Permintaan Fans Red Sparks Terwujud! Sebelum Ko Hee-jin Mundur dari Kursi Pelatih, Mereka Lebih Dulu Minta Hal Ini
- KOVO
tvOnenews.com - Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin resmi mundur dari jabatannya setelah namanya terseret dalam skandal pelecehan seksual yang terjadi di internal tim.
Semua ini berawal dari laporan yang menyebutkan jika seorang staf pelatih Red Sparks melakukan pelecehan seksual kepada salah satu pemain.
Peristiwa tersebut disebut berlangsung saat makan malam tim selama jeda All Stars Liga Voli Korea pada Januari 2026.
- KOVO
Kasus itu kemudian mencuat ke publik pada 16 Mei 2026 dan menyeret perhatian terhadap sikap Ko Hee-jin sebagai pelatih kepala.
Ko Hee-jin disebut berada di lokasi ketika kejadian berlangsung, tetapi mengaku tidak mengetahui adanya persoalan tersebut.
Pernyataan itu kemudian memicu kekecewaan sejumlah penggemar Red Sparks yang menuntut adanya perubahan di kursi kepelatihan.
Melansir World Biz and Sports World, aksi protes bahkan dilakukan sejumlah volimania yang meminta Ko Hee-jin mundur dari kursi pelatih Red Sparks.
"Pelatih Ko Hee-jin yang membela pelaku pelecehan seksual dan pura-pura tak tahu, segera mengundurkan diri! Klub harus menunjuk pelatih baru. Dari: orang-orang yang mencintai Red Sparks." tulis salah satu spanduk.
"Apakah terus bertahan adalah solusi? Bertanggung jawab adalah tugas seorang pelatih. Ko Hee-jin OUT! Dari: orang-orang yang mencintai Red Sparks." tulis spanduk lainnya.
Sampai akhirnya, Ko Hee-jin resmi meninggalkan kursi pelatih Red Sparks setelah gelombang protes penggemar semakin deras menjelang Liga Voli Korea 2026/2027.
Red Sparks mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat (28/8/2026), setelah Ko Hee-jin mengajukan pengunduran diri secara sukarela.
Klub asal Daejeon itu kemudian menerima permohonan tersebut dan memastikan segera mencari sosok baru untuk mengisi posisi pelatih kepala.
"Pelatih Ko menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri secara sukarela, dan kami telah memutuskan untuk menerimanya. Kami akan segera memulai proses penunjukan pengganti." kata Red Sparks.
Tekanan tersebut semakin kuat setelah Ko Hee-jin sebelumnya sudah tidak dilibatkan dalam tugas klub sejak Mei 2026.
Kini, Red Sparks resmi menerima pengunduran dirinya dan akan mencari pelatih baru sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai.
(akg)
Load more