News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Ini, Pelatih Akui Kesulitan Satukan Chemistry Megawati Hangestri dengan Pemain Hillstate

Absennya Kim Da-in karena Asian Games buat pelatih Kang Sung-hyung mengaku kesulitan dalam menyatukan chemistry antara Megawati Hangestri dan pemain Hillstate.
Rabu, 9 September 2026 - 14:32 WIB
Megawati Hangestri saat liburan di Pulau Jeju bersama pemain Hillstate
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung mengakui tengah dalam kesulitan untuk membentuk chemistry Megawati Hangestri dengan pemain lainnya.

Ini karena dalam waktu dekat, sejumlah pemain Hillstate absen karena harus membela timnas voli putri Korea Selatan di Asian Games 2026, termasuk setter Kim Da-in.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurang lebih satu bulan menuju pertandingan resmi Hyundai Hillstate di pentas voli putri Korea Selatan musim depan yaitu KOVO Cup 2026 sebelum dimulainya V-League.

Berbagai persiapan sudah dilalui Hyundai Hillstate menyambut musim baru. Yang paling kentara adalah agenda pemusatan latihan ataupun TC di Pulau Jeju pada awal Agustus.

Di sana, para pemain Hyundai Hillstate mengikuti mini turnamen, pematangan taktik, penyatuan chemistry sampai liburan singkat sebelum kembali ke Suwon.

Kendati demikian, ada satu kesulitan yang sedang dialami pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung meskipun duet pemain asing Mega-Jordan telah gabung.

3 Pemain Hillstate Ikut Asian GamesĀ 

Setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in.
Setter Hyundai Hillstate, Kim Da-in.
Sumber :
  • KOVO

Pada Rabu siang (9/9), media sosial Instagram resmi Hyundai Hillstate merilis laporan yang menyebut bahwa tiga pemain andalan mereka bakal tampil di Asian Games 2026 Jepang.

ā€œKami mengumumkan jadwal pertandingan babak penyisihan grup untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026,ā€œ tulis Instagram Hillstate.

Dalam keterangan tersebutĀ juga disertai tiga foto pemain Hillstate yang akan dipanggil timnas voli putri Korea Selatan dalam partisipasi mereka di Asian Games.

Ketiganya adalah Lee Ye-lim, Na Hyun-soo hingga setter Kim Da-in yang selama ini menjadi tulang punggung Hyundai Hillstate asuhan Kang Sung-hyung.

Nantinya, ketiga pemain Hillstate itu akan tampil di Asian Games mulai 16-18 September. Korea Selatan tergabung di grup D bersama Qatar, Vietnam dan Hongkong.

Bahkan jika tim nasional voli putri Korea Selatan bisa melangkah lebih jauh sampai ke final, maka partisipasi mereka akan berlanjut hingga tanggal 22 September.

Pelatih Sulit Bentuk ChemistryĀ 

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung
Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Jauh sebelum skuad Korea Selatan di Asian Games dirilis, pelatih Kang Sung-hyung sudah menduga kalau beberapa anak asuhnya bakalan terpilih.

Hal itu disampaikan Kang Sung-hyung kepada media Korea Selatan Kyeonggi pada 21 Juni silam. Menurutnya, absennya Kim Da-in untuk tampil di Asian Games jadi tantangan Hillstate.

Pasalnya, Kang Sung-hyung punya rencana bahwa Kim Da-in akan menjadi pusat serangan Hillstate setelah pensiunnya Middle Blocker legendaris Yang Hyo-jin.

Lewat Kim Da-in, Hillstate akan memaksimalkan serangan dari sisi sayap yang dihuni duet pemain asing Jordan Wilson dan Megawati Hangestri.

Namun karena absennya Kim Da-in, maka pelatih Kang Sung-hyung mengaku sulit dalam membentuk chemistry antar pemain karena kurangnya waktu latihan bersama.

ā€œKoordinasi sangat penting dalam bola voli, jadi kekhawatiran terbesar adalah kurangnya waktu untuk berlatih bersama,ā€œ kata Kang Sung-hyung Kang.

ā€œSaya akan meminimalkan proses coba-coba di awal dengan menciptakan sistem di mana penyerang beradaptasi dengan setter,ā€œ jelasnya.

Walau begitu, ketika KOVO Cup 2026 berlangsung pada pertengahan Oktober mendatang, Kim Da-in bersama dua pemain lainnya diprediksi telah kembali.

Akan tetapi, belum diketahui secara pasti apakah Kang Sung-hyung akan memberi waktu istirahat kepada ketiga pemain Korea Selatan itu sehingga momen latihan jadi berkurang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Terungkap, Ini Pengakuan Kakak Fajar Sahrudin soal Hubungan Keluarga yang Disebut Merenggang

Kakak Fajar Sahrudin buka suara soal hubungan keluarga, kondisi Fajar sejak kecil hingga komunikasi yang disebut terputus sebelum ditemukan meninggal di GBK.
Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Misteri Kematian Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola Masih Periksa CCTV dan Bukti di Lokasi

Fajar Sahrudin ditemukan meninggal di kawasan GBK. Polisi masih mendalami kasus, sementara pengelola GBK mengumpulkan bukti termasuk rekaman CCTV
DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

DPR Buka Rakernas Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia, Hasilkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dasco mengatakan Rakernas dengan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) akan menghasilkan rekomendasi untuk kemudian disampaikan ke pemerintah melalui Menteri Desa.
Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Lepas 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buatlah yang Terbaik untuk Bangsamu

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memberangkatkan kontingen Merah Putih yang berkekuatan 430 atlet untuk bertarung di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.Ā 
Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Karhutla di Kabupaten Sambas, Picu Lonjakan 14 Ribu Kasus ISPA

Dampak Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 14.985 kasusĀ 
Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Usut Kasus Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019, Polda Metro Geledah Tiga Kantor Pertanahan di Bogor

Berdasarkan hasil penggeledahan ini, penyidik berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa dokumen, perangkat elektronik, printer, serta mesin ketik.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT