Volimania Korea Sebut Skuad Hyundai Hillstate Bobrok usai Gagal di KOVO Cup, Prediksi Megawati Hangestri Cs Jadi Juru Kunci
- KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Volimania Korea Selatan memberikan kritik pedas kepada skuad Hyundai Hillstate usai gagal tampil gemilang di KOVO Cup 2026. Bahkan penggemar memprediksi bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal menjadi juru kunci di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hyundai Hillstate mengakhiri turnamen pramusim KOVO Cup 2026 dengan kekecewaan. Pasalnya, mereka bahkan menelan dua kekalahan beruntun di babak penyisihan grup, sehingga gagal lolos ke semifinal ajang yang digelar di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan pada 11-18 Oktober pekan lalu.
Hyundai Hillstate saat itu kalah dari Expressway Hi-Pass lewat skor telak 0-3 (17-25, 16-25, 18-25) pada Rabu (14/10/2026). Kemudian tim asuhan Kang Sung-hyung kembali tumbang saat melawan GS Caltex dengan skor 0-3 (23-25, 15-25 dan 22-25) pada Jumat (16/10/2026).
Alhasil Hillstate pun menjadi juru kunci Pool B dan gagal lolos ke semifinal KOVO Cup 2026. Sedangkan dua tim segrupnya yakni GS Caltex berhasil keluar sebagai juara, usai mengalahkan Expressway Hi-Pass dengan skor 3-2 di partai final.
Meski KOVO Cup merupakan turnamen pramusim, namun Hillstate tetap mendapatkan komentar dan kritik pedas dari para penggemarnya. Bahkan mereka menilai bahwa skuad Hillstate menjadi yang terburuk.
Melansir dari komunitas Naver, volimania Korea bahkan menyebutkan bahwa Hillstate memiliki pemain yang kurang mumpuni terutama kekuatan lokalnya. Mereka menyebut sejumlah nama pemain yang dinilai belum bisa tampil apik.
Selain itu penggemar juga membandingkan kekuatan skuad saat masih diperkuat pendahulunya seperti Yang Hyo-jin yang telah pensiun, lalu ada Lee Da-young yang sempat hengkang ke Pink Spiders dan kini main abroad di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Permainan yang belum solid, kurangnya chemistry hingga kemampuan pemain khususnya kekuatan lokal yang kurang mumpuni membuat volimania memprediksi bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan bakal menjadi tim juru kunci musim ini.
Berikut deretan komentar dan kritik pedas volimania Korea soal penampilan Hyundai Hillstate di forum Naver:
"Para pemain lokal perlu meningkatkan performa mereka."
"Dengan pemain tengah seperti Kim Hee-jin dan Bae Yu-na, serta Lee Han-bi dan Lee Ye-rim, akan sulit untuk menghindari posisi juru kunci. Paling banter, mereka akan finis di sekitar peringkat keeenam; paling buruk, mereka akan berada di posisi terakhir. Ini fatal. Tim ini sudah retak tahun ini. Saya tidak pernah membayangkan Hillstate akan runtuh seperti ini. Saya memutuskan untuk tidak menonton pertandingan mereka di TV tahun ini; saya hanya akan memeriksa hasilnya. Hasilnya terlalu menghancurkan. Saya tidak melihat jalan keluar. Ini adalah kegagalan besar. Pelatih Kang harus bertanggung jawab. Ini sangat fatal sehingga saya tidak bisa berkata-kata. Bagaimana mereka bisa runtuh seperti ini."
"Mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Lee Da-hyun dan Yang Hyo-jin dengan Kim Hee-jin dan Bae Yu-na... Jung Ji-yoon masih misteri, jadi posisi itu diisi oleh Lee Han-bi dan Lee Ye-rim... Memasukkan Bae Yu-na, mereka menyerahkan posisi setter kedua kepada Lee Su-yeon dan mengisinya dengan Ko-Sol... Melepaskan Moma, mereka mengisinya dengan Mega karena riwayat cederanya... bahkan pilihan pemain rookie pun kurang memuaskan."
"Hillstate harus menyerah pada tahun ini dan melakukan perombakan tim besar-besaran. Saya yakin mereka sudah kesulitan bersaing di liga reguler tahun ini. Inti pertahanan mereka telah runtuh hingga tidak ada solusi yang dapat ditemukan. Sebaliknya, mereka harus fokus pada tahun depan, mengevaluasi kembali pemain asing dan pemain tengah mereka dari awal, dan mempersiapkan pemain baru. Tahun ini sudah tidak seimbang; sepertinya mereka akan berada di posisi terbawah klasemen bersama SOOP. Level pemain tengah Hyundai sudah melampaui standar profesional normal. Dua pemain tidak mampu bergerak; tampaknya karena faktor usia. Kekuatan serangan mereka telah berkurang setengahnya dari tahun lalu, dan pertahanan mereka telah merosot ke peringkat terbawah di antara tim putri. Ini adalah bencana total, dan panen tahun ini sudah berakhir."
"Hmm... bukan hanya pemain tengah yang menjadi masalah, jadi mengapa orang terus mengatakan itu satu-satunya masalah? Da-in belum lama kembali dari turnamen, jadi dia belum punya banyak waktu untuk berkoordinasi dengan rekan setimnya. Bukankah itu sebabnya tidak ada pertandingan yang berjalan dengan baik? Penerimaan bola juga menjadi masalah; Anda perlu bisa menerima bola untuk melakukan apa pun."
"Saya tidak tahu apa rencana Pelatih Kang Sung-hyung, tetapi secara realistis, bukankah tidak ada yang bisa dilakukan dengan susunan pemain saat ini? Cara tercepat untuk meningkatkan performa adalah dengan mengandalkan penerimaan bola oleh dua orang dan sepenuhnya fokus pada serangan Jordan-Mega, tetapi tidak ada pemain yang mampu melakukan penerimaan bola seperti itu. Bahkan jika mereka mencoba menggunakan middle blocker, itu membutuhkan kemampuan penerimaan bola tertentu, dan karena point guard tidak bermain bagus, tidak ada yang bisa dilakukan."
"Seperti yang sudah sering saya katakan mengenai middle blocker, keduanya sudah melewati masa jayanya, jadi mereka tidak bisa memikul beban sepanjang musim karena stamina mereka. Masalah dimulai dengan memilih Bae Yu-na, yang kariernya sudah menurun, sebagai pemain pengganti meskipun pensiunnya Yang Hyo-jin sudah diumumkan. Bisakah Bae Yu-na benar-benar kembali ke masa jayanya ketika dia dipuji sebagai jenius voli?."
"Masalahnya bukan hanya pada pemain tengah; Lee Ye-rim dan Lee Han-bi juga menjadi masalah besar. Terutama, Lee Han-bi berada dalam kondisi yang benar-benar tidak berdaya dan bahkan tidak bisa dimainkan. Melihat performa semua tim di turnamen piala ini, hanya Hi-Pass yang mempertahankan performanya dan memiliki kekuatan yang mirip dengan Moma. GS menghadapi masalah penuaan Silva, IBK memiliki masalah setter, dan Pink Spiders juga memiliki masalah setter. Red Sparks telah meningkat dibandingkan tahun lalu, Hillstate benar-benar runtuh, dan SOOP hampir sama dengan tahun sebelumnya. Secara umum, saya percaya level keseluruhan voli putri telah menurun secara signifikan dibandingkan tahun lalu. Di antara mereka, Hillstate adalah yang terburuk."
(nad)
Load more