GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maximilian Gunther Buktikan jadi Penguasa Sirkutir E-Prix Ancol, Taklukan Unggulan Formula E

Maximiian Gunther berhasil menang dengan catatan waktu 1 menit 9,37 detik. Dia berhasil menjadi yang tercepat di antara pemain unggulan Formula E.
Minggu, 4 Juni 2023 - 17:34 WIB
Pembalap Maserati MSG Racing Maximilian Gunther
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

tvOnenews.com - Pembalap Maserati MSG Racing Maximilian Gunther meraih gelar juara Formula E pertama kalinya di seri ke-11 di Sirkuit Internasional E-Prix Ancol, Jakarta, Minggu (4/6/2023). 

Gunther berhasil menang dengan catatan waktu 1 menit 9,37 detik. Dia berhasil menjadi yang tercepat di antara pemain unggulan Formula E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja Jake Dennis dari Avalance Andretti yang menjadi runner up. Gunther mengaku bersyukur dengan hasil ini. 

tvonenews

"Ini adalah perkembangan yang fantastis. Saya sangat bersyukur dan senang dengan kerja keras bersama tim saya. Saya menikmati balapan disini dan mampu melakukan yang terbaik," kata Gunther. 

Dennis hanya terpaut 2,82 detik dari Guenther. Dennis pun memuji bagaimana penampilan pembalap asal Jerman ini. 

"Saya pikir Max dan Maserati melakukan pekerjaan yang baik. Say aberharap bisa memberikan hasil yang lebih baik di balapan-balapan mendatang," kata Dennis.

Sementara itu juara Formula E seri Jakarta musim lalu, Mitch Evans dari Jaguar TCS Racing menyelesaikan balapan dengan selisih waktu 18.4 detik dari Gunther.

"Saya merasa bisa melakukan yang lebih baik dari ini. Tapi bagaimana pun, ini merupakan hasil yang lebih baik daripada balapan kemarin (seri ke-10)," kata Evans. 

Perjalanan Guenther pun tak sepenuhnya mulus. Meski ia memulai balapan dari posisi pertama karena mengamankan posisi pole di babak kualifikasi yang juga berlangsung sengit.

Guenther mencoba mempertahankan posisi terdepan, namun Dennis dan Evans secara bergantian merebut posisi pertama dalam balapan tersebut.

Baik Dennis maupun Evans sempat mencicipi menjadi pemimpin balapan, namun, Guenther dengan tenang tapi pasti merebut dan mengamankan posisi awalnya dari pertengahan hingga akhir balapan berisikan 38 lap itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daftar lima besar dilengkapi oleh duo pebalap Nissan Formula E yakni Sacha Fenestraz dan Norman Nato dengan selisih waktu masing-masing 19,3 detik dan 19,9 detik.

Lebih lanjut, juara Formula E musim kesembilan/seri ke-10 Pascal Wehrlein (TAG Heuer Porsche) tak mampu menahan dominasi para rivalnya dan mengulangi kemenangannya di Jakarta dengan finis di posisi keenam. Di belakangnya ada rekan satu timnya yaitu Antonio Felix da Costa, Edoardo Mortara (Maserati MSG Racing), Stoffel Vandoorne (DS PENSKE), dan Sebastien Buemi (Envision Racing). Rekan satu tim Buemi yakni Nick Cassidy, harus mengakhiri balapan dengan finis di urutan ke-18 karena mobilnya sempat bermasalah dan terhenti di lap 20.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maverick Vinales Umumkan Kabar Baik: Cedera Bahu Berangsur Pulih Jelang MotoGP Italia 2026

Maverick Vinales Umumkan Kabar Baik: Cedera Bahu Berangsur Pulih Jelang MotoGP Italia 2026

Pembalap Red Bull KTM, Maverick Vinales mengabarkan bahwa kondisi cedera bahunya berangsur pulih jelang MotoGP Italia 2026.
KPK Dalami Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Rumah Pengusaha Pacitan Digeledah

KPK Dalami Dugaan TPPU Sugiri Sancoko, Rumah Pengusaha Pacitan Digeledah

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelesaikan penggeledahan di rumah pengusaha Pacitan, Citra Margaretha, Senin (18/5/2026) malam.
Benarkah Nama Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda?, Dedi Mulyadi: Tidak Ada, Jawa Barat Tetap Jawa Barat

Benarkah Nama Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda?, Dedi Mulyadi: Tidak Ada, Jawa Barat Tetap Jawa Barat

Akhir-akhir ini santer dibicarakan di media sosial perihal adanya rencana perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya buka suara. 
Selain Diskon Bayar Awal, Ini Skema Pengurangan PBB-P2 DKI Jakarta 2026

Selain Diskon Bayar Awal, Ini Skema Pengurangan PBB-P2 DKI Jakarta 2026

Ada dua mekanisme utama dalam pemberian pengurangan PBB-P2 tahun 2026, yaitu pengurangan secara jabatan dan pengurangan berdasarkan permohonan wajib pajak.
Dinilai "Aneh" saat Diucapkan oleh Sejumlah Siswa, Begini Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Sebutan Sekolah Maung

Dinilai "Aneh" saat Diucapkan oleh Sejumlah Siswa, Begini Penjelasan Lengkap Dedi Mulyadi soal Sebutan Sekolah Maung

Dinilai “aneh” saat diucapkan oleh sejumlah siswa, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan penjelasan lengkapnya soal sebutan SMA Maung. 
Sikap Berani Sherly Tjoanda Dipuji saat Hadapi Keluhan Nelayan di Maluku, Gubernur Malut dan Warganya Dinilai Cerdas sama Warganet

Sikap Berani Sherly Tjoanda Dipuji saat Hadapi Keluhan Nelayan di Maluku, Gubernur Malut dan Warganya Dinilai Cerdas sama Warganet

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mendapatkan pujian karena berani menghadapi keluhan warganya. Warganet juga takjub sama nelayan yang dinilai cerdas

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT