News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Indonesia Capai Target di Asian Games 2026, CdM Todotua Ungkap Evaluasi dan Modal Investasi Prestasi Tim Merah Putih

Tim Indonesia mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 dengan menempati peringkat 16 klasemen akhir medali. Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu pun mengungkapkan evaluasi serta modal investasi prestasi Indonesia usai ajang bergengsi tersebut.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:02 WIB
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu
Sumber :
  • NOC Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Indonesia mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 dengan menempati peringkat 16 klasemen akhir medali. Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu pun mengungkapkan evaluasi serta modal investasi prestasi Indonesia usai ajang bergengsi tersebut.

Indonesia memang belum mampu menembus papan atas klasemen medali Asian Games 2026, namun kontingen Merah Putih tetap berhasil memenuhi bahkan melewati target emas yang sebelumnya ditetapkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian tersebut menjadi salah satu alasan Todotua Pasaribu melihat Asian Games 2026 sebagai bahan evaluasi yang penting, bukan semata-mata sebagai kegagalan berdasarkan peringkat.

Ia menilai bahwa perjuangan para atlet di Jepang justru memberikan gambaran mengenai potensi sekaligus pekerjaan rumah yang harus dibenahi untuk meningkatkan prestasi Indonesia pada ajang multievent berikutnya.

“Kita tentu tidak ingin menutup mata terhadap peringkat 16 di Aichi-Nagoya. Secara klasemen, bisa saja ini bukan posisi yang diharapkan oleh kita sebagai masyarakat yang sangat cinta terhadap olahraga. Tetapi prestasi olahraga tidak boleh dibaca hanya dari angka,” kata Todotua.

“Dalam setiap keterbatasan yang dijalani para atlet, mereka tetap mampu membawa pulang emas melebihi target yang dituju, sekaligus begitu banyak perak dan perunggu. Artinya, Indonesia bukan tidak mampu bersaing di papan atas. Tim Indonesia sudah sangat pantas berada di sana,” ucap dia.

Todotua menambahkan bahwa persoalan utama yang perlu mendapat perhatian bukan hanya bagaimana Indonesia menciptakan peluang meraih medali, tetapi juga bagaimana peluang tersebut bisa dikonversi menjadi emas. 

Ia melihat sejumlah cabang olahraga sudah menunjukkan kemampuan bersaing dengan negara-negara kuat di Asia sehingga peningkatan efektivitas menjadi pekerjaan berikutnya.

“Masih ada yang harus kita lakukan untuk mengkatrol setiap peluang medali menjadi emas. Dan bagi saya, itu justru memberikan pesan yang sangat terang untuk masa depan olahraga Indonesia,” tambahnya.

Selain itu Indonesia juga pulang dari Aichi-Nagoya dengan sejumlah pencapaian besar dari berbagai cabang olahraga. Selain perolehan medali, beberapa atlet Merah Putih juga mencatatkan rekor serta prestasi bersejarah yang menunjukkan bahwa potensi Indonesia di level Asia masih sangat terbuka.

Todotua menilai potensi tersebut perlu diikuti dengan pembinaan yang lebih konsisten dan dukungan yang semakin kuat dari seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem olahraga nasional. Sehingga ia meyakini peningkatan dukungan dapat membuka peluang lebih besar bagi Indonesia untuk bersaing di posisi yang lebih tinggi.

“Kalau dengan segala tantangan yang ada kita masih mampu berdiri di podium Asia, bayangkan apa yang bisa dilakukan atlet-atlet jika dukungan yang diberikan lebih maksimal,” jelasnya.

Todotua pun meminta posisi Indonesia di peringkat 16 tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang harus dirayakan, tetapi juga tidak dijadikan alasan untuk meratapi hasil Aichi-Nagoya. 

Ia justru memandang posisi tersebut sebagai titik untuk mengevaluasi strategi pembinaan sekaligus menyusun investasi prestasi olahraga Indonesia dalam jangka panjang.

“Peringkat 16 memang bukan untuk diselebrasi, tetapi juga bukan untuk diratapi. Ini adalah evaluasi sekaligus modal investasi,” tegasnya.

Todotua mengungkapkan bahwa pengalaman selama Aichi-Nagoya 2026 memberikan bahan yang jauh lebih luas daripada sekadar angka pada tabel klasemen. 

Hasil pertandingan, medali, rekor, kekuatan atlet, hingga peluang yang belum berhasil dimaksimalkan dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah Indonesia menghadapi kompetisi internasional selanjutnya.

“Karena yang dibawa pulang Tim Indonesia dari Aichi-Nagoya bukan hanya medali, tetapi juga peta jalan menuju prestasi yang lebih tinggi,” ucap Todotua.

Todotua juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perjuangan Indonesia sepanjang Asian Games 2026, mulai dari atlet hingga federasi cabang olahraga. 

Ia menilai setiap tenaga, keringat, dan perjuangan yang diberikan untuk Merah Putih merupakan bagian penting dari perjalanan panjang membangun prestasi olahraga nasional.

"Terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, tim pelatih, ofisial, dan federasi cabang olahraga. Terima kasih untuk setiap tenaga yang dicurahkan, setiap keringat yang diteteskan, dan setiap perjuangan yang dipersembahkan untuk negeri,” tutupnya bangga.

(nad)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditunggu Piala Asia 2027, Luke Vickery Ungkap Target Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ditunggu Piala Asia 2027, Luke Vickery Ungkap Target Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Penyerang Timnas Indonesia, Luke Vickery, berbicara tentang target seusai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda sudah ditunggu oleh Piala Asia 2027.
5 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Besok 8 Oktober 2026, Muncul Peluang Tak Terduga!

5 Shio Paling Hoki Soal Pekerjaan Besok 8 Oktober 2026, Muncul Peluang Tak Terduga!

5 shio diprediksi paling hoki soal pekerjaanbesok 8 Oktober 2026. Ada peluang emas, kepercayaan baru, hingga kabar baik yang bisa mengubah perjalanan karier!
Modus Narapidana Dibantu Oknum Pegawai Loloskan Narkoba ke dalam Rutan Depok Terbongkar, Disamarkan dalam Sabun hingga Deodoran

Modus Narapidana Dibantu Oknum Pegawai Loloskan Narkoba ke dalam Rutan Depok Terbongkar, Disamarkan dalam Sabun hingga Deodoran

Polisi membongkar modus narapidana di Rutan Depok yang dibantu oknum pegawai untuk meloloskan sabu ke dalam rutan. Barang haram tersebut dipesan oleh salah satu narapidana dari seseorang di luar lapas berbentuk sabun dan deodoran.
Dean James Ungkap Emosi Mendalam usai Cetak Gol Pertama Bagi Timnas Indonesia yang Berbuah Trofi

Dean James Ungkap Emosi Mendalam usai Cetak Gol Pertama Bagi Timnas Indonesia yang Berbuah Trofi

Bek kiri Timnas Indonesia, Dean James, mengungkapkan emosi mendalam setelah mencetak gol pertama. Dia berhasil mempersembahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 untuk skuad Garuda.
Megawati Hangestri Akhirnya Reuni dengan Mantan: Jumpa Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di Media Day

Megawati Hangestri Akhirnya Reuni dengan Mantan: Jumpa Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di Media Day

Megawati Hangestri akhirnya bertemu kembali dengan mantan rekan setimnya di Red Sparks yakni Vanja Bukilic, Yeum Hye-seon hingga Pyo Seung-ju di acara Media Day Liga Voli Korea 2026-2027 pada Rabu (7/10/2026) siang WIB.
Volimania Korea Punya Permintaan Khusus untuk Megawati Hangestri di Media Day, Nantikan Momen Bareng Eks Rekan Setim

Volimania Korea Punya Permintaan Khusus untuk Megawati Hangestri di Media Day, Nantikan Momen Bareng Eks Rekan Setim

Megawati Hangestri kembali mencuri perhatian volimania Korea Selatan saat menghadiri Media Day V-League 2026/2027. Fans sampaikan permintaan khusus soal Mega.

Trending

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Cara Lucu Jirayut setelah Negaranya Gagal Juara, Langsung Ganti Jersey Indonesia

Pedangdut sekaligus presenter asal Thailand, Jirayut langsung buru-buru ganti pakai Jersey Timnas Indonesia setelah negaranya gagal juara FIFA ASEAN Cup 2026.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Sejajar dengan Spanyol dan Chelsea, Timnas Indonesia Masuk Daftar Tim yang Juarai Turnamen Agenda FIFA

Timnas Indonesia langsung disejajarkan dengan tim papan atas dunia macam Spanyol dan Chelsea setelah membawa pulang gelar FIFA ASEAN Cup usai kalahkan Thailand.
Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Soroti Kekurangan, Bung Towel Nilai Timnas Indonesia Tak Punya Kualitas Mumpuni untuk Piala Asia 2027

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia belum punya kualitas mumpuni untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Punya Status Juara Bertahan, Buriram United Ingin Buka ASEAN Club Championship dengan Permalukan Borneo FC

Tak ragu mematok target juara, Buriram United ingin membuka ASEAN Club Championship dengan mempermalukan wakil Indonesia, Borneo FC Samarinda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT