News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terduga, 3 Pebulu Tangkis Indonesia Ini Malah Pilih Pindah Kewarganegaraan setelah Raih Medali Olimpiade

Tiga legenda bulu tangkis Indonesia ini pernah meraih medali Olimpiade, tetapi kemudian memilih pindah kewarganegaraan. Siapa saja dan bagaimana kisah mereka?
Selasa, 23 Juni 2026 - 14:04 WIB
Tony Gunawan, nama yang begitu lekat di hati para pecinta bulutangkis Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / http://bwfshuttletime.com / Instagram @t_gun75

Setelah karier kompetitifnya berakhir, Ardy mengambil jalan baru dengan menetap di Kanada.

Di negara tersebut, ia melanjutkan kiprahnya di dunia bulu tangkis sebagai pelatih dan kemudian diketahui telah menjadi warga negara Kanada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tak lagi berstatus WNI, nama Ardy tetap lekat sebagai salah satu legenda tunggal putra Indonesia yang pernah membawa Merah Putih bersinar di Olimpiade.

2. Mia Audina, peraih dua medali perak Olimpiade bersama dua negara berbeda

Jika membicarakan kisah paling unik dalam daftar ini, nama Mia Audina hampir pasti berada di urutan teratas.

Pebulu tangkis kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1979, ini merupakan salah satu talenta paling istimewa yang pernah dimiliki Indonesia di sektor tunggal putri.

Mia mencuri perhatian sejak usia sangat muda. Ia sudah tampil di level tertinggi ketika remaja, bahkan menjadi bagian penting Indonesia saat merebut Uber Cup.

Kehebatannya kemudian berlanjut di Olimpiade Atlanta 1996, ketika Mia yang masih sangat belia sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia di nomor tunggal putri.

Ia bahkan sempat menempati posisi ranking satu dunia di usia muda, sebuah pencapaian langka dalam bulu tangkis putri Indonesia.

Perjalanan hidup Mia kemudian berubah setelah ia menikah dengan pria asal Belanda.

Pada 2000, Mia pindah ke Belanda dan selanjutnya berganti kewarganegaraan.

Yang membuat kisahnya begitu spesial, Mia tidak hanya melanjutkan hidup di sana, tetapi juga kembali tampil di level tertinggi mewakili negeri barunya.

Di Olimpiade Athena 2004, Mia kembali menembus final dan meraih medali perak, kali ini untuk Belanda.

Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling langka dalam sejarah bulu tangkis Olimpiade: peraih medali untuk dua negara berbeda.

BWF bahkan menyoroti fakta unik itu dalam ulasan mereka tentang sejarah bulu tangkis Olimpiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Indonesia, kepergian Mia tentu menjadi kehilangan besar, mengingat ia pernah dipandang sebagai penerus kejayaan tunggal putri nasional.

Namun dari sisi sejarah, perjalanan Mia Audina juga menunjukkan betapa luar biasanya kualitas seorang atlet Indonesia yang mampu bersaing di level tertinggi, bahkan setelah berganti bendera.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

110 Keluarga Korban Banjir Nagan Raya Tagih Realisasi Dana Huntara Mandiri dari BNPB

110 Keluarga Korban Banjir Nagan Raya Tagih Realisasi Dana Huntara Mandiri dari BNPB

Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, masih menunggu kejelasan pembayaran ganti rugi pembangunan hunian sementara (huntara) mandiri yang sebelumnya telah mereka bangun secara swadaya pascabencana.
Bertemu dengan 3 Gubernur, Erick Thohir Tegaskan 21 Cabor Prioritas DBON Wajib Dipertandingkan di PON 2028

Bertemu dengan 3 Gubernur, Erick Thohir Tegaskan 21 Cabor Prioritas DBON Wajib Dipertandingkan di PON 2028

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir memastikan 21 cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional yang wajib dipertandingkan di PON) 2028.
Tolak Permohonan Justice Collaborator Kasus Mega Korupsi MBG, Kejagung Sebut Sony Sonjaya Tak Akui Perbuatannya

Tolak Permohonan Justice Collaborator Kasus Mega Korupsi MBG, Kejagung Sebut Sony Sonjaya Tak Akui Perbuatannya

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menolak permohonan justice collaborator yang dilayangkan oleh Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mega korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG).
Sanitasi Huntara di Kecamatan Ketol Sempat Bermasalah, Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi Langkah Pemda

Sanitasi Huntara di Kecamatan Ketol Sempat Bermasalah, Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi Langkah Pemda

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh (Satgas PRR) sempat mendapati kondisi fasilitas septictank MCK komunal di Huntara Desa Bintang Pepara, Kecamatan Ketol telah penuh dan meluap sehingga berisiko memicu Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular.
Prabowo Bongkar Masalah Penyimpangan Kekayaan Negara di Forum NU: Saya Syok, Terkejut, dan Sedih

Prabowo Bongkar Masalah Penyimpangan Kekayaan Negara di Forum NU: Saya Syok, Terkejut, dan Sedih

Presiden Prabowo mengaku terkejut setelah melihat langsung data dan fakta pengelolaan kekayaan negara yang ternyata ditemukan banyak penyimbangan sejak lama.
Usai Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Tambah 2 Pemain Naturalisasi Lagi? Begini Respons Erick Thohir

Usai Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia Tambah 2 Pemain Naturalisasi Lagi? Begini Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga yakni Erick Thohir, menanggapi rumor tambahan pemain keturunan yang akan dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Trending

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

Seluruh Biaya Pengobatan Korban Penyiksaan dan Penyekapan 3 Tahun oleh Pacar Ditanggung Pemprov Jabar

KDM menegaskan pihak keluarga tidak perlu lagi mengkhawatirkan urusan administrasi medis karena seluruh akomodasi ditanggung langsung hingga korban pulih total
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT