News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Bukan Semata Soal Visa Kerja, PBVSI Beberkan Penyebab Sergio Veloso Batal Latih Timnas Voli Indonesia

PBVSI mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan perubahan mendadak pada posisi pelatih Timnas Voli Indonesia menjelang gelaran AVC Men's Cup 2026 lalu.
Selasa, 8 September 2026 - 17:58 WIB
Pelatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube/moji.social

tvOnenews.com - PBVSI mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan perubahan pada posisi pelatih Timnas Voli Indonesia menjelang gelaran AVC Men's Cup 2026 lalu.

Sebelum keberangkatan untuk berlaga di AVC Men's Cup 2026, PBVSI secara mengumumkan jika Reidel Toiran masuk menggantikan Sergio Veloso sebagai pelatih Timnas Voli Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, PBVSI baru saja mengumumkan Sergio Veloso sebagai pelatih baru Skuad Garuda menggantikan Jeff Jiang Jie yang didepak usai SEA Games 2025 lalu.

Pelatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso
Pelatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso
Sumber :
  • Instagram/@indonesian_volleyball

Namun belum sempat mendampingi Timnas Voli Indonesia di kompetisi resmi, Sergio Veloso justru kembali digantikan oleh Reidel Toiran.

Saat itu, PBVSI pun menjelaskan jika mereka mengganti Sergio Veloso yang terkendala dengan berkas administrasi visa kerja yang masih dalam proses.

Hal itu pun membuat PBVSI langsung menunjuk Reidel Toiran sebagai pelatih sementara Timnas Voli Indonesia untuk AVC Men's Cup 2026.

Tak disangka, keputusan mendadak dan dengan persiapan yang mepet itu, TImnas Voli Indonesia secara mengejutkan berhasil keluar sebagai Juara AVC Men's Cup 2026.

Catatan itu pun membuat PBVSI memutuskan untuk mempertahankan Reidel Toiran sebagai pelatih Timnas Voli Indonesia dan mendepak Sergio Veloso.

Usut punya usut PBVSI lewat Wakil Kepala Bidang Prestasi, Loudry Maspaitella, mengungkapkan jika sebenarnya tidak puas dengan cara melatih Sergio Veloso.

"Jadi secara kompetensi saya kurang puas sama Sergio Veloso. Tapi kan sekali lagi saya kan tipe pelaksana. Saya nggak puas dengan kinerjanya dia dengan cara melatihnya dia," kata Loudry.

"Jadi saya nggak melihat prestasi dia di Filipina, di Madagaskar apa di Bahrain Artinya saya nggak tahulah siapa yang milih dia pokoknya sudah ada di Timnas. Cuma dalam berjalan aduh gimana caranya ngecut ini orang ya? Karena waktu kan mepet," terangnya.

"Memang dari pertama kali saya lihat dia 'Wah nggak cocok, bahaya ini orang.' Selama persiapan Pontianak kan saya juga bahas persiapan AVC kan dengan dia kan, aduh nggak nyaman orang ini diajak diskusi. Akhirnya cuma dua hari, hari ketiga saya menghindar terus. Artinya saya bilang bahaya nih potensi konflik nih dengan pemain senior. Benar begitu selesai Pontianak (AVC Men’s Champions League), masuk TC pemain konflik," ungkap Loudry.

Pelatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso
Pelatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube/moji.social

Loudry pun menjelaskan jika permasalahan visa kerja memang menjadi kendala utama Sergio Veloso batal mendampingi Indonesia ke AVC Men's Cup 2026.

Namun, permasalahan itu juga dimanfaatkan PBVSI untuk memberhentikan Sergio Veloso sebagai pelatih Timnas Voli Indonesia.

"Dalam perjalanan gimana caranya supaya orang ini nggak berangkat (ke AVC Men’s Cup 2026)? Tiba-tiba dia tidak bisa mengurus visa ke India karena dia belum punya visa kerja. Visa kerjanya terhambat di kementerian imigrasi," terang Loudry.

"Karena birokrasinya agak panjang sehingga deadline dia untuk memperoleh visa itu nggak ada. Nah itu salah satu alasan Veloso nggak berangkat dulu dan diganti Toiran gitu," tambahnya.

"Nah setelah itu baru kita sekalian pulangin saja ngapain gitu. Jadi aslinya dia nggak berangkat oleh karena nggak punya visa kerja. Kalau nggak dapat visa kerja kita nggak bisa ngurus visa India-nya gitu," lanjut Loudry.

"(Sekarang) Sudah dicut, kontraknya sudah nggak ada. Waktu itu kita belum tanda tangan kontrak," tutupnya.

Kini, Timnas Voli Indonesia pun masih mempertahankan Reidel Toiran sebagai pelatih Kepala di ajang AVC Men’s Cup 2026 dan SEA V Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toiran saat ini tengah mempersiapkan Timnas Voli Indonesia untuk menghadapi Asian Games 2026 yang akan mulai dalam waktu dekat.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia Resmi Umumkan Jadwal FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia masih Abu 

Malaysia mengumumkan jadwal laga uji coba internasional FIFA Matchday edisi November 2026 melalui laman resmi mereka pada Selasa (3/11/2026). 
Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras Minta Adi Paryanto Bertobat, Tak Terima Video Dipotong hingga Dibuat Parodi

Herri Pras meminta Adi Paryanto bertobat karena menudingnya melakukan framing dengan memotong video hingga membuat parodi pakaian yang menyerupai atribut silatnya.
Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Michael Carrick Terpojok, Pelatih AS Roma Ogah Terbuai dengan Keterpurukan Manchester United

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menolak terbuai dengan situasi yang dialami oleh Manchester United. Michael Carrick berada dalam posisi terpojok jelang duel.
Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Soal Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran, Polri Tegaskan Proses Evaluasi Masih Terus Berjalan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Dia menerangkan salah satu bentuk evaluasi yang telah dilakukan, yaitu Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena telah dinonaktifkan.
Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Mabes Polri Minta Para Kapolres Bercermin dan Profesional Pimpin Satuan

Polri masih terus melakukan evaluasi buntut peristiwa penggeledahan yang terjadi di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) lalu. Polri meminta kepada Kapolres jajaran agar peristiwa tersebut kedepannya dijadikan sebagai pembelajaran.
Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Resmi, The Remarried Empress Tayang Lebih Awal Hari Ini, Simak Sinopsis dan Jadwal Lengkapnya

Drama Korea The Remarried Empress tayang lebih awal hari ini, 3 November 2026, simak sinopsis dan jadwal lengkapnya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT