GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selayang Pandang OnePride 2021, Oktagon Tempat Uji Emosi

Sejatinya sebuah pertandingan di Arena OnePride MMA adalah tempat menguji kekuatan fisik, teknik dan pengendalian emosi seorang fighter.
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:40 WIB
Selayang Pandang OnePride 2021, Oktagon Tempat Uji Emosi
Sumber :
  • tvone

Jakarta - Sejatinya sebuah pertandingan di Arena OnePride MMA adalah tempat menguji kekuatan fisik, teknik dan pengendalian emosi seorang fighter. Namun tak jarang diantara mereka justru terjebak pada emosi yang tak terkendali, inilah tiga laga yang menunjukan pentingnya strategi pengendalian emosi.

* Theodorus Ginting vs Windri Patilima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pertarungan fenomenal sepanjang tahun 2021 adalah rivalitas antara Theodorus Ginting (38) kontra Windri Pattilima (28) yang berlangsung pada Fight Night (FN) 46 (12/06/2021) dalam laga perebutan sabuk juara kelas Welter.
Saat itu dominasi pertarungan dua ronde awal dipegang oleh Theo dengan tekanan pukulan. Bahkan ekspresi memancing emosi dengan 'meledek' Windri terus terjadi.

Namun cara tersebut justru dihadapi Windri dengan sabar meski terlihat sesekali membalas dengan pukulan ke arah Theo. Bahkan fighter kelahiran Kota Mobagu Sulawesi Utara itu mampu merobohkannya. Akhirnya, kesabaran berbuah kemenangan dengan teknik Rear Naked Choke berhasil diraih Windri Patilima.

 * Andi Setya Negara vs Riyanto

Malapetaka di atas arena akibat tersulut emosi juga terjadi pada laga perbaikan peringkat kelas terbang antara Andy Setya Negara Vs Riyanto, FN. 50 (9/10/2021). Tak hanya menghujani Riyanto (28) dengan pukulan keras dan dominasi pertarungan ground fight. Namun Andy (28) terus melakukan provokasi.

Namun emosi Andy justru membawa keberuntungan untuk Riyanto saat memasuki ronde kedua, tekanan Andy mulai melemah. Fighter kelahiran Bengkulu itu berhasil mendapatkan kesempatan melakukan kuncian Guilotine Choke sebagai penutup laga dengan kemenangan.

* Lamhot Tambunan vs Firman Muharam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FN. 48 (11/9/2021) adalah pelajaran berharga untuk Lamhot Tambunan (29) saat menghadapi Firman Muharam (20), pertarungan tiga ronde itu berakhir diskualifikasi lantaran pelanggaran Low Blow (tendangan yang mengarah alat vital). Saat itu pertandingan  berlangsung seru, kedua fighter saling jual beli pukulan dan tendangan. Namun sayangnya tendangan Lamhot mendarat pada alat vital Firman pada ronde pertama.

Tak hanya itu, saat pertarungan memasuki ronde ketiga Lamhot kembali melakukan pelanggaran saat keduanya berbalas serangan lutut. Bahkan  alat vital Firman kembali menjadi sasaran serangan lutut Lamhot, akhirnya wasit mengambil keputusan untuk menghentikan pertarungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Teknologi Bikin Layanan Dokter Gigi Lebih Transparan, Dari Reservasi hingga Cek Estimasi Biaya Perawatan

Rasa takut ke dokter gigi, antrean panjang, hingga kekhawatiran soal biaya menjadi alasan klasik yang membuat banyak orang menunda perawatan. Fenomena ini sebenarnya bukan
Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Lapor ke Polda Metro Jaya Usai Diduga Jadi Korban Malpraktik di RS Jaksel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Seorang pasien berinisial Y diduga menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan.
Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Santriwati Korban Kiai Ashari Beri Pengakuan Lengkap: dari Suasana di Ponpes Pati hingga Jadi Target Siasat Pencabulan

Seorang santriwati memberi pengakuan lengkap menjadi korban kasus pencabulan AS (51) alias Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati.
Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Media Jepang Geger: Undian yang Sulit

Media Jepang heran kok bisa tim Samurai Biru untuk ketiga kalinya dalam empat tahun kembali dihadapkan dengan Timnas Indonesia. Kini di grup F Piala Asia 2027.
Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Bareskrim Polri Ambil Alih Penanganan Kasus Sindikat Bandar Narkoba Ishak, Usut Keterlibatan Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus narkoba sindikat Kutai Barat yang melibatkan bandar narkoba Ishak dkk.
Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Umum 1 AFI, Novel Leonardo Ingin Maksimalkan Potensi Grassroots Futsal Indonesia

Novel Leonardo menegaskan bahwa futsal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di level internasional.

Trending

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

7 Pemain 'Grade A' yang Bisa Segera Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, John Herdman Dijamin Senang

Timnas Indonesia masuk grup sangat berat di ajang Piala Asia 2027 bersama raksasa Asia. PSSI bisa menambah 7 pemain diaspora 'Grade A' demi menjaga asa Garuda.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT