Indonesia Open 2026: Langsung Kalah di Babak Pertama, Fajar/Fikri Akui Kesulitan Menembus Tembus Pertahanan Chen/Liu
- PBSI
tvOnenews.com - Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri, harus gigit jari pada pertandingan pertama mereka di gelaran Indonesia Open 2026.
Bermain di depan publik sendiri yang memadati Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026) Fajar/Fikri memetik hasil yang mengecewakan.
Pasangan yang baru saja bertarung di babak final Singapura Open itu justru harus menelan pil pahit pada laga perdananya di Indonesia Open 2026.
- PBSI
Menghadapi wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, Fajar/Fikri benar-benar kesulitan sejak awal pertandingan.
Ganda Putra China itu bahkan membuktikan dominasinya pada laga ini dengan selalu memimpin perolehan angka sejak awal gim pertama.
Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan Fajar/Fikri dan permainan mereka pun sulit berkembang.
Pertahanan lawan yang rapat menjadi salah satu keunggulan Chen/Liu yang cukup menyulitkan Fajar/Fikri.
Tak berkutik, Fajar/Fikri pun harus menyerah straight game pada Chen Bo Yang/Liu Yi dengan skor akhir 21-13, 21-14.
Seusai pertandingan, Fajar merasa tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka pada pertandingan hari ini.
“Terima kasih untuk yang sudah dukung kami, mohon maaf kami belum bisa maju ke babak selanjutnya. Lawan bermain sangat siap sekali, sangat baik sekali. Mereka bermain defense balik serang dan mempunyai defense yang sangat rapat,” kata Fajar.
Fajar juga mengakui kalau mereka benar-benar kesulitan menembus pertahanan dari pasangan China itu.
“Serangan kami juga tidak bisa menembus pertahanan mereka. Kami mau cepat-cepat mematikan, malah jadi boomerang buat kami sendiri. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” tambahnya.
Fajar/Fikri sudah berusaha untuk mengubah pola permainan setelah kalah di game pertama. Pelatih pun sudah memberikan beberapa opsi pola permainan untuk mengantisipasi lawan.
- PBSI
“Usaha (ubah pola main) pasti ada ya, dari awal juga kami selalu berusaha. Cuma memang di saat kami sedang berusaha, mereka juga bermain sangat solid, sangat kuat sekali defense-nya,” ucap Fikri.
“Pelatih tadi sudah kasih beberapa opsi untuk mengubah strategi dan kami sudah coba untuk terapkan, tapi memang permainan kami bukan main defense ya. Kami sudah mencoba, tapi serangan lawan juga bagus,” tutur Fajar.
Ganda Putra Indonesia itu juga menyadari bahwa permainan mereka sudah terbaca oleh lawan.
Meski sudah mencoba untuk menghadang serangan-serangan Chen/Liu, namun Fajar/Fikri tak dapat keluar dari tekanan dan bermain terlalu terburu-buru.
(akg)
Load more