Bukan Gegara Megawati Hangestri? Media Korea Blak-blakan Ungkap Penyebab Hyundai Hillstate Terpuruk
- Instagram @hdecvolleyballteam
tvOnenews.com - Hyundai Hillstate mendapat sorotan media Korea Selatan setelah menelan dua kekalahan beruntun dalam Turnamen Bola Voli Profesional Piala Yeosu-NH Nonghyup 2026.
Tim yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi itu bahkan gagal merebut satu set pun dalam dua pertandingan yang dijalani.
Hyundai Hillstate lebih dahulu kalah 0-3 dari Korea Expressway Corporation, kemudian kembali tumbang dengan skor identik saat menghadapi GS Caltex pada 16 Oktober 2026.
- KOVO
Media Korea Selatan, Newspim, menilai hasil tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi Hyundai menjelang V-League 2026/2027.
Sorotan utamanya tertuju pada hilangnya dua pemain penting, yakni middle blocker senior Yang Hyo-jin dan outside hitter Jahstice Yauchi.
Pensiunnya Yang Hyo-jin menjadi kehilangan besar bagi Hyundai Hillstate. Selama hampir 19 musim memperkuat klub tersebut, ia berperan penting dalam pertahanan sekaligus menjadi sumber poin melalui serangan dari tengah.
Kepergiannya membuat Hyundai harus menyesuaikan strategi dengan pemain yang kini mengisi posisi middle blocker. Namun, penampilan Kim Hee-jin dan Bae Yu-na dalam dua pertandingan Piala 2026 belum sepenuhnya meyakinkan.
- KOVO
Menurut Newspim, berkurangnya ancaman serangan dari tengah membuat Hyundai kesulitan menjaga keseimbangan permainan.Â
Masalah lainnya muncul setelah Jahstice Yauchi meninggalkan tim. Pemain tersebut sebelumnya berperan dalam serangan sekaligus membantu menjaga kestabilan penerimaan bola.
Dalam dua pertandingan Piala 2026, efisiensi penerimaan bola Hyundai hanya mencapai 20,59 persen saat melawan Korea Expressway Corporation dan turun menjadi 16,42 persen ketika menghadapi GS Caltex.
Kondisi itu membuat serangan Hyundai lebih mudah dibaca lawan. Pemain asing anyar Jordan Wilson yang diharapkan menggantikan peran Justis juga belum tampil maksimal, terutama dalam efektivitas serangan dan penerimaan bola.
- Hyundai Hillstate
Di tengah kesulitan tim, Megawati Hangestri justru menunjukkan peningkatan ketika menghadapi GS Caltex. Setelah mencetak 14 poin pada pertandingan pertama, pemain Indonesia tersebut membukukan 15 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 50 persen pada laga kedua.
Namun, penampilan positif Mega belum cukup untuk membawa Hyundai meraih kemenangan.
Tim masih terlalu bergantung pada Mega dan Jordan dalam mengumpulkan poin, sementara GS Caltex memiliki empat pemain yang mampu mencetak dua digit poin.
Hyundai sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada set ketiga. Serangan Mega membantu tim menyamakan kedudukan menjadi 20-20, tetapi mereka gagal mempertahankan momentum dan akhirnya kehilangan set tersebut.
Newspim menilai berbagai persoalan Hyundai saling berkaitan. Kehilangan Yang Hyo-jin mengurangi ancaman dari tengah, sedangkan kepergian Jahstice Yauchi berdampak pada kestabilan penerimaan bola.
Di sisi lain, Jordan belum sepenuhnya mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain sebelumnya.
Hasil di turnamen pramusim ini menjadi bahan evaluasi bagi Hyundai Hillstate sebelum memasuki V-League 2026/2027.
Tim perlu memperbaiki penerimaan bola, membangun variasi serangan, dan mengurangi ketergantungan pada beberapa pemain agar potensi Megawati serta rekan-rekannya bisa dimaksimalkan. (asl)
Load more