Format Turnamen AVC Women's Continental 2026, Perjuangan Timnas Voli Putri Indonesia Tembus Olimpiade 2028
- SAVA
Jakarta, tvOnenews.com - Menilik format turnamen AVC Women's Continental 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan berpartisipasi dan berjuang untuk tampil di sejumlah kejuaraan bergengsi kelas dunia termasuk Olimpiade 2028.
Timnas Voli Putri Indonesia akan menjadi salah satu dari 12 tim peserta yang unjuk gigi di AVC Women's Continental Cup 2026, yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China pada 21-30 Agustus mendatang.
AVC Women's Continental 2026 merupakan bergengsi level Asia, namun bukan hanya sekadar ajang perebutan gelar juara. Akan tetapi juga menjadi pintu awal menuju Piala Dunia Voli 2027 hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
Timnas Voli Putri Indonesia sendiri berhasil meraih tiket tampil di ajang kontinental ini berkat meraih medali perunggu SEA Games 2025, sekaligus mendapatkan tiket karena Thailand dan Vietnam telah lebih dulu lolos melalui jalur berbeda.
Sejatinya berdasarkan regulasi, kuota Asia Tenggara diberikan kepada juara dan runner-up SEA Games 2025, namun Thailand lolos sebagai juara bertahan usai mengalahkan tuan rumah China dengan skor dramatis 3-2 (25-21, 25-27, 25-19, 20-25, 16-14) pada partai final ajang kontinental edisi 2023.
Sedangkan Vietnam memperoleh tiket melalui jalur sebagai kampiun AVC Nations Cup 2025. Sehingga kuota negara Asia Tenggara diberikan untuk Timnas Voli Putri Indonesia.
Berdasarkan hasil drawing, Pool A dihuni oleh tuan rumah China, Chinese Taipei, Iran, dan Irak. Lalu Pool B ada juara bertahan Thailand, Indonesia, Kazakhstan, dan Australia. Sedangkan Pool C diisi Jepang, Korea Selatan, Vietnam, serta Hong Kong.
Untuk format kompetisinya, hanya delapan tim yang akan melaju ke babak perempat final, sehingga persaingan di fase grup dipastikan berlangsung ketat sejak laga pertama.
Tiket perempat final akan menjadi milik juara dan runner-up dari masing-masing grup. Dua slot lainnya diberikan kepada dua tim peringkat ketiga terbaik berdasarkan hasil keseluruhan fase grup.
Penentuan klasemen juga tidak hanya bergantung pada jumlah poin. Regulasi AVC tetap mengutamakan jumlah kemenangan, sebelum berlanjut ke perolehan poin apabila terdapat dua atau lebih tim dengan jumlah kemenangan yang sama.
Sistem poin masih menggunakan aturan internasional FIVB. Tim yang menang dengan skor 3-0 atau 3-1 memperoleh tiga poin, sedangkan kemenangan 3-2 menghasilkan dua poin dan tim yang kalah 2-3 tetap mengantongi satu poin.
Jika jumlah kemenangan dan poin masih identik, maka penentuan peringkat dilanjutkan menggunakan rasio set. Jika hasilnya tetap seimbang, rasio poin dari seluruh pertandingan akan menjadi penentu terakhir posisi klasemen.
Sehingga Timnas Voli Putri Indonesia wajib meraih hasil apik, karena turnamen ini menjadi kesempatan Garuda Pertiwi memperbaiki catatan sejarah.
Tercatat dari 11 penampilan sebelumnya di ajang yang kini bernama AVC Women's Continental Cup itu, pencapaian terbaik Indonesia adalah finis di posisi kelima pada edisi 1979, sedangkan penampilan terakhir pada 2019 berakhir di peringkat kedelapan.
Alhasil jika mampu meraih hasil apik meski akan terasa sulit, namun Timnas Voli Putri Indonesia berpeluang mengalamkan tiket menuju Piala Dunia Voli 2027, Olimpiade 2028, dan AVC Women's Continental Cup 2028. Tak hanya itu untuk posisi runner-up serta peringkat ketiga juga berhak lolos ke Piala Dunia Voli 2027.
(nad)
Load more