News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Sony Dwi Kuncoro? Dulu Menyumbangkan Medali Olimpiade Bulu Tangkis untuk Indonesia, Sempat Putus Sekolah, Begini Nasibnya Sekarang

Begini kabar terbaru Sony Dwi Kuncoro, legenda bulu tangkis tunggal putra Indonesia satu era dengan Taufik Hidayat dan Lin Dan, meraih prestasi membanggakan.
Kamis, 27 Juni 2024 - 00:52 WIB
Kabar terbaru legenda bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis / instagram @sonydwikuncoro

tvOnenews.com - Kabar terbaru Sony Dwi Kuncoro, legenda bulu tangkis sektor tunggal putra Indonesia, satu era dengan Taufik Hidayat dan Lin Dan. Menorehkan berbagai prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Teruntuk Badminton Lovers era tahun 2000-an sudah pasti mengenal nama Sony Dwi Kuncoro, atlet bulu tangkis yang dulu mewakili ndonesia di berbagai turnamen bergengsi dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sony Dwi Kuncoro bahkan pernah mendapat julukan sebagai "Raja Bulu Tangkis Asia' karena pernah menjadi juara Badminton Asia Championship pada 2002, 2003, dan 2005.

Sony Dwi Kuncoro

Sony Dwi Kuncoro lahir di Surabaya 7 Juli 1984, ia sejak kecil telah berkenalan dengan bulu tangkis. Hal ini tak terlepas dari peran ayahnya bernama Sumadji.

Sony kecil mendapat latihan intensif oleh ayahnya untuk mengejar mimpi menjadi atlet bulu tangkis terbaik. 

Sony pun sampai harus merelakan tidak meneruskan pendidikannya demi menekuni bulu tangkis, masa remaja langsung bergabung dengan klub bulu tangkis bernama Suryanaga di Surabaya.

Diketahui, Suryanaga merupakan klub bulu tangkis legendaris yang melahirkan banyak atlet dunia sejak berdiri pada 1949 silam.

Kemudian pada tahun 2000, seiring bakatnya terus diasah. Sony berhasil dipanggil untuk mengikuti kejuaraan Asia Junior pada tahun 2000.

Untuk persiapan berkompetisi, dia mengikuti latihan yang intens di Pelatnas Cipayung, Jakarta.

Dalam turnamen besar pertama yang diikutinya tersebut, Sony mendapat pelajaran penting di partai pamungkas setelah bertemu dengan Lin Dan.

Lin Dan merupakan pebulutangkis terbaik dunia asal China, yang saat itu sedang naik daun dan namanya melegenda setelah berhasil menjadi atlet bulu tangkis tunggal putra ranking 1 dunia.

Taufik Hidayat
Taufik Hidayat saat meraih medali emas Olimpiade Athena 2004. (VIVA)

Lin Dan juga satu angkatan dengan Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat.

Bahkan sangat superior di kelas tunggal putra usai berhasil peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012.

Tercatat 3 putra tunggal Indonesia dari Taufik Hidayat, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro belum bisa meredam dominasi seorang Lin Dan.

Sony Dwi Kuncoro kembali masuk ke pelatnas pada tahun 2003, dirinya pun mendapat kesempatan untuk tampil mewakili Indonesia bersama Taufik Hidayat di Olimpiade Athena Yunani 2004.

Ia terus menunjukkan perkembangan dan berlatih sebelum Olimpiade, hingga akhirnya berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Indonesia.

Tak sendirian, Taufik Hidayat juga saat itu berhasil menyabet medali emas Olimpiade Athena 2004.

Di tahun selanjutnya, Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro selalu menjadi garda terdepan membawa nama Indonesia untuk nomor tunggal putra.

Sama halnya dengan sekarang yang dikenal publik, ada nama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting.

Prestasi lainnya yang diraih oleh Sony Dwi Kuncoro adalah juara Yonex Chinese Taipei Open Gold Grand Prix 2007, Indonesia Super Series 2008, juara Japan Open Series 2008, juara China Masters Super Series 2008, juara Singapore Open Series 2010, dan juara OUE Singapore Open Series 2016.

Pebulutangkis yang pernah masuk 3 besar tunggal putra dunia itu sempat masuk ke perempat final Olimpiade Beijing 2008, namun sayang langkahnya harus terhenti oleh Lee Chong Wei di babak tersebut.

Kabar terbaru Sony Dwi Kuncoro

Sony Dwi Kuncoro
Potret Sony Dwi Kuncoro bersama Candra Wijaya, peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000. (Instagram @sonydwikuncoro)

Setelah memiliki pengalaman segudang dengan berkompetisi di berbagai kejuaraan dunia bulu tangkis bergengsi di dunia.

Sony juga telah berhasil mewujudkan cita-citanya dengan membuat Gelanggang Olahraga (GOR) dengan namanya sendiri yakni Sony Dwi Kuncoro Badminton Hall.

Sejak dibangun pada tahun 2017, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 ini ingin mencetak banyak atlet-atlet terbaik mewakili Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.

Sony Dwi Kuncoro
Potret kebersamaan Sony Dwi Kuncoro bersama Greysia Polii, Kevin Sanjaya, Marcul Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Muhammad Ahsan, Praveen Jordan dan Debby Susanto. (source: Instagram @sonydwikuncoro)

Kini Sony juga tengah sibuk menjadi pelatih di klub yang didirikan pada tahun 2020, Sony Dwi Kuncoro Badminton Training untuk mengembangkan bakat atlet-atlet muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana dipantau di akun instagram-nya, @sonydwikuncoro. Ia membagikan beberapa atlet muda binaannya yang menjadi juara di turnamen bulu tangkis di Indonesia.

Untuk diketahui, sektor tunggal putra Indonesia bakal mengirimkan dua nama ke Olimpiade 2024 Paris yakni Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. (ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.
Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Thom Haye Dikartu Merah, Maarten Paes Sebut Suporter Bantu Timnas Indonesia Amankan Clean Sheet Hadapi Malaysia

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, memberikan apresiasi kepada suporter setelah skuad Garuda menahan Malaysia di lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Musim Ketiga di Korea, Megawati Hangestri Ungkap Lebih Suka Tempat Seperti ini untuk Dikunjungi

Musim Ketiga di Korea, Megawati Hangestri Ungkap Lebih Suka Tempat Seperti ini untuk Dikunjungi

Bukan Seoul, Megawati Hangestri ternyata lebih suka tempat seperti ini saat punya waktu luang di Korea. Simak pilihan favorit Megatron di musim ketiganya.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Giovanna Milana 'Lupakan' Megawati Hangestri, Kini Punya Tandem Baru Pemain Bintang di Liga Voli Jepang 2026-2027

Giovanna Milana 'Lupakan' Megawati Hangestri, Kini Punya Tandem Baru Pemain Bintang di Liga Voli Jepang 2026-2027

Tak lagi bermain dengan Megawati Hangestri, Giovanna Milana kini memiliki tandem baru. Ia nantinya akan bertandem dengan pemain kelas bintang di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT