SEA Games 2027 Tanpa Triathlon, Indonesia Terancam Kehilangan Salah Satu Lumbung Emas
- NOCIndonesia
Jakarta, tvOnenews.com - SEA Games 2027 Malaysia telah mengumumkan daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Dari 43 cabor, ternyata salah satu olahraga unggulan Indonesia, triathlon dicoret dari SEA Games 2027.
Federasi Triathlon Indonesia (FTI) tak bisa menutup rasa kekecewaan atas keputusan penyelenggara untuk mencoret Triathlon. Kebijakan tersebut dinilai merugikan Indonesia karena triathlon menjadi salah satu cabang penyumbang medali emas terbanyak bagi Merah Putih pada SEA Games Thailand 2025.
Ketua Umum FTI Armand van Kempen mengatakan pihaknya menghormati keputusan SEAGF, tetapi berharap keberlanjutan pembinaan atlet tetap menjadi perhatian. Ia menegaskan prestasi yang telah dibangun para atlet Indonesia tidak seharusnya terhenti hanya karena perubahan agenda pertandingan regional.
“Kami tentu menyayangkan triathlon tidak menjadi bagian pada SEA Games 2027, terlebih setelah atlet-atlet Indonesia menunjukkan prestasi yang sangat baik pada edisi sebelumnya hingga event Asian Games 2026 terakhir," kata Armand van Kempen.
Armand van Kempen mengaku tak melihat kekecewaan ini sebagai kehilangan peluang medali saja, tapi juga bagaimana pembinaan triathlon Indonesia tertunda karena tidak bisa unjuk gigi di level internasional.
"Hal yang lebih penting adalah bagaimana keberlanjutan pembinaan dan kesempatan berkompetisi bagi para atlet tetap terjaga," katanya.
Indonesia sebelumnya tampil sebagai juara umum triathlon pada SEA Games 2025 dengan koleksi tujuh medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Pencapaian itu sekaligus memperlihatkan pesatnya perkembangan pembinaan atlet triathlon Tanah Air di kawasan Asia Tenggara.
Keputusan tersebut terasa semakin disayangkan karena prestasi atlet Indonesia juga mulai terlihat di level Asia. Martina Ayu Pratiwi, misalnya, berhasil menempati peringkat keempat Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan di berbagai kejuaraan internasional.
"Federasi Triathlon Indonesia akan terus mempersiapkan atlet untuk bersaing di tingkat Asia, dunia, hingga Olimpiade. Prestasi yang telah dicapai harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh, bukan berhenti karena perubahan agenda multi-event regional," tutupnya.
Pada SEA Games Vietnam 2021 yang digelar pada 2022, Indonesia meraih dua medali perak dan tiga perunggu dari cabang triathlon. Raihan tersebut kemudian meningkat menjadi satu emas, dua perak, dan tiga perunggu di Kamboja 2023, sebelum mencapai puncaknya di Thailand 2025.
Dominasi Indonesia pada edisi terakhir ditopang sejumlah atlet andalan, termasuk Martina Ayu Pratiwi dan Rashif Amila Yaqin yang masing-masing meraih emas nomor triathlon individual putri dan putra. FTI menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di papan atas apabila triathlon tetap dipertandingkan pada 2027.
Namun, peluang itu kini terancam setelah SEAGF menetapkan daftar final pertandingan SEA Games Malaysia 2027. Berdasarkan pengumuman Olympic Council of Malaysia, pesta olahraga tersebut akan mempertandingkan 473 nomor dari 43 cabang olahraga, dengan triathlon tidak masuk dalam daftar.
Dampaknya bukan hanya dirasakan dari sisi perolehan medali kontingen Indonesia. FTI juga mengkhawatirkan atlet kehilangan kesempatan mengikuti kompetisi regional yang dapat menjadi bagian penting dari pengalaman bertanding dan perjalanan mereka menuju level Asia, dunia, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
FTI pun mendorong komunikasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), SEAGF, serta Federasi Triathlon Malaysia untuk membahas keberlanjutan cabang olahraga tersebut. Federasi berharap ada ruang evaluasi agar kepentingan pembinaan atlet dan kesempatan berkompetisi di Asia Tenggara tetap diperhatikan.
Meski triathlon absen dari SEA Games 2027, FTI memastikan program pembinaan tidak akan dihentikan. Persiapan atlet tetap diarahkan pada peningkatan kualitas latihan, pengembangan kompetensi pelatih, serta keikutsertaan dalam kejuaraan Asia dan dunia sebagai bagian dari upaya mengejar kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Load more