Megawati Hangestri Diakui Setter Nomor 1 Korea, Kim Da-in Pernah Bicara Blak-blakan Soal Megatron
- Kolase tvOnenews.com / KOVO / Instagram @hdecvolleyballteam
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan menjelang kiprahnya bersama Hyundai E&C Hillstate pada musim V-League 2026/2027.
Kali ini, perhatian tertuju pada pengakuan Kim Da-in yang ternyata pernah merasakan langsung kerasnya spike pemain berjuluk Megatron tersebut.
Menariknya, Kim Da-in kini bukan lagi berada di seberang net sebagai lawan Megawati. Keduanya justru akan menjadi bagian dari satu tim dan berpotensi menjadi kombinasi penting dalam permainan Hyundai Hillstate.
Pengalaman Kim Da-in menghadapi Megawati terjadi ketika opposite asal Jember tersebut masih memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Saat itu, Megawati sedang menjalani musim pertamanya di Liga Voli Korea. Meski berstatus pemain baru, kekuatan serangannya sudah mampu membuat sejumlah pemain lawan memberikan perhatian khusus.
Salah satu momen yang paling membekas bagi Kim Da-in terjadi ketika Red Sparks berhadapan dengan Hyundai Hillstate.
Dalam pertandingan tersebut, Megawati melepaskan spike keras ke arah pertahanan Hillstate. Kim Da-in yang berada di area belakang tidak berhasil menghindari bola tersebut.
Spike Megawati bahkan mengenai tubuh Kim Da-in hingga membuat setter tersebut terjatuh.
Setelah kejadian itu, Kim Da-in tetap melanjutkan pertandingan, tetapi pengalaman tersebut meninggalkan kesan tersendiri.
Pengalaman tersebut kemudian diceritakan kembali oleh Kim Da-in melalui tayangan di kanal YouTube resmi Hyundai E&C Hillstate.
Dalam kesempatan itu, Kim Da-in tidak hanya mengingat serangan Megawati. Ia juga membandingkannya dengan pukulan Giovanna Milana atau yang akrab dipanggil Gia.
“Aku terkena pukulan Mega 1 kali dan Gia 1 kali,” ujar Kim Da-in seusai pertandingan.
- Instagram/hdecvolleyballteam
Menurut Kim Da-in, karakter serangan kedua pemain tersebut berbeda.
Gia lebih banyak mengandalkan placing, sementara Megawati mempunyai kekuatan pukulan yang jauh lebih besar.
"Ah, tapi sedikit (sakit). Spike Gia itu pukulan placing jadi tidak terlalu keras. Tapi spike Mega beneran keras, sampai merah, lihat ini. Pukulan dia (Megawati Hangestri) sangat keras," jelasnya.
Pengakuan tersebut menjadi gambaran menarik mengenai kualitas serangan Megawati dari sudut pandang pemain yang pernah menghadapinya secara langsung.
Bagi Megawati, kekuatan spike memang menjadi salah satu senjata utama yang membuatnya cepat mendapatkan perhatian di Liga Voli Korea.
Bahkan setelah dua musim memperkuat Red Sparks, pemain kelahiran Jember tersebut semakin dikenal sebagai salah satu opposite dengan kemampuan menyerang yang berbahaya.
Kim Da-in pun memberikan penilaian singkat terhadap kualitas Megawati.
"Mega memang jago," pungkas Kim Da-in.
- Instagram @red__sparks
Ada perubahan menarik setelah beberapa musim berlalu.
Jika sebelumnya Kim Da-in harus berusaha menerima atau menghindari serangan Megawati, kini ia justru berpeluang menjadi pemain yang membantu Megawati mencetak poin.
Megawati telah meninggalkan Red Sparks dan resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027. Sementara itu, Kim Da-in tetap menjadi salah satu bagian penting dari klub asal Suwon tersebut.
Kondisi ini membuat hubungan keduanya berubah total.
Kim Da-in sebagai setter bertugas mengatur aliran serangan, sedangkan Megawati akan menjadi salah satu pilihan utama untuk menyelesaikan bola di depan net.
Artinya, pemain yang dahulu pernah menjadi korban kerasnya spike Megawati kini justru harus mencari cara terbaik untuk mengirimkan umpan kepada pemain Indonesia tersebut.
Situasi tersebut membuat chemistry Kim Da-in dan Megawati menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan.
Penampilan kompetitif Megawati bersama Hyundai Hillstate pun semakin dekat.
KOVO Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Yeosu Jinnam Gymnasium pada 11-18 Oktober 2026. Turnamen tersebut menjadi salah satu panggung penting untuk melihat sejauh mana kombinasi baru Hillstate mulai terbentuk.
Hyundai Hillstate berada di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.
Hillstate dijadwalkan menghadapi Korea Expressway Hi-Pass pada 14 Oktober 2026, kemudian bertemu GS Caltex pada 16 Oktober 2026.
Bagi Megawati, turnamen tersebut akan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dirinya secara kompetitif bersama klub barunya.
(tsy)
Load more