News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah, Carlos Alcaraz Jadi Petenis Nomor 1 Dunia ATP Akhir Tahun Termuda

Carlos Alcaraz mencetak sejarah baru. Atlet Spanyol berusia 19 tahun akan menjadi petenis termuda menempati peringkat No. 1 ATP akhir tahun termuda sejak 1973.
Rabu, 16 November 2022 - 10:35 WIB
Carlos Alcaraz jadi petenis termuda menempati peringkat 1 ATP.
Sumber :
  • antara

Torino, Italia – Carlos Alcaraz mencetak sejarah baru. Atlet Spanyol berusia 19 tahun akan menjadi petenis termuda menempati peringkat No. 1 ATP akhir tahun termuda sejak 1973.

2022 menjadi tahun istimewa bagi Carlos Alcaraz. Melonjak naik dari peringkat 32 dunia pada awal tahun ke puncak peringkat tenis putra pada 12 September 2022, sukses Alcaraz adalah lompatan terbesar hingga ia menduduki No.1 dalam edisi peringkat ATP akhir tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum Carlos Alcaraz, petenis termuda peringkat 1 dunia ATP pada akhir tahun ialah Lleyton Hewitt, yang berusia 20 tahun dan 275 hari ketika ia berhasil melakukan pada 2001.

Lewati Rekor Para Senior

Alcaraz akan berusia 19 tahun dan 214 hari pada 05 Desember saat penobatannya sebagai petenis peringkat pertama akhir tahun 2022. Penobatannya sejalan dengan acara ATP Challenger Tour terakhir 2022.

Carlos Alcaraz ialah pemuncak peringkat akhir tahun ATP ke-18 dalam sejarah. Ia merupakan orang  pertama merebut posisi tertinggi, di luar kelompok empat besar petenis top, yakni Novak Djokovic (7), Roger Federer (5), Nadal (5), setelah Andy Roddick (1) pada 2003.

Ikuti Jejak Rafael Nadal

Remaja Spanyol mengikuti jejak seniornya, Rafael Nadal yang berhasil mencapai puncak pada 2008, 2010, 2013, 2017 dan 2019.

Juara ATP Finals Next Gen 2021 membuat dobrakan pada awal tahun ketika Carlos Alcaraz menjadi juara ATP 500 termuda dalam sejarah seri (sejak 2009) di Rio Open. Alcaraz melengkapi kemenangan dengan gelar perdananya di ATP Masters 1000 di Miami.

Langkah remaja Alcaraz bermula dengan dua mahkota Masters 1000 (Miami dan Madrid) dan lima gelar secara keseluruhan pada 2022. Di Madrid, ia menyingkirkan Nadal, Djokovic, dan Alexander Zverev yang menempati peringkat ketiga dunia dalam pertandingan berturut-turut untuk mengangkat trofi.

Perebutan gelar terbesar Alcaraz ialah di US Open, ia menjadi pemenang tunggal putra termuda di Grand Slam Amerika Serikat setelah Pete Sampras yang berusia 19 tahun pada 1990.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petenis kelahiran 05 Mei 2003 menjadi juara Grand Slam termuda di tunggal putra setelah Nadal yang berusia 19 tahun di Roland Garros pada 2005. Alcaraz menyelesaikan tahunnya dengan rekor 57-13, termasuk sembilan kemenangan dari 14 pertandingan melawan 10 petenis teratas.

Pencapaian Carlos Alcaraz seolah menjadi titik awal perpindahan tongkat estafet dari jagoan Spanyol, Rafael Nadal. Alcaraz menuju peringkat 1 ATP saat Nadal tersingkir dari pertarungan menuju semifinal ATP Finals usai kemenangan Casper Ruud, Selasa malam waktu Italia. (ant/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT