3 Calon Pelatih Red Sparks Pengganti Ko Hee-jin Rekomendasi Volimania Korea, Semuanya Perempuan Berprestasi
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Volimania Korea Selatan memiliki tiga calon pelatih baru Red Sparks untuk menggantikan sosok Ko Hee-jin yang memilih mundur karena terseret kasus pelecehan seksual. Menariknya tiga nama tersebut semuanya perempuan dan merupakan sosok legendaris di dunia voli Negeri Ginseng.
Red Sparks sebelumnya mengumumkan bahwa Ko Hee-jin memutuskan mundur dari posisinya sebagai kepala pelatih tim pada Jumat (28/8/2026). Keputusan tersebut diambil usai dirinya terseret kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh staf pelatih kepada seorang pemain pada awal 2026 lalu.
Ko Hee-jin kemudian dinonaktifkan dari jabatannya sejak Mei 2026, atau selama proses investigasi berlangsung. Namun ia akhirnya memutuskan mundur sebagai kepala pelatih Red Sparks.
Hingga saat ini Red Sparks belum mengumumkan siapa pelatih pengganti Ko Hee-jin, jelang dimulainya Liga Voli Korea 2026/2027 pada akhir Oktober mendatang.
Namun melansir dari Spike Korea, volimania setempat merekomendasikan tiga calon pelatih yang bisa menggantikan posisi pelatih Ko. Hal ini mereka ungkapkan melalui forum penggemar voli Korea Selatan.
Tiga nama tersebut adalah Park Mi-hee, Jang Yoon-hee, dan Lee Do-hee. Ketiganya memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pengalaman membawa klub menjadi juara, keberhasilan mencetak pemain muda, hingga kiprah di level internasional.
1. Park Mi-hee
Park Mi-hee menjadi salah satu nama kandidat yang menurut volimania lokal bisa menjadi pengganti Ko Hee-jin. Pasalnya, ia memiliki pengalaman panjang sebagai pelatih di V-League.
Park pernah menangani Pink Spiders dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang membawa sebuah tim meraih gelar juara terintegrasi atau integrated championship di empat cabang olahraga profesional utama Korea Selatan.
Park memimpin Pink Spiders selama delapan tahun dan mengantarkan klub tersebut lima kali tampil di fase spring volleyball. Ia juga berpengalaman sebagai komentator voli.
Rekam jejak tersebut membuatnya dianggap memiliki pengalaman yang cukup untuk menangani tim yang membutuhkan stabilitas dalam waktu relatif singkat. Serta dianggap memiliki pemahaman luas mengenai permainan dan karakter pemain di kompetisi voli Korea.
Load more