GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Sudah Terancam Kehilangan Setengah Musim Bersama Hyundai Hillstate

Belum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah terancam kehilangan banyak menit bermain di V-League. Ada apa? Simak selengkapnya di sini.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:23 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi bahkan belum memulai latihan bersama Hyundai Hillstate, tetapi ancaman terhadap menit bermainnya di Liga Voli Korea Selatan musim 2026-2027 sudah mulai muncul.

Pevoli andalan Indonesia itu berpotensi menghadapi situasi yang tidak menguntungkan setelah muncul usulan perubahan regulasi pemain asing yang dilontarkan pelatih Timnas Voli Putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usulan tersebut menjadi perbincangan hangat di Korea karena bisa berdampak langsung terhadap pemain asing dan kuota Asia, termasuk Megawati yang baru saja resmi kembali ke V-League.

Cha Sang-hyun menilai kompetisi domestik saat ini terlalu bergantung pada pemain asing sehingga kesempatan pemain lokal Korea Selatan untuk berkembang semakin terbatas.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi kualitas Timnas Voli Putri Korea Selatan yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan performa.

Puncaknya terjadi setelah Korea Selatan terdegradasi dari Volleyball Nations League (VNL) 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Mei 2026, Cha menyampaikan usulan yang cukup mengejutkan.

"Setidaknya pada tahun-tahun ketika Asian Games atau Olimpiade diadakan, sekitar setengah dari jadwal V-League harus dimainkan secara eksklusif oleh pemain domestik," kata Cha Sang-hyun dilansir dari SportSeoul.

Jika gagasan itu disetujui, maka pemain asing dan kuota Asia kemungkinan tidak akan tampil sepanjang musim reguler.

Mereka hanya bermain pada fase tertentu sebelum kembali diturunkan saat memasuki playoff dan final.

Situasi tersebut tentu berpotensi mengurangi kesempatan bermain Megawati secara signifikan.

Saat ini V-League menggunakan format enam putaran dengan total 36 pertandingan musim reguler.

Apabila usulan tersebut diterapkan, pemain asing bisa kehilangan sekitar separuh pertandingan liga.

Media Korea menilai kekhawatiran Cha memiliki dasar yang cukup kuat.

“Ini adalah argumen yang valid. V.League telah memperkenalkan sistem kuota Asia untuk meningkatkan performa. Dalam banyak kasus, setidaknya dua pemain ditetapkan sebagai starter bersama dengan pemain asing. Tidak termasuk libero, hanya empat pemain domestik yang diizinkan berada di lapangan,” tulis SportSeoul.

Posisi opposite spiker yang selama ini identik dengan pemain asing menjadi salah satu perhatian utama.

Padahal posisi tersebut merupakan sumber serangan paling penting dalam permainan voli modern.

“Posisi yang paling bermasalah adalah opposite spiker. Ini adalah posisi di mana pemain domestik tidak dapat bertahan di V.League. Hampir setiap tim menggunakan pemain asing untuk peran opposite spiker.”

Kondisi itulah yang dianggap membuat pemain lokal Korea Selatan kesulitan mendapatkan pengalaman bermain secara konsisten.

Di sisi lain, usulan tersebut juga memunculkan kekhawatiran dari banyak pihak.

Klub-klub peserta V-League mengeluarkan investasi besar untuk mendatangkan pemain asing berkualitas.

Jika mereka lebih sering duduk di bangku cadangan, kualitas kompetisi dan nilai komersial liga dikhawatirkan ikut menurun.

Karena itu, Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) mulai mempertimbangkan solusi lain yang dinilai lebih realistis.

Salah satu opsi yang muncul adalah menambah jumlah pertandingan musim reguler agar rotasi pemain menjadi kebutuhan, tanpa harus memangkas menit bermain pemain asing secara drastis.

“Oleh karena itu, proposal terbaru adalah untuk memperluas jumlah pertandingan. Saat ini, V-League beroperasi dengan sistem 36 pertandingan, tetapi beberapa klub menyerukan peningkatan drastis dalam jumlah pertandingan untuk mewajibkan rotasi.”

Dengan jadwal yang lebih padat, klub akan dipaksa memanfaatkan lebih banyak pemain lokal tanpa harus mengorbankan kontribusi pemain asing yang menjadi daya tarik utama kompetisi.

Meski demikian, perubahan aturan tampaknya belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

Salah satu alasannya adalah kontrak hak siar V-League yang masih berjalan hingga berakhirnya musim 2026-2027.

“Meskipun sulit untuk segera menyesuaikan jumlah pertandingan musim depan, perubahan dimungkinkan setelah itu.”

Bagi Megawati, perkembangan ini tentu layak dipantau. Apalagi ia baru saja kembali ke Korea Selatan setelah sukses menjalani dua musim gemilang bersama Red Sparks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama berkarier di V-League, Megawati bukan hanya menjadi andalan di lapangan, tetapi juga membawa dampak besar terhadap popularitas liga di Indonesia.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Pandangan Pengamat Tentang Kunjungan Prabowo ke Perancis

Begini Pandangan Pengamat Tentang Kunjungan Prabowo ke Perancis

Pengamat Hubungan Internasional, Subhan Yusuf menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis memiliki nilai urgensi tersendiri.
Jokowi Belum Terima Undangan BPIP untuk Upacara Hari Pancasila: Belum Bisa Pastikan Hadir

Jokowi Belum Terima Undangan BPIP untuk Upacara Hari Pancasila: Belum Bisa Pastikan Hadir

Mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) belum menerima undangan resmi dari BPIP untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, yang akan digelar
DPRD DKI Jakarta Kritik Pedas Jalan Amblas Lenteng Agung: Baru Diperbaiki

DPRD DKI Jakarta Kritik Pedas Jalan Amblas Lenteng Agung: Baru Diperbaiki

Penanganan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan menuai kritik pedas dari DPRD DKI Jakarta.
Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Masinton dan Wabup Mahmud, Raih Opini WTP dari BPK RI

Tahun Pertama Kepemimpinan Bupati Masinton dan Wabup Mahmud, Raih Opini WTP dari BPK RI

Semangat mendasar untuk membangun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas keuangan secara nyata mulai membuahkan hasil positif.
Berikut ini Amalan Sunnah Menyambut Tahun Baru Islam

Berikut ini Amalan Sunnah Menyambut Tahun Baru Islam

Berikut ini amalan sunnah dalam menyambut tahun baru islam 2026. Sebaiknya diamalkan insyaallah berkah
Semangat Iduladha, AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan Ratusan Paket Kurban di Bogor dan Sukabumi

Semangat Iduladha, AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan Ratusan Paket Kurban di Bogor dan Sukabumi

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia melaksanakan program penyembelihan hewan kurban dan penyaluran daging di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT