Bintang/Sofyan Bidik Turnamen AVC demi Poin Pemeringkatan Olimpiade
- NOC Indonesia/Naif Muhammad Al’as
"Target kami sebenarnya medali emas. Tetapi pada set pertama saya mengalami cedera di pergelangan kaki. Sejak saat itu kami kehilangan fokus," ujar Sofyan.
Indonesia sebenarnya mampu mengawali final dengan permainan positif. Bintang/Sofyan berhasil mengamankan set pertama 21-19 dan berada dalam posisi unggul.
Situasi kemudian berubah pada set kedua. Cedera pergelangan kaki yang dialami Bintang membuat konsentrasi pasangan Indonesia terganggu. Qatar memanfaatkan momentum tersebut untuk menyamakan kedudukan setelah menang 21-16.
Pada set ketiga, Samba/Janko mampu mempertahankan momentum. Wakil Qatar tampil lebih efektif hingga akhirnya menyudahi pertandingan dengan skor 15-8.
Bintang mengakui kondisi cedera yang dialami pasangannya turut memengaruhi permainan Indonesia, terutama dari sisi konsentrasi.
"Set pertama kami menang, tetapi pada set kedua konsentrasi kami mulai hilang karena melihat kondisi partner saya yang mengalami cedera pada pergelangan kaki," kata Bintang.
Kegagalan meraih emas tidak menghapus arti penting medali perak bagi Bintang/Sofyan. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting sekaligus bekal untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.
Sofyan juga menilai pengalaman bertanding di partai puncak Asian Games akan menjadi bahan evaluasi bagi mereka. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu pasangan Indonesia tampil lebih matang dalam menghadapi kompetisi selanjutnya.
Dengan agenda AVC di Turki dan Jepang yang sudah menanti, Bintang/Sofyan kini memiliki kesempatan untuk kembali mengumpulkan poin pemeringkatan. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya mereka membuka jalan menuju panggung Olimpiade.
Load more