News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Akui Kagum dengan Megawati Hangestri

Shin Tae-yong mendadak blak-blakan memuji Megawati Hangestri. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku begini.
Jumat, 29 Mei 2026 - 16:03 WIB
Shin Tae-yong dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | YouTube Negawassup - Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi perbincangan hangat setelah mendapat pujian langsung dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Secara mengejutkan, Shin Tae-yong mengaku sangat kagum dengan kemampuan Megawati saat tampil di Liga Voli Korea Selatan bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan itu disampaikan STY dalam wawancara di kanal YouTube Negawassup.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut bahkan mengaku beberapa kali dibuat terkejut melihat aksi Megawati di lapangan.

"Ya saya tahu Megawati, dia datang (bergabung) dengan JungKwanJang (Red Sparks) dan menjadi pemain terbaik di sana," kata Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube Negawassup.

Shin tae-yong bicara soal Megawati Hangestri
Shin tae-yong bicara soal Megawati Hangestri
Sumber :
  • YouTube Negawassup

Megawati sendiri memang menjadi salah satu pemain asing paling sukses di V-League Korea dalam dua musim terakhir. 

Bersama Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, pevoli asal Jember itu tampil impresif sebagai mesin poin utama tim.

Shin Tae-yong mengaku cukup sering menyaksikan pertandingan Red Sparks ketika Megawati masih memperkuat klub tersebut.

Meski belum pernah bertemu langsung, STY ternyata mengikuti perkembangan karier Megatron di Korea Selatan.

"Aku sering melihatnya bermain saat masih membela Red Sparks. Hanya saja saya tidak pernah berkesempatan bertemu langsung," tegas mantan pelatih Timnas Indonesia.

Sebagai pelatih yang sudah lama berkecimpung di dunia olahraga profesional, Shin Tae-yong mengaku bisa melihat kualitas spesial yang dimiliki Megawati.

Menurutnya, Mega punya kombinasi kekuatan fisik, lompatan, dan pukulan yang luar biasa.

"Aku mengetahui banyak atlet perempuan di Indonesia. Tetapi khusus Megawati, dia gesit dan bagus dalam jump (lompatan)," sambung pelatih berusia 55 tahun.

Tak hanya itu, STY juga menilai Megawati memiliki postur atletis yang mendukung gaya bermain agresifnya di lapangan.

"Sebagai atlet kau memiliki postur atletis dan kekuatan yang baik," ujar Shin Tae-yong dalam penilaian soal Megawati.

Pelatih yang pernah membawa Korea Selatan tampil mengejutkan di Piala Dunia 2018 itu bahkan mengaku sering dibuat kagum oleh kualitas smash Megawati yang dianggap jauh di atas ekspektasi.

"Aku juga kadang terkejut ketika melihat Megawati dalam pertandingan. Karena dia adalah pemain yang bagus, dan jauh melebihi ekspektasi" bebernya.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

Pujian dari Shin Tae-yong tentu bukan tanpa alasan. Selama memperkuat Red Sparks, Megawati memang sukses menjadi salah satu opposite spiker paling berbahaya di V-League.

Ia tidak hanya membantu tim mencapai final musim 2024/2025, tetapi juga berhasil meningkatkan popularitas Liga Voli Korea di Indonesia.

Kehadirannya membuat banyak penggemar Tanah Air mulai mengikuti pertandingan V-League secara rutin.

Kini, perjalanan Megawati di Korea Selatan memasuki fase baru. Setelah meninggalkan Red Sparks, ia resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk menghadapi musim V-League 2026/2027.

Meski sempat diragukan karena riwayat cedera lutut, Hyundai Hillstate tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Megawati untuk menjadi salah satu andalan tim musim depan.

Saat ini, Megawati masih fokus menjalani pemulihan cedera sebelum dijadwalkan bergabung bersama skuad Hyundai Hillstate pada awal Juli mendatang.

Di akhir wawancara, Shin Tae-yong juga mengungkapkan keinginannya untuk suatu hari bisa bertemu langsung dengan Megawati.

Ia merasa memiliki kesamaan perjalanan karier dengan sang pevoli.

Shin Tae-yong sendiri dikenal sangat dicintai publik Indonesia selama menangani Timnas Garuda.

Meski kini sudah tidak lagi menjabat pelatih Timnas Indonesia, namanya tetap mendapat tempat spesial di hati para suporter.

Hal yang hampir serupa juga dialami Megawati. Selain menjadi kebanggaan Indonesia, namanya kini semakin populer di Korea Selatan berkat performa gemilangnya di V-League.

"Saya pikir kita memiliki kesamaan. Akan seru jika bisa bertukar cerita dengannya (Megawati Hangestri)," pungkas Shin Tae-yong.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi penentu kemenangan Paris Saint-Germain menjuarai Piala Super Eropa 2026. PSG mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT