Rehan/Gloria Lolos ke 32 Besar Kejuaraan Dunia 2026, Akui Sempat Tak Yakin Bisa Tampil
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melaju ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2026. Kepastian ini didapatkan setelah meraih kemenangan di babak 64 besar
Rehan/Gloria sukses mengalahkan wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, lewat dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-3 pada babak 48 besar, Selasa (18/8/2026).
Meski meraih hasil positif di laga pembuka, namun perjalanan mereka menuju turnamen bergengsi ini ternyata tidak berjalan mulus karena sempat ada ketidakpastian mengenai kesempatan untuk tampil.
Rehan mengungkapkan mereka bahkan tidak sempat menjalani latihan di arena pertandingan sebelum turun bertanding. Pasangan tersebut baru tiba di New Delhi pada Senin dini hari sehingga harus langsung beradaptasi dengan kondisi lapangan.
"Kami tidak tempat tes arena pertandingan karena baru sampai hari Senin dini hari dan tadi memang di gim pertama masih meraba-raba kondisi lapangan," kata Rehan.
Bahkan Rehan/Gloria sebelumnya sempat tidak yakin bisa tampil di Kejuaraan Dunia 2026. Kepastian mengenai kesempatan bermain baru mereka terima pada Jumat pagi, sehingga persiapan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.
"Main di Kejuaraan Dunia memang tidak bisa diduga, kalau rezekinya masuk pasti masuk. Kami menjadi bukti ketika sudah dibilang berat tapi last minutes bisa main," tambahnya.
Rehan mengatakan mereka sebenarnya sudah tidak terlalu berharap bisa tampil. Setelah mendapat kepastian, keduanya langsung kembali fokus menjalani latihan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia.
"Kami sebenarnya sudah tidak berharap tapi bukan berarti tidak mau main jadi kami balik fokus latihan intens dan ketika dapat kepastian hari Jumat pagi, kami langsung mempersiapkan semua. Agak terburu-buru memang tapi kami siap," tuturnya.
Gloria juga menceritakan bagaimana pasangan tersebut harus mencari ritme permainan sejak awal pertandingan. Momentum penting kemudian terjadi ketika lawan mengalami masalah setelah mendapat service fault akibat delay dan melakukan protes.
"Di gim pertama main masih mencari hawa pertandingannya, cari ritmenya tapi kebetulan dapat titik balik ketika lawan tiba-tiba terpicu service fault karena delay lalu protes," kata Gloria.
Load more