News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa-bawa Nama Marc Marquez, Francesco Bagnaia Sebut Ducati Tetap Motor Terbaik di MotoGP Meski Aprilia dan Honda Mengejar

Francesco Bagnaia kembali menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan Ducati Desmosedici.
Jumat, 14 November 2025 - 15:24 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz

tvOnenews.com - Francesco Bagnaia kembali menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan Ducati Desmosedici.

Meski sejumlah pabrikan pesaing menunjukkan peningkatan besar, Bagnaia menilai motor Ducati tetap menjadi paket paling lengkap di MotoGP saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa impresif beberapa rival memang mulai menarik perhatian. Marco Bezzecchi dari Aprilia sukses meraih dua kemenangan musim ini, termasuk kemenangan penting di Portugal.

Duel Marco Bezzecchi vs Marc Marquez
Duel Marco Bezzecchi vs Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Gintare Karpaviciute

 

Honda juga bangkit setelah tampil kompetitif pada lima seri terakhir, dengan Joan Mir dua kali naik podium.

Sementara itu, Pedro Acosta tampil konsisten memperebutkan podium dan kini hanya terpaut tiga poin dari Bagnaia di klasemen pembalap.

Situasi tersebut menandakan bahwa Ducati tidak bisa lagi terlalu nyaman. Pesaing kini semakin agresif dalam upaya mengejar dominasi Desmosedici di MotoGP.

Namun, dominasi Marc Marquez sebelum cedera membuat Bagnaia percaya bahwa Ducati masih berada satu langkah di depan.

"Saya pikir motor kami adalah yang terbaik," ujar Bagnaia.

Bagnaia mengakui performanya musim ini tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya, tetapi ia menilai hasil Marquez menjadi bukti kualitas motor.

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz

 

“Saya pikir saya kesulitan musim ini, memang benar, tetapi di musim-musim terakhir saya selalu sangat kompetitif dan saya menang dengan melakukan banyak kesalahan," ungkap Francesco Bagnaia.

"Musim ini, Marc Marquez ada di sana, dengan lebih sedikit kesalahan, ia menang (mengunci gelar) dengan lima balapan tersisa, dan saya pikir motor kami masih jauh lebih kuat daripada motor lainnya.” lanjutnya.

Bagnaia juga menilai aturan konsesi memberi peluang besar bagi pabrikan lain untuk berkembang cepat. Namun ia tetap yakin Ducati memiliki fondasi kuat. 

“Saya pikir Aprilia, Yamaha, Honda, KTM telah memanfaatkan dengan baik keunggulan mereka dengan pengujian dan wildcard untuk memperbaiki situasi mereka," terang Bagnaia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tetapi Ducati masih yang terbaik dan saya pikir kami memanfaatkan dengan baik apa yang kami miliki.” tutupnya.

(akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua KPK: Pengembalian Aset ke Negara Capai Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengatakan pihaknya telah mengembalikan aset kepada kas negara sebesar Rp1,5 triliun sepanjang tahun 2025.
Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026, setelah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, melangkah mulus ke babak 16 besar.
Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya membantah tegas tudingan adanya praktik pemerasan dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan pejabat Kementerian Pertanian.
KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut dengan adanya bantuan teknologi AI dalam verifikasi LHKPN, menunjukkan adanya peningkatan optimalisasi dan efisiensi.
Rapat di DPR, KPK Minta Alat Canggih Biar OTT Tak Cuma Sebulan Sekali

Rapat di DPR, KPK Minta Alat Canggih Biar OTT Tak Cuma Sebulan Sekali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dukungan pengadaan alat yang lebih canggih untuk memperkuat pelaksanaan operasi tangkap tangkap (OTT). 
Jawab Opini Liar Soal Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi

Jawab Opini Liar Soal Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi

10 saksi diperiksa Polda Metro Jaya untuk mendalami kematian selebgram Lula Lahfah. Diketahui, perempuan 26 tahun itu ditemukan tak bernyawa Jumat (21/1/2026).

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT