GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sukses Naik Podium Meski Start dari P10, Francesco Bagnaia yang Diasapi Marquez Bersaudara Merasa Perlu Untuk...

Rider tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, berhasil menuntaskan MotoGP Jerman 2025 dengan podium ketiga meski start dari posisi ke-10.
Selasa, 15 Juli 2025 - 18:41 WIB
Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse Official

tvOnenews.com - Rider tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, berhasil menuntaskan MotoGP Jerman 2025 dengan podium ketiga meski start dari posisi ke-10.

Hasil ini menjadi momen penting bagi rider tim Ducati Lenovo tersebut di tengah musim yang cukup menantang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi setelah dirinya tampil kurang meyakinkan di sesi sprint yang digelar dalam kondisi basah.

Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Rider Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse Official

 

Pada balapan utama di Sirkuit Sachsenring, Minggu (13/7/2025) kemarin, Francesco 'Pecco' Bagnaia mampu memanfaatkan start yang solid dan sejumlah insiden di depan untuk merangsek ke posisi tiga.

Di tengah banyaknya pembalap yang gagal finis, Pecco tampil konsisten hingga bendera finis dikibarkan.

Ia sukses menjaga posisinya dan kembali naik podium, hasil positif setelah sebelumnya hanya finis ke-12 di sprint race.

Meski berhasil naik podium, Bagnaia tak menampik bahwa dirinya masih tertinggal dari rival utamanya musim ini, terutama duo Marquez.

Melansir dari laman Crash, ia menyebut masih perlu meningkatkan performa secara signifikan agar bisa sejajar dengan Marc dan Alex Marquez.

"Anda harus ambil sisi positifnya. Saya cukup puas dengan hasil ini karena start dari posisi 10 bukan hal mudah," kata Pecco.

"Kecepatan untuk bertarung di podium sebenarnya ada. Saya tahu punya potensi itu, tapi balapan hari ini rumit dengan banyaknya kesalahan dari pembalap lain." lanjutnya.

Pecco menilai performanya secara umum sudah sejalan dengan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio, tetapi ia merasa masih butuh satu-dua langkah ke depan untuk bisa benar-benar kompetitif.

"Kami perlu ambil dua atau tiga langkah maju, terus kerja di jalur yang sudah kami ambil, tambah data untuk tim, lebih banyak putaran. Saya yakin kami akan menemukan solusinya," tambahnya.

Bagnaia juga mengomentari betapa sulitnya menjaga kestabilan motor, terutama bagian depan Desmosedici GP25 yang ia nilai masih belum memberikan rasa percaya diri maksimal.

“Saat bertarung di grup depan, bagian depan terasa tidak terlalu stabil, cukup samar. Tapi menyelesaikan balapan dan meraih podium tetap penting, dan saya cukup senang.” ungkap Pecco.

Kini, Bagnaia tertinggal 147 poin dari pemuncak klasemen Marc Marquez jelang paruh kedua musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski jaraknya lebar, konsistensi dan perbaikan performa akan jadi kunci bagi Pecco untuk tetap bertarung di sisa musim 2025 ini.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Peran layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC) kini semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan transportasi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Gudang Minyak di Jambi Habis Terbakar

Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu gudang minyak di RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, habis terbakar, namun tidak ada korban jiwa dan polisi sedang menyelidiki kasusnya.
Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Sistem Transportasi Indonesia Menuju Era Baru, TICC Jadi Fondasi Penting

Peran layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC) kini semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan transportasi nasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT