GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Tembus Tiga Besar pada Sesi Latihan Bebas GP Jepang F1 2025, Max Verstappen Akui Hari Pertama di Suzuka...

Juara bertahan Formula 1, Max Verstappen harus puas finis di luar posisi tiga besar pada sesi latihan bebas di hari pertama GP Jepang F1 2025.
Sabtu, 5 April 2025 - 07:47 WIB
Oscar Piastri dan Max Verstappen
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Juara bertahan Formula 1, Max Verstappen harus puas finis di luar posisi tiga besar pada sesi latihan bebas di hari pertama GP Jepang F1 2025.

Setelah menjalani dua sesi latihan bebas, Max Verstappen masih belum mampu finis di posisi tiga besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kegagalan itu, Verstappen mengakui kalau hari pertama di Sirkuit Suzuka memang tak berjalan lancar untuk dirinya.


Max Verstappen (sumber: F1)

Pada sesi latihan pertama, Verstappen ada di posisi kelima dengan waktu 1 menit 29,065 detik.

Catatan waktunya ia pertajam pada sesi latihan kedua, namun tak berhasil mendongkrak posisinya setelah ada di posisi delapan dengan 1 menit 28,670 detik.

"Hari ini cukup sulit bagi saya karena saya telah mencoba banyak hal berbeda dengan mobil tetapi tampaknya banyak hal yang tidak benar-benar berjalan lancar saat ini, dan cukup sulit untuk mencatatkan putaran," kata pembalap asal Belanda itu, dikutip dari laman resmi F1.

Bahkan, Max Verstappen sempat terdengar mengeluhkan kondisi mobil Red Bull yang ia kendarai pada sesi latihan bebas pertama.

"Aneh sekali. Mobilnya banyak yang lentur," kata Max Verstappen.

Oscar Piastri dan Max Verstappen (sumber: F1)

Namun seusai sesi latihan bebas jika kendala tersebut sedang coba diatasi oleh tim Red Bull untuk bisa meraih hasil lebih baik nantinya.

“Tidak, ini proses yang sedang berlangsung. Saya hanya merasakannya sedikit lebih di sini. Ada sedikit lengkungan di beberapa tempat dan itu adalah sesuatu yang sedang kami selidiki," ungkap Max.

Berita besar menjelang akhir pekan Suzuka adalah bahwa Red Bull telah memutuskan untuk menukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda. 

Yuki mampu tampil meyakinkan pada sesi pertama ketika berada di posisi enam dengan 1 menit 29,172 detik.

Namun, catatan waktu ini malah merosot di sesi kedua setelah pembalap tuan rumah itu berada di posisi 18 dengan 1 menit 30,625 detik.

Di sisi lain, Lawson yang diturunkan dari tim utama Red Bull malah merangsek ke posisi kelima pada sesi latihan kedua dengan waktu 1 menit 28,559 detik.

Ketika ditanya soal pergantian formasi pembalap Red Bull, Verstappen tidak mau menjelaskan lebih lanjut kepada media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya telah membahas semuanya dengan tim, jadi tim tahu apa yang saya pikirkan tentang semuanya, dan saya pikir itu sudah cukup, sejujurnya," kata Max.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Era Digital Buat Pergeseran Cara Belajar Agama Kaum Muda, Ini Kata Akademisi

Era Digital Buat Pergeseran Cara Belajar Agama Kaum Muda, Ini Kata Akademisi

Maraknya hijrah digital dan influencer agama di era digital turut menyita perhatian akademisi.
Terima Kasih Damac FC, Al Nassr Bisa Angkat Trofi Liga Pro Saudi 2025/2026 jika 1 Syarat Ini Berhasil Terpenuhi

Terima Kasih Damac FC, Al Nassr Bisa Angkat Trofi Liga Pro Saudi 2025/2026 jika 1 Syarat Ini Berhasil Terpenuhi

Kemenangan atas Damac FC akan jadi penutup sempurna bagi pembuktian ambisi besarnya di Arab Saudi. Mampukan Al Nassr menutup laga terakhir dengan hasil manis?
Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan videonya sempat viral di media sosial pada beberapa waktu lalu.
Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (PP ISMAHI) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah tekanan ekonomi global.
Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.

Trending

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT