News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Sedih Ye Zhaoying, Legenda Bulutangkis Dunia Sekaligus Mantan Rival Susi Susanti yang Dicap Pengkhianat China

Ye Zhaoying, salah satu pebulutangkis dunia yang pernah jadi rival Susi Susanti ternyata hidup dalam pengasingan usai dicap sebagai pengkhianat China.
Kamis, 23 Januari 2025 - 18:06 WIB
Ilustrasi Badminton
Sumber :
  • pexels

Jakarta, tvOnenews.com - Ye Zhaoying, salah satu pebulutangkis dunia yang pernah jadi rival Susi Susanti ternyata hidup dalam pengasingan usai dicap sebagai pengkhianat China.

Kisah sedih yang menimpa Ye Zhaoying adalah salah satu cerita tragis dari dunia olahraga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, sebagai salah satu atlet bulu tangkis terbaik China, Ye Zhaoying memiliki perjalanan karier yang cemerlang, tetapi akhir hidupnya jauh dari gemilang.

Ye Zhaoying dikenal sebagai salah satu rival tangguh legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Selama aktif berkompetisi di era 1990-an hingga awal 2000-an, ia bertanding melawan Susi sebanyak 31 kali.

tvonenews

Hebatnya, Ye berhasil memenangkan 11 pertandingan, menunjukkan betapa hebat kemampuannya di lapangan.

Namun, semua pencapaiannya tersebut menjadi sia-sia di mata pemerintah China karena suatu insiden kontroversial.

Permasalahan dimulai ketika Ye mengungkapkan bahwa dirinya diminta untuk mengalah dalam pertandingan semifinal Olimpiade 2000 melawan kompatriotnya, Gong Zhichao.

Pengakuan ini menjadi pukulan telak bagi dirinya. Pemerintah China merespons dengan mencap Ye sebagai pengkhianat dan bahkan menghapus namanya dari sejarah olahraga nasional, meskipun ia telah menyumbangkan banyak gelar bergengsi untuk negaranya.

Sejak saat itu, kehidupan Ye berubah drastis. Ia terpaksa meninggalkan China dan memulai hidup baru di Spanyol bersama suaminya, Hao Haidong, yang juga merupakan mantan pesepakbola profesional.

Sayangnya, meskipun tinggal di luar negeri, mereka tetap mendapatkan tekanan dari pemerintah China yang terus melabeli mereka sebagai pengkhianat.

“Ayah saya selalu mengatakan kepada saya untuk menjalani hidup dan berhenti memprotes pemerintah China,” ujar Ye Zhaoying, melansir dari Sportv2dk.

"Pemerintah China mengatakan kami pengkhianat, tapi kami tidak pernah mengatakan hal negatif tentang orang China. Kami hanya berbicara menentang rezim," ujar Hao Haidong.

Yang lebih menyakitkan bagi Ye adalah pengucilan dari komunitas bulu tangkis China. Mantan rekan-rekannya di tim nasional memilih untuk memutuskan hubungan dengannya.

Bahkan, teman dekatnya selama masa asrama, Dai Yun, menghapus Ye dari daftar kontak di WeChat. Hal ini mempertegas rasa kesendiriannya.

"Tidak ada yang menghubungi saya lagi. Rasanya seperti saya dihapus dari kehidupan mereka," ungkap Ye dengan nada pilu.

Meski hidup dalam pengasingan, Ye dan Hao mencoba menjalani hidup dengan damai. Namun, tekanan politik terus menghantui mereka.

Kisah Ye mengungkap sisi gelap dunia olahraga, di mana atlet tidak hanya menghadapi tekanan di lapangan tetapi juga di luar lapangan.

Dalam konteks ini, kisah Ye memiliki kemiripan dengan beberapa atlet lainnya yang berani mengungkapkan kebenaran namun harus menghadapi konsekuensi berat.

Contohnya adalah pesenam China, Sang Lan, yang pernah berbicara tentang kurangnya dukungan bagi atlet yang mengalami cedera parah. Sang juga mengalami pengabaian dari pihak berwenang setelah cedera yang membuatnya lumpuh.

Kisah-kisah seperti ini menggambarkan bahwa di balik kejayaan atlet, sering kali tersembunyi perjuangan dan penderitaan yang tidak terlihat oleh publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(dwi/nad)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).
Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Timnas Indonesia Terpopuler: Diragukan Vietnam, Bung Harpa Curiga, hingga Ole Romeny Bikin Oxford United Terkejut

Top 3 berita Timnas Indonesia hari ini: diragukan media Vietnam di Piala AFF 2026, isu pemain di Belgia mencurigakan, hingga Ole Romeny dipuji Oxford United.
BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT