News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia Emas Lompat Jauh Setiyo di APG 2022: The Power of Kerokan

Kontingen para-atletik menyumbang lagi medali emas ASEAN Para Games (APG). Setiyo Budi Hartono mampu jadi juara meski dalam kondisi kurang bugar karena demam.
Jumat, 5 Agustus 2022 - 11:15 WIB
Setiyo Budi Hartono pamerkan bekas kerokan seusai jadi juara APG 2022.
Sumber :
  • antara

Solo, Jawa Tengah – Kontingen para-atletik menyumbang lagi medali emas ASEAN Para Games (APG). Setiyo Budi Hartono mampu jadi juara meski dalam kondisi kurang bugar karena demam.

Satu hari menjelang lomba lompat jauh ASEAN Para Games (APG) 2022, atlet Indonesia, Setiyo Budi Hartono, mengalami demam. Setyo harus segera sembuh agar tetap bisa bersaing untuk menjadi yang terbaik pada kejuaraan yang berlangsung pada Jumat (05/08/2022) pagi di Stadion Manahan, Surakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiyo Budi Hartono memilih cara tradisional untuk mengembalikan kebugarannya saat tanding pada cabang olahraga para-atletik APG 2022. Atlet senior Indonesia meminta bantuan yang bisa melakukan terapi kerokan, malam menjelang laga terakhir di kejuaraan dua tahunan khusus disabilitas di Solo.

"Ini emas dari the power of kerokan," kata Setiyo Budi Hartono dengan tersenyum kepada wartawan seusai memenangi lomba pada nomor lompat jauh.

Sebelum lomba lompat juah, Setiyo mengalami demam karena kelelahan setelah menjalani persaingan pada nomor lompat jangkit lebih dahulu. Dengan keterbatasan fisiknya, ia butuh mengeluarkan tenaga lebih banyak pada lomba lompat jangkit, nomor yang sulit dan juga rentan terhadap cedera.

Perjuangan Setiyo berbuah medali emas. Tapi tubuhnya bereaksi. Karena menguras tenaga, ia kelelahan, dan sebagai akibatnya ia menderita demam.

"Biasanya pertandingan lompat jauh lebih dulu daripada lompat jangkit. Tapi di APG ini, urutannya dibalik. Ini sangat berpengaruh dengan persiapan," urai Setiyo Budi Hartono.

 

Dorongan dari Murid-murid Sekolah

Saat menjalani kejuaraan nomor keduanya, yakni lompat jauh, di APG 2022 Solo, Setiyo Budi Hartono berusaha sebaik mungkin. Dukungan dari murid-murid sekolah di tribun menjadi semangat tersendiri sehingga ia mampu memenangi lomba dan sukses merebut emas dengan lompatan 6,6 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran kelelahan, Setiyo belum bisa mempertajam rekornya sendiri, "Rekorku di Para Games ialah 6,85 meter dan untuk best lompatan 7,10 meter di Asian Games 2018," kata Setiyo sambil menunjukkan kerokan yang ada di punggungnya.

Meski dalam kondisi kurang prima, Setiyo Budi Hartono telah membuktikan sikap profesionalisme seorang atlet yang tetap berusaha memberikan hasil terbaik bagi negara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Setelah didepak oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dan tak jadi melatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso kini menjadi pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027.
Peralta Buka Suara soal Grup Neraka Persib di ASEAN Club Championship, Ada 6 Tim Kuat yang Siap Jadi Penghalang

Peralta Buka Suara soal Grup Neraka Persib di ASEAN Club Championship, Ada 6 Tim Kuat yang Siap Jadi Penghalang

Mariano Peralta menilai Grup B ASEAN Club Championship 2026/27 sangat sulit. Persib harus menghadapi klub-klub kuat Asia Tenggara di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Finis di Peringkat ke-9, Krisna Septiana Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia dari Cabor Kano Slalom Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-9, Krisna Septiana Gagal Persembahkan Medali untuk Indonesia dari Cabor Kano Slalom Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Kano Slalom nomor Kayak tunggal putra yakni Krisna Septiana, gagal mempersembahkan medali Asian Games 2026.
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
RUU LLAJ Dibongkar Ulang, Aturan Ojol hingga Platform Digital Masuk Pembahasan DPR

RUU LLAJ Dibongkar Ulang, Aturan Ojol hingga Platform Digital Masuk Pembahasan DPR

Komisi V DPR mulai membahas revisi UU LLAJ bersama pemerintah. RUU mengatur transportasi daring, platform digital, hingga keselamatan lalu lintas.
Hasrul Benny Harahap Soroti Pemanggilan Advokat dalam Proses Penyidikan Perkara Pidana

Hasrul Benny Harahap Soroti Pemanggilan Advokat dalam Proses Penyidikan Perkara Pidana

Hal itu disampaikan Hasrul Benny dalam Diskusi Advokat Sumatera Utara yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Medan dengan tema “Pemanggilan Advokat Terkait Penyelidikan dan Penyidikan Perkara Pidana” di Medan, Selasa(29/9/2026).

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT