News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fajar Alfian Minta Maaf Usai Indonesia Ukir Sejarah Buruk, Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas 2026

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian meminta maaf kepada publik usai skuad Garuda tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026.
Rabu, 29 April 2026 - 22:19 WIB
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Piala Thomas 2026.
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian meminta maaf kepada publik usai skuad Garuda tersingkir di fase grup Piala Thomas 2026.

Indonesia dipaksa menelan pil pahit harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat di Piala Thomas 2026. Pasalnya, Fajar Alfian dkk menelan kekalahan dari Prancis di laga pamungkas Grup D, yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark pada Selasa (28/4/2026) dan Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor telak 1-4. Satu-satunya poin kemenangan Indonesia disumbangkan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri setelah mengalahkan duet Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, dengan skor 21-18, 19-21, 21-11.

Kekalahan tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup D Piala Thomas 2026. Padahal, Indonesia, Thailand, dan Prancis sama-sama mengoleksi dua kemenangan dan satu kekalahan sepanjang fase grup.

Namun hasil buruk saat menghadapi Prancis membuat Indonesia kalah dalam selisih pertandingan dibanding dua rivalnya tersebut. Andai mampu mengalahkan Prancis, skuad yang diperkuat Alwi Farhan dan kolega sejatinya bisa melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup D.

Sebelum pertandingan berlangsung, Indonesia sebenarnya masih memiliki peluang lolos meski kalah tipis 2-3 dari Prancis, dengan syarat Thailand menang telak 5-0 atas Aljazair. Dalam skenario itu, Indonesia masih bisa finis sebagai runner-up grup.

Namun, peluang Indonesia langsung berada dalam bahaya jika kalah mencolok 1-4 atau 0-5 dari Prancis. Sayangnya, hasil terburuk itu benar-benar terjadi setelah Indonesia tumbang 1-4 dan harus tersingkir lebih awal dari turnamen.

Fajar Alfian selaku kapten tim bulu tangkis putra Indonesia pun minta maaf atas kegagalan yang terjadi di Piala Thomas 2026.

Pemain senior itu tak hanya mewakili permohonan maaf dari tim putra Indonesia yang meraih hasil di luar ekspektasi, namun juga memberikan pesan kepada para pemain muda untuk jangan menyerah dan tetap berjuang.

Pasangan Mohammad Shohibul Fikri itu juga berterima kasih atas dukuangan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada para pemain.

"Kami datang sebagai tim dengan harapan besar, namun harus menerima hasil belum sesuai di Thomas Cup kali ini. Sebagai captain, saya mewakili seluruh tim ingin menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang telah mendukung kami," tulis Fajar Alfian, di akun Instagram pribadinya.

"Untuk para pemain muda, perjalanan masih panjang. Teruslah bekerja keras, berkembang, dan siapkan diri untuk Thomas Cup dua tahun mendatang. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya." tambahnya, pada Rabu (29/4/2026) malam WIB.

Sekadar informasi, kegagalan tersebut sekaligus mencatat sejarah kelam bagi bulu tangkis Indonesia. Untuk pertama kalinya sejak debut di ajang Piala Thomas dan Uber pada 1958, Indonesia gagal melewati fase grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Indonesia selalu berhasil melangkah ke babak gugur dalam setiap partisipasinya di turnamen beregu paling bergengsi dunia tersebut. Catatan terburuk Indonesia sebelumnya terjadi pada edisi 2012, ketika langkah Merah Putih terhenti di babak perempat final.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT