GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fabio Quartararo Lelah dengan Harapan Palsu, Tak Mau Lagi Mulai Balapan dari Pole Position di MotoGP 2025

Rider Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui dirinya mulai lelah dengan harapan yang tak pernah terwujud di MotoGP 2025 ini.
Selasa, 15 Juli 2025 - 20:36 WIB
Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo
Sumber :
  • antara

tvOnenews.com - Rider Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui dirinya mulai lelah dengan harapan yang tak pernah terwujud di MotoGP 2025 ini.

Meskipun tampil sebagai pembalap non-Ducati terbaik di MotoGP Jerman 2025 lalu, rider asal Prancis itu justru mengungkapkan kekecewaannya usai gagal mendekati persaingan podium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Start dari posisi keenam di Sirkuit Sachsenring, Quartararo langsung terlempar ke urutan kesembilan dan kembali kesulitan melakukan overtaking.

Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo
Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo
Sumber :
  • antara

 

Ia sempat bertahan cukup stabil di posisi tujuh, namun akhirnya mampu finis keempat karena beberapa pembalap di depannya terjatuh, termasuk Fabio Di Giannantonio, Johann Zarco, dan Marco Bezzecchi.

Walau hasil ini menjadi yang terbaik untuk Quartararo sejak naik podium kedua di Jerez, pembalap Monster Yamaha itu jauh dari kata puas.

Melansir dari laman Crash, Ia mengaku kecewa dengan performa Yamaha YZR-M1 yang menurutnya masih sangat lambat saat balapan.

“Saya tidak senang karena kami sangat lambat,” kata Fabio Quartararo.

"Perasaan motornya kurang bagus. Kami finis lebih dari 18 detik dari kemenangan, dan juga tertinggal 10 detik dari Pecco. Kami harus paham kenapa kami masih kesulitan seperti ini saat balapan." lanjutnya.

Sachsenring sebelumnya dikenal sebagai salah satu sirkuit favoritnya. Ia bahkan sempat meraih kemenangan di sana bersama Yamaha pada musim 2022.

Namun tahun ini, kecepatan satu lap yang pernah membawanya ke empat pole position musim ini justru menjadi ironi tersendiri.

“Mendapatkan pole position itu bagus, tapi saya lebih memilih tidak start dari depan kalau akhirnya kami tetap tidak punya potensi saat balapan,” ungkap Quartararo.

“Pole position hanya memberi harapan palsu. Kami senang saat meraihnya, tapi kami tahu hasil akhirnya tidak akan seindah itu. Grip sangat rendah dan kami tak mampu bertahan.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Quartararo juga menyoroti kesulitan teknis yang terus mengganggunya, seperti di MotoGP Inggris di mana kegagalan perangkat ride-height menggagalkan peluang menangnya.

Ia pun menilai kondisi di MotoGP Jerman sangat berbahaya karena terpaan angin dan minimnya grip di tikungan pertama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT