Ganda Putra Prancis Dihujat Badminton Lovers Indonesia, Gara-gara Sindir Muhammad Shohibul Fikri di Kejuaraan Dunia 2026
- ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Jakarta, tvOnenews.com - Ganda putra Prancis, Toma Junior Popov langsung dihujat oleh Badminton Lovers Indonesia. Hal ini terjadi setelah ia kalah di Kejuaraan Dunia BWF 2026, dan kemudian menyindir gaya bermain Muhammad Shohibul Fikri.
Badminton Lovers (BL) Indonesia dibuat geger dengan pernyataan Toma Junior Popov saat wawancara pasca pertandingan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India pada Selasa (18/8/2026).
Saat itu ganda putra Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov menelan kekalahan dari wakil Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami dengan skor 13-21, 17-21 di babak 64 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Saat wawancara pasca pertandinga, Toma Junior Popov mengkritisi permainan Takumi/Yauichi, yang dinilai melakukan spin servis yang dianggap ilegal namun wasit membiarkannya.
Namun Toma kemudian tiba-tiba menyinggung nama ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri. Ia juga memberikan sindiran bahwa Fikri kerap melakukan spin servis.
"Apa yang harus dilakukan? Mungkin semua orang harus mencoba merekrut pelatih khusus untuk spin serve. Mungkin ini adalah perkembangan baru dalam olahraga bulu tangkis, bermain seperti biasa tetapi menggunakan spin serve," kata Toma Junior Popov.
"Saya tidak tahu apakah Anda sering memperhatikan Fikri. Lihat servis Fikri, putar dalam gerakan lambat, dan Anda akan mengetahuinya. Mungkin itulah kuncinya. Bukan soal menjadi pemain bulu tangkis yang hebat, tetapi cukup mengetahui bagaimana melakukan spin serve." jelasnya.
"Kemudian kamu menang di China Open dan Japan Open 2026." tambah sang adik, Christo Popov.
Pernyataan Christo/Toma pun langsung mendapatkan respons dari saudara Muhammad Shohibul Fikri, yang langsung mengecam ucapan tersebut di akun Instagram pribadinya.
“Hei bro, tolong jaga ucapanmu. Kamu seharusnya tidak menyalahkan atau merendahkan seseorang seperti itu. Sebagai anggota keluarga Fikri sekaligus salah satu temannya, saya merasa tersinggung dengan kata-kata yang kamu gunakan tentang dia," tulis akun @giyanfajar.
"Jika menurutmu Fikri tidak bermain bulu tangkis dengan baik, lalu bagaimana dia bisa saat ini menduduki peringkat No. 2 dunia di nomor ganda putra?"
"Fikri selalu menjadi orang yang sopan dan menghormati orang lain, sejak masih kecil hingga sekarang. Sekali lagi, bro, tolong jaga ucapanmu. Kita boleh memiliki pendapat yang berbeda, tetapi kita harus selalu saling menghormati.” tukasnya.
Sontak unggahan tersebut pun langsung menuai beragam komentar dari Badminton Lovers Indonesia. BL Tanah Air ikut kesal dengan pernyataan Popov bersaudara.
Menurut para penggemar, alih-alih mengakui kekurangan diri dan kemenangan lawannya maupun evaluasi diri agar bisa tampil lebih baik, namun Popov bersaudara malah menyalahkan lawannya.
Alhasil pernyataan Toma Junior Popov pun langsung dikecam oleh BL Indonesia. Para penggemar juga menghujat maupun memberikan kritik pedas untuk ganda putra Prancis tersebut di media sosial.
"“Not being a good badminton player” ?? Of course that is you @toma_junior_popov haha"
"Penyakit pemain medioker: terus-menerus membanggakan diri sendiri dan berusaha mati-matian agar terlihat lebih hebat, padahal kenyataannya mereka hanyalah wadah kosong yang paling berisik"
"Auto unfollow"
"Padahal the Popov brothers yang memang ga bisa membedakan tumble serve dengan spin serve, yang sering dilakukan oleh Shohibul Fikri itu tumble serve & legal, ga dilarang oleh wasitnya, bukan spin serve seperti yang mereka kira, kalau spin serve memang ilegal & sekarang sudah dilarang oleh BWF, lagipula the Popov brothers entah kenapa malah Fikri yang disenggol, sedangkan mereka kalahnya di World Championships kemaren bukan dari Fikri & Fajar Alfian koq, salah sasaran jadinya"
"Jadi hilang respect sama Popov bersaudara ini, padahal salut sama mereka main rangkat, kalo gini bad attitude jadinya"
"Trashtalker"
"Shame on you. LOL. Tetap berlatih kemampuanmu dan SERVIS-mu, supaya kamu bisa melewati babak 32 besar, wkwk.”
"Anda tidak akan lagi mendapat dukungan dari Indonesia fans"
"Kamu perlu belajar bagaimana respek satu sama lain"
"Awas aja lu main ke Indonesia, gue bejek-bejek jadi geprek"
"Tong kosong nyaring bunyinya guys".
Hingga saat ini belum ada klarifikasi atau ucapan minta maaf dari Toma Junior Popov.
(nad)
Load more