News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berjuang Mati-matian Sampai Mimisan, Langkah Sabar/Reza terhenti di Babak 16 Besar Singapore Open 2025

Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus berakhir dengan kekalahan di babak 16 besar Singapore Open 2025.
Kamis, 29 Mei 2025 - 16:29 WIB
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani
Sumber :
  • PBSI

tvOnenews.com - Perjuangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus berakhir dengan kekalahan di babak 16 besar Singapore Open 2025.

Sabar/Reza takluk dari pasangan India pada pertarungan sengit yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, Sabar/Reza yang berjuang hingga salah satu dari mereka mimisan takluk pada laga yang berlangsung rubber game.

Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani
Sumber :
  • PBSI

 

Berdurasi 74 menit Sabar/Reza harus takluk dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-19, 16-21, 19-21.

"Pada gim kedua sempat mimisan di hidung sebelah kanan, lalu hidung sebelah kiri di gim ketiga. Tapi tidak sampai pusing dan tidak mengganggu performa,” ujar Sabar.

Pertandingan kali ini menjadi pertemuan pertama bagi Sabar/Reza dengan pasangan peringkat ke-27 dunia tersebut. Meski kalah, pasangan Indonesia mengaku mendapat banyak pelajaran penting dari laga ini.

Menurut Sabar, kekuatan pasangan India terletak pada servis, pengembalian servis, dan serangan drive yang bertenaga.

Untuk merespons itu, Sabar/Reza berusaha memegang permainan depan dan menyerang lebih dulu.

“Segala macam cara sudah dilakukan, hanya mungkin kurang beruntung di gim penentuan. Positifnya, kami bisa banyak ambil pelajaran untuk pertemuan berikutnya,” kata Sabar.

Sebelumnya, wakil Indonesia dari sektor ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga tersingkir dari babak 16 besar setelah kalah dari unggulan keempat asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, dua gim langsung 16-21, 20-22.

Bagi Rehan/Gloria, kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk menghadapi turnamen berikutnya. Mereka menargetkan untuk tampil lebih baik di Super 1000 Indonesia Open 2025 pekan depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia masih menyisakan tiga wakil di babak 16 besar Singapore Open 2025. Tunggal putra Jonatan Christie akan bertemu wakil Malaysia, Leong Jun Hao. Jonatan memiliki rekor imbang dalam empat pertemuan dengan Leong. Pada pertemuan terakhir, Jonatan berhasil menang dua gim langsung 21-11, 21-19 pada Super 1000 All England Open 2025.

Pada sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan kembali berhadapan dengan pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT