News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pembalap F1 Sebut Mercedes Sudah Yakinkan Max Verstappen untuk Gabung di F1 2026, Caranya Sama Seperti saat...

Masa depan pembalap asal Belanda milik tim Red Bull Racing, Max Verstappen, di Formula 1 terus menjadi bahan perbincangan hangat pada gelaran F1 2025 ini. 
Kamis, 17 Juli 2025 - 16:10 WIB
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Masa depan pembalap asal Belanda milik tim Red Bull Racing, Max Verstappen, di Formula 1 terus menjadi bahan perbincangan hangat pada gelaran F1 2025 ini.

Di tengah performa Red Bull yang tak lagi dominan dan keputusan mengejutkan tim untuk memecat Christian Horner, rumor soal kepindahan Verstappen ke Mercedes makin mencuat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini giliran mantan pembalap F1, Johnny Herbert, yang memberikan pendapatnya soal rumor tersebut.

Max Verstappen
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Herbert bahkan menyebut sang juara dunia empat kali sudah diyakinkan untuk bergabung dengan Silver Arrows musim depan.

Verstappen memang sempat dikabarkan telah bertemu langsung dengan bos Mercedes, Toto Wolff, di Sardinia pekan lalu.

Pertemuan itu diyakini membahas rencana masa depan sang pembalap bersama tim pabrikan Jerman, terutama soal peluang hijrah jika klausul keluar dalam kontraknya bersama Red Bull bisa diaktifkan.

"Max akan sangat menyadari apa yang terjadi dalam program pengembangan Red Bull untuk tahun depan, dengan mesin baru, unit daya baru yang mereka buat sendiri, dan semua elemen yang berbeda untuk itu, dan kemudian tentu saja ke mobil pada saat yang sama," kata Herbert dilansir dari laman Crash.

Herbert menilai situasi internal Red Bull saat ini penuh ketidakpastian, termasuk proyek mesin baru mereka untuk era regulasi 2026.

George Russell dan Max Verstappen
George Russell dan Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Sementara di sisi lain, Mercedes dinilai sudah menawarkan prospek yang menjanjikan untuk Verstappen.

"Rumornya, semuanya tidak berjalan dengan baik. Namun, rumornya, Mercedes berjalan sangat baik. Max ingin menempatkan dirinya di posisi yang memungkinkannya meraih peluang terbaik. Dia frustasi karena mereka tidak bisa memberikan apa yang diinginkannya," lanjut Herbert.

Herbert juga membandingkan kondisi ini dengan proses kepindahan Lewis Hamilton dari McLaren ke Mercedes pada 2012.

Saat itu, Niki Lauda jadi sosok kunci yang berhasil meyakinkan Hamilton. Menurutnya, pendekatan serupa kini dilakukan Toto Wolff untuk menggoda Verstappen.

"Saya kira diskusi yang dilakukan Toto dan Max mungkin sangat mirip dengan apa yang dilakukan Niki Lauda dengan Lewis," ucap Herbert.

"Mercedes akan menunjukkan kepada Max apa yang mereka miliki, apa yang mereka yakini akan mereka miliki untuk tahun depan yang mungkin akan menjadi mobil yang harus dikalahkan." lanjutnya.

Menurut Herbert, Verstappen bisa saja merasa jenuh dengan berbagai masalah kecil yang terus muncul selama musim ini. 

Ketika hal-hal itu terus menumpuk, akan sangat wajar jika ia mulai berpikir untuk hengkang dan mencari tim yang bisa memenuhi ambisinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masalahnya, dengan Red Bull, dengan program mesin yang mereka miliki, semuanya butuh waktu. Dan waktu tidak selalu menjadi jaminan bagi seorang pembalap F1," tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih ingat aksi Hendrawan di Commonwealth Games 2022? Legenda bulu tangkis Indonesia itu rela melepas sepatunya untuk dipinjamkan kepada pebulu tangkis Jamaika, Samuel Ricketts.
Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT