News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wendha Wijaya Resmi Pensiun sebagai Pebasket Profesional

Wendha Wijaya memutuskan gantung sepatu alias pensiun setelah 21 tahun berkarier sebagai pebasket profesional dengan Dewa United Banten (sebelumnya Dewa United Surabaya) sebagai pelabuhan terakhir.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 15 Desember 2022 - 22:09 WIB
Arsip - Pebasket Louvre Surabaya Wendha Wijaya (kanan) berebut bola dengan pebasket Pasific Caesar Surabaya Anton Davon Waters
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Jakarta, tvOnenews.com - Wendha Wijaya memutuskan gantung sepatu alias pensiun setelah 21 tahun berkarier sebagai pebasket profesional dengan Dewa United Banten (sebelumnya Dewa United Surabaya) sebagai pelabuhan terakhir.

"Terjun di dunia Liga Basket Nasional Indonesia selama 21 tahun, bukan waktu yang singkat bagi saya dan sampai hari ini saya banyak bersyukur hal ini menjadi pengalaman hidup yang luar biasa," kata Wendha dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menang, juara, kalah, cedera itu hal yang terjadi di dalam karier saya di dunia basket. Saya meyakini semua ini ada hikmahnya. Yang terpenting doa, usaha dan kerja keras sudah dilakukan," ujarnya menambahkan.

Pebasket yang akrab disapa Pak We itu juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar IBL, Perbasi, dan sejumlah klub yang sempat diperkuatnya selama berkarier.

Dia berharap, perjalanan panjang kariernya sebagai pebasket profesional bisa menginspirasi banyak orang, khususnya para pemain muda.

"Terima kasih semuanya, semoga perjalanan hidup saya dapat menginspirasi orang banyak khususnya di bidang olahraga basket. Maju terus basket Indonesia," ujar Pak We.

Usai pensiun, Pak We memberikan sinyal tak lantas meninggalkan dunia bola basket yang telah membesarkan namanya.

Dia mengungkapkan akan tetap memberikan kontribusi, terutama di Dewa United Banten pada IBL 2023 nanti.

"Sekarang saya akan mengambil peran untuk membantu Dewa United, bersama Coach Maxi dan seluruh jajaran pemain, ofisial, serta manajemen," kata Wendha.

Sebelum menjejaki level profesional, Wendha lebih dulu bergabung dengan klub basket Halim Kediri.

Selepas itu, dia tampil pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) pada 1999 dengan mempersembahkan medali emas untuk Jawa Timur. Satu tahun berselang, Satria Muda menawarinya untuk bergabung dengan tim junior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Wendha pun menjalani debut profesional pada 2001 saat promosi ke tim utama utama Satria Muda untuk berlaga di Kobatama.

Dia bermain 10 tahun bersama Satria Muda hingga 2010. Setelah itu, pindah ke Garuda Bandung sampai 2017, lalu pindah ke NSH Jakarta. Tahun 2019 dia berlabuh ke Louvre yang kemudian kini berubah identitasnya menjadi Dewa United Banten. (ant/mir)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT