News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jake Dennis Ungkap Kekacauan 'Besar' di Balik Layar Balapan Formula E Jakarta

Pembalap tim Andretti, Jake Dennis, mengeluhkan kondisi lintasan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang dinilai terlalu berdebu.
Minggu, 22 Juni 2025 - 03:12 WIB
Jake Dennis Ungkap Kekacauan 'Besar' di Balik Layar Balapan Formula E Jakarta
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap tim Andretti, Jake Dennis, mengeluhkan kondisi lintasan Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang dinilai terlalu berdebu. 

Hal ini membuat balapan Formula E Jakarta yang digelar Sabtu (21/6/2025) berlangsung penuh tantangan, terutama dalam upaya melakukan overtaking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, kondisi itu tidak ideal. Itu membuat balapan sangat sulit, melakukan overtake sangat menantang. Tapi jujur saja, saya memimpin sebagian besar balapan, jadi itu bukan masalah terbesar saya, tetapi ya," ujar Dennis dalam konferensi pers seusai balapan.

Cuaca di sekitar area Ancol, Jakarta Utara, yang menjadi lokasi sirkuit semi-permanen JIEC, sempat diguyur hujan ringan pada pagi hari. 

Namun, menjelang siang, terik matahari justru mendominasi, menyisakan debu-debu tebal di lintasan.

Bahkan, 11 tim yang menyelesaikan sesi latihan bebas 2 pada pagi hari langsung membersihkan bodi mobil mereka dari tumpukan debu yang menempel di livery. 

Kondisi tersebut memperparah situasi balapan yang sedianya membutuhkan permukaan lintasan yang bersih dan konsisten untuk menciptakan daya cengkeram maksimal.

Tak hanya soal debu, Dennis juga menyebut suhu panas sebagai tantangan utama yang dihadapi para pembalap.

“Tantangan terbesar? Itu suhu panas. Ya, mungkin panas adalah hal terbesar bagi kami. Ada begitu banyak aliran udara di mobil,” katanya.

Meski demikian, pembalap asal Inggris itu menyatakan bahwa panas ekstrem tidak separah pada musim kesembilan lalu, saat Jakarta E-Prix digelar perdana. 

Ia menyebut kala itu temperatur jauh lebih sulit dikendalikan dan menjadi tantangan tersendiri bagi mobil maupun fisik pembalap.

"Beruntung cuaca saat balapan utama kali ini agak mendung. Jadi meski tetap panas, masih bisa ditoleransi berkat perkembangan teknologi pendinginan mobil kami," tambahnya.

Balapan di sirkuit yang dirancang terinspirasi dari tarian tradisional kuda lumping ini berakhir kurang memuaskan bagi Dennis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia hanya mampu finis di posisi ke-17, tertinggal jauh dari Dan Ticktum yang sukses mengamankan podium utama.

Dengan hasil ini, Dennis akan mencoba bangkit di seri berikutnya, seraya berharap kondisi lintasan bisa lebih optimal, demi memberikan pertarungan yang lebih kompetitif dan aman bagi seluruh pembalap.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, 82 Total Saksi Sudah Diperiksa Soal Kasus PT DSI

Periksa Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, 82 Total Saksi Sudah Diperiksa Soal Kasus PT DSI

Selain pasangan selebriti Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, polisi telah memeriksa 80 saksi terkait kasus dugaan penipuan dan TPPU oleh PT DSI.
Max Verstappen Disebut-sebut akan Pensiun usai Gelaran F1 2026, Red Bull Langsung Buka Suara dan Bilang...

Max Verstappen Disebut-sebut akan Pensiun usai Gelaran F1 2026, Red Bull Langsung Buka Suara dan Bilang...

Max Verstappen tengah mendapatkan sorotan setelah ia dibakarkan akan pensiun di akhir musim F1 2026 karena kerap melontarkan kritik pedas pada regulasi baru
Mantan Direktur Juventus Ungkit Calciopoli sebagai Penyebab Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia

Mantan Direktur Juventus Ungkit Calciopoli sebagai Penyebab Kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia

Mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, mengungkit Calciopoli tentang penyebab Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, juga dinilai perlu mundur dari jabatannya.
Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Pengakuan Jujur Yeum Hye-seon soal Bermain Kembali dengan Megawati Hangestri: Saya Akan

Yeum Hye-seon mengaku ingin kembali bermain bersama Megawati Hangestri, meski kesempatan itu tertunda karena fokus pemulihan cedera lutut sang pemain. (2/4).
5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

5 Dampak Mengerikan Kasus Paspoortgate bagi Timnas Indonesia, Nomor 2 Paling Menakutkan

Paspoortgate di Liga Belanda berdampak serius untuk Timnas Indonesia. Mulai pemain dibekukan, naturalisasi bisa terhambat, hingga reputasi PSSI ikut tercoreng.
Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Ngeyel di Depan Dedi Mulyadi, Debat soal Sekolah Kotor Buat KDM Jengkel: Jangan Bantah!

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) murka saat Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 2 Subang ogah dinasihati soal menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT