Meski Sudah Punya Pelatih Baru, Red Sparks Kini Hadapi Masalah Serius di KOVO Cup 2026
- Instagram @kovopr_official
tvOnenews.com - Jung Kwan Jang Red Sparks mengawali kiprahnya di turnamen pramusim KOVO Cup 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Di bawah arahan pelatih baru Kwon Soon-chan, Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders dengan skor 1-3.
Kwon baru ditunjuk sebagai pelatih kepala Red Sparks empat hari sebelum pertandingan tersebut. Ia menggantikan Ko Hee-jin yang sebelumnya menangani tim asal Daejeon itu.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Zhong Hui untuk menunjukkan kemampuannya sebagai pemain kuota Asia yang menggantikan Megawati Hangestri Pertiwi. Pevoli asal China tersebut memperlihatkan penampilan menjanjikan melalui sejumlah blok dan spike keras.
- KOVO
Meski demikian, Red Sparks belum mampu mengamankan kemenangan. Pink Spiders berhasil bangkit setelah kehilangan set pertama dan menutup pertandingan dengan skor 3-1 (18-25, 25-23, 25-16, 27-25).
Kekalahan tersebut membuat Pink Spiders mengawali turnamen dengan kemenangan, sekaligus menjaga ambisi mereka untuk kembali meraih gelar juara KOVO Cup setelah terakhir kali melakukannya pada 2010.
Pada set pertama, Red Sparks tampil cukup meyakinkan. Serangan Park Hye-min, servis ace Lee Seon-woo, serta pertahanan melalui blok membantu mereka mengamankan keunggulan awal.
Namun, Heungkuk Life mampu membalikkan keadaan pada set kedua. Dengan mengandalkan Jahstice Yauchi dan Kindelan, mereka memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Red Sparks.
Red Sparks sempat menyamakan kedudukan menjadi 21-21 melalui servis ace Yeom Hye-seon dan dua blok beruntun Park Eun-jin. Akan tetapi, Heungkuk Life tetap mampu menutup set tersebut dengan kemenangan tipis 25-23.
Memasuki set ketiga, Heungkuk Life semakin mendominasi pertandingan. Mereka sempat unggul jauh 12-3 berkat servis ace Pyo Seung-ju dan servis cepat Jahstice. Keunggulan tersebut membuat mereka lebih leluasa mengendalikan permainan hingga merebut set ketiga.
Persaingan berlangsung lebih ketat pada set keempat. Red Sparks sempat memimpin 16-13 dan 20-16, tetapi Heungkuk Life mampu mengejar ketertinggalan melalui serangan Kindelan, servis ace Park Su-yeon, serta tekanan dari servis Jahstice.
Kedua tim akhirnya memasuki deuce sebelum Heungkuk Life memastikan kemenangan melalui servis cepat Kindelan dan penyelesaian akhir Jahstice Yauchi.
Di balik kekalahan tersebut, Red Sparks juga menghadapi persoalan lain yang berpotensi memengaruhi persiapan mereka menjelang musim reguler, yakni kondisi pemain andalan mereka, Vanja Bukilic.
Pemain asal Serbia tersebut dipastikan tidak akan tampil sepanjang KOVO Cup 2026 akibat cedera betis. Padahal, kehadirannya diharapkan menjadi salah satu kekuatan utama Red Sparks pada musim ini.
Vanja Bukilic bukan sosok asing bagi penggemar Red Sparks. Ia pernah membentuk duet penyerang yang tangguh bersama Megawati Hangestri pada musim 2024-2025.
Setelah memilih berkarier di liga Italia pada musim berikutnya, Bukilic kembali ke V-League untuk musim 2026-2027. Ia mengikuti proses seleksi pemain asing dan terpilih sebagai pilihan pertama secara keseluruhan untuk memperkuat Red Sparks.
Sayangnya, cedera betis yang dialaminya menjelang turnamen membuat Bukilic harus menunda penampilannya bersama tim.
Pelatih kepala Red Sparks, Kwon Soon-chan, menjelaskan kondisi pemain tersebut menjelang pertandingan.
"Ia dilaporkan mengalami cedera betis saat latihan (sebelum saya menjabat). Otot di betis kirinya sedikit robek. Ia tidak akan bisa bermain di turnamen ini, tetapi tampaknya ia akan bisa kembali sebelum dimulainya musim reguler."
Meski tidak dapat bermain, Bukilic tetap datang ke Yeosu bersama rekan-rekan setimnya. Ia terlihat menyaksikan pertandingan dari tribun.
- Instagram/red__sparks
Kabar mengenai kemungkinan kembalinya Vanja Bukilic sebelum musim reguler tentu menjadi hal penting bagi Red Sparks. Jika kondisinya pulih sesuai perkiraan, tim tersebut masih memiliki kesempatan untuk mengandalkannya ketika kompetisi resmi dimulai.
Namun, absennya Bukilic di KOVO Cup membuat Kwon harus memaksimalkan komposisi pemain yang tersedia sekaligus mengevaluasi permainan tim barunya. Kekalahan dari Heungkuk Life menjadi pekerjaan awal bagi sang pelatih untuk membenahi konsistensi permainan Red Sparks.
Sementara itu, KOVO Cup 2026 juga menjadi ajang yang dinantikan penggemar bola voli Indonesia karena menandai kesempatan melihat Megawati Hangestri bersama klub barunya, Hyundai Hillstate.
Load more