Daniel Cormier Ungkap Kesalahan Fatal saat Duel Ulang Melawan Jon Jones
- Tangkapan layar UFC
tvOnenews.com - Daniel Cormier, legenda UFC sekaligus mantan juara di dua divisi, mengakui bahwa dirinya terlalu “sombong” saat bertanding ulang melawan Jon Jones.
Cormier pertama kali mengalami kekalahan dari Jones di UFC 182, namun ia sangat ingin membalas dendam saat keduanya bertemu kembali di UFC 214 untuk perebutan gelar.
Sebelum rematch tersebut, Cormier datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah merebut sabuk juara yang kosong dengan mengalahkan Anthony Johnson dan berhasil mempertahankan gelar dua kali.

- ANTARA/HO-MMA foghting/Jeff Bottari/Zuffa LLC via Getty Images.
Pada duel tersebut, Cormier merupakan juara bertahan. Ia merasa sudah memahami lawannya dan memenangkan Ronde 2 menurut penilaian dua juri.
Namun, pertandingan berakhir dengan KO akibat tendangan kepala Jones di Ronde 3, yang kemudian dibatalkan menjadi no contest setelah Jones dinyatakan positif menggunakan metabolit turinabol.
Mengenang kembali pertarungan itu, Daniel Cormier menilai dirinya terlalu santai dan kehilangan fokus karena terlalu percaya diri.
“Soal satu hal yang saya sesali, itu adalah pertarungan melawan Jon Jones untuk kedua kalinya,” kata Cormier dalam wawancara dengan Josh Thomson. “Saya dalam kondisi prima, kami bertarung, saya bertarung dengan sangat baik, lalu dia menendang tubuh saya, kan? Saya seperti, 'Oke.' Lalu dia mencoba menendang kepala saya dan saya seperti, 'Tidak!' Saya mulai merasa sangat baik sehingga saya kehilangan fokus," ungkapnya dilansir dari MMAJunkie.
"Karena sekarang saya bersikap arogan, berbicara dengannya, melakukan semua hal itu padahal itu bukanlah diri saya. Saya selalu sangat fokus. Itulah mengapa saya sangat hebat. Saya bisa bergulat, dan saya bisa mendorong tempo yang sangat tinggi, tetapi saya selalu sangat fokus.” tuturnya.
Cormier juga menceritakan bagaimana tunnel vision membuatnya tak menyadari apa yang terjadi di Octagon.
“Saat aku di sana, bro, aku seperti mengalami tunnel vision. Aku tidak melihat apa pun. Di antara ronde, aku akan menghampiri Bob (Cook) dan Javier (Mendez) dan bertanya, 'Apakah aku memenangkan ronde itu?' Mereka akan menjawab, 'Kau menguasainya selama empat menit, bagaimana mungkin kau tidak tahu?' Tapi aku sangat fokus dan konsentrasi, aku bahkan tidak menyadari apa yang sedang terjadi," ujarnya.
"Tapi saat itu, aku mengejeknya, aku menunjuk ke arahnya, aku melakukan segala macam hal yang bukan diriku, dan kemudian aku ditendang di kepala. Jika aku bisa mengulanginya, aku akan tetap fokus dan tidak mengalihkan pandanganku karena dia terlalu hebat. Seharusnya aku tidak melakukan itu,” pungkasnya.
Meski trilogi antara Daniel Cormier dan Jon Jones tidak akan pernah terjadi, mantan juara ganda UFC yang kini telah pensiun itu menyatakan dalam wawancara yang sama bahwa ia bersedia bergulat dengan Jones di bawah bendera Real American Freestyle (RAF). (ind)
Load more