tersebut, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufida dan sopir kendaraan mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 tepatnya di wilayah Wonomerto, pada Sabtu (23/5/26) sore. Dua staf pendamping anggota DPR tewas.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven yang akan berlangsung pada pagi ini.
Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

PT PLN (Persero) menyampaikan terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Sumatera Bagian Tengah dan Sumatera Bagian Utara pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Eks Penyidik KPK Sebut Pernyataan Noel Tak Dapat Dianggap Sepele

Eks Penyidik KPK Sebut Pernyataan Noel Tak Dapat Dianggap Sepele

Mantan penyidik KPK Praswad Nugraha menyebut ucapan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut lebih baik korupsi sebanyak-banyaknya berpotensi bentuk persepsi keliru.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Dramatis TKO Rico Verhoeven, Petinju Indonesia Dedy Imprax Tumbang Lewat KO

Rekap Hasil Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Dramatis TKO Rico Verhoeven, Petinju Indonesia Dedy Imprax Tumbang Lewat KO

Rekap hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk mampu mempertahankan gelar juara usai dramatis mengalahkan Rico Verhoeven. Sedangkan petinju Indonesia, Dedy Imprax langsung KO di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT