PBVSI-nya Filipina Minta Maaf Tak Bayar Uang Pemain Timnas Voli untuk Asian Games 2026, Akui Dukungan Belum Cukup
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Bola Voli Filipina (PNVF) akhirnya buka suara setelah salah satu pemainnya, Bryan Bagunas mengungkapkan bahwa federasi belum membayarkan uang saku pemain sejak Juli hingga Asian Games 2026.
PNVF langsung merilis surat pernyataan sehari setelah Bryan Bagunas mengungkap sejumlah pemain harus meminjam uang untuk membayar ongkos menuju tempat latihan persiapan Asian Games 2026.
Alhasil masalah finansial tersebut juga membuat beberapa pemain disebut harus menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan makan selama berada di Jepang.
Direktur Eksekutif PNVF, Miguel Carlos Suarez mengatakan pihaknya memahami keluhan Bagunas serta mengakui pengorbanan para atlet. Federasi menyebut sejumlah pemain bahkan harus menanggung biaya sendiri dan meminjam uang demi menjalankan tugas bersama tim nasional.
“Kami mengakui kekhawatiran yang disampaikan oleh Bagunas dalam wawancara terbarunya. Kami menyadari pengorbanan yang telah dilakukan para atlet, termasuk harus menanggung biaya sendiri dan, dalam beberapa kasus, meminjam uang. Ini adalah situasi yang seharusnya tidak pernah dialami oleh seorang atlet nasional.” tulis PNVF dalam pernyataannya.
PNVF menjelaskan persoalan tersebut berkaitan dengan kondisi keuangan federasi yang diwarisi kepemimpinan baru. Frank Lao yang mengambil alih posisi presiden PNVF pada Agustus 2026 disebut mewarisi sejumlah kewajiban finansial dan pembayaran yang masih tertunggak.
Dalam laporan Tiebreaker Times, Lao menyebut nilai kewajiban yang diwarisinya mencapai lebih dari 25 juta peso.
“Setelah mengambil alih PNVF pada pertengahan Agustus, kami hanya ditinggalkan dengan utang lebih dari 25 juta peso,” kata Lao.
Lao mengatakan manajemen baru mulai menyelesaikan sejumlah kewajiban, termasuk pembayaran kepada pelatih, perjalanan tim, dan tagihan lainnya. PNVF juga tengah memeriksa catatan keuangan untuk mengetahui dana yang pernah diterima sekaligus penggunaannya.
“Meski terdapat laporan mengenai dana yang diterima PNVF dari berbagai sumber, kepemimpinan saat ini sedang melakukan inventarisasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap catatan keuangan federasi, termasuk merekonsiliasi dana yang sebelumnya diterima dan menentukan penyalurannya,” tulis PNVF.
Federasi mengatakan proses tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kondisi keuangan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Namun, PNVF menjelaskan bahwa kebutuhan atlet yang sedang bertanding tidak dapat menunggu seluruh persoalan lama selesai.
Frank Lao disebut telah mengeluarkan dana pribadi untuk membantu kebutuhan mendesak tim nasional putra Filipina. Sebelum keberangkatan ke Asian Games 2026, Lao juga disebut memberikan uang saku serta membantu kebutuhan tiket dan visa, termasuk tiket pulang-pergi tambahan untuk salah satu anggota tim.
Meski demikian, PNVF mengakui langkah tersebut belum menyelesaikan persoalan secara menyeluruh. Federasi bahkan secara terbuka menyatakan dukungan yang telah diberikan sejauh ini masih belum memadai.
“Namun demikian, kami setuju dengan Bagunas. Upaya-upaya tersebut belum cukup,” kata PNVF.
PNVF kemudian berjanji melakukan pembenahan organisasi di bawah kepemimpinan Lao, terutama dalam hal akuntabilitas keuangan dan sistem dukungan bagi atlet. Federasi menyebut pemulihan kepercayaan membutuhkan tindakan nyata serta komitmen untuk menempatkan kebutuhan atlet sebagai prioritas.
“Kami menyadari bahwa membangun kembali kepercayaan membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata. Hal itu membutuhkan tindakan nyata, akuntabilitas, dan komitmen yang sungguh-sungguh untuk mengutamakan para atlet,” lanjutnya.
Persoalan finansial tersebut mencuat ketika tim berjuluk Alas Pilipinas itu tengah menjalani perjuangan di Asian Games 2026. Filipina mengawali Pool D dengan kekalahan 0-3 dari Korea Selatan di Park Arena Komaki, Jepang, Minggu (27/9/2026).
Sehari berselang, Timnas Voli Filipina kembali menelan kekalahan saat menghadapi China dengan skor 0-3 (21-25, 20-25, 22-25). Hasil tersebut membuat Filipina belum memenangi satu set pun setelah dua pertandingan di Pool D.
(nad)
Load more