Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Mundur dari Timnas Voli Indonesia, PBVSI Buka Peluang Jatuhkan Sanksi
- Antara Foto/Nova Wahyudi
Terlebih, keputusan akhir akan ditentukan setelah Dewan Kehormatan PBVSI melakukan pembahasan dan evaluasi terhadap kasus tersebut.
PBVSI sebelumnya juga pernah menjatuhkan sanksi kepada pemain yang menolak panggilan tim nasional.
Rivan Nurmulki bahkan sempat mengalami situasi serupa pada tahun 2023 sehingga kasus kali ini kembali memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan hukuman yang akan diberikan.
"Mereka memang sudah mengundurkan diri, tapi kan di PBVSI ada aturan, dan itu harus melalui dewan kehormatan," kata Imam.
Selain itu, Megawati pernah mengungkapkan dalam podcast sport77 bahwa pemain yang menolak panggilan memperkuat tim nasional bisa dikenai sanksi oleh PBVSI.
Pernyataan tersebut kini kembali menjadi sorotan setelah dirinya ikut memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia.
Sementara itu, Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar sebelumnya termasuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Voli Putra Indonesia.
Keduanya dipersiapkan untuk memperkuat skuad asuhan pelatih baru asal Brasil, Sergio Veloso, pada ajang AVC Nations Cup 2026 for Men's di India.
Namun, Rivan dan Nizar memilih mundur dengan alasan ingin memberi ruang regenerasi bagi pemain muda.
Berbeda dengan keduanya, Megawati memutuskan menepi dari tim nasional untuk fokus memulihkan cedera lutut yang telah dialaminya sejak masih memperkuat Red Sparks pada 2025,
keputusan yang kemudian dihormati oleh pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama.
(igp)
Load more