News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rapat di DPR, KPK Minta Alat Canggih Biar OTT Tak Cuma Sebulan Sekali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dukungan pengadaan alat yang lebih canggih untuk memperkuat pelaksanaan operasi tangkap tangkap (OTT). 
Rabu, 28 Januari 2026 - 16:51 WIB
Fitroh Rohcahyanto
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dukungan pengadaan alat yang lebih canggih untuk memperkuat pelaksanaan operasi tangkap tangkap (OTT). 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rochcahyanto dalam rapat kerja KPK bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitroh menilai keterbatasan teknologi dinilai menjadi salah satu hambatan utama dalam optimalisasi penindakan korupsi.

Ia mengatakan, selain keterbatasan sumber daya manusia, peralatan penindakan yang digunakan KPK saat ini dinilai belum memadai dan belum mengikuti perkembangan teknologi.

“Selain soal SDM yang kurang, berikanlah kami alat yang canggih supaya OTT tidak hanya satu sebulan. Kurang canggih, ini sudah tidak up to date,” ucap Fitroh.

Fitroh menjelaskan dukungan anggaran yang memadai dari DPR, khususnya Komisi III, sangat dibutuhkan untuk pengadaan peralatan penindakan yang lebih modern. Dengan teknologi yang lebih mutakhir, intensitas dan efektivitas OTT dapat ditingkatkan.

“Kalau anggota Komisi III kasih anggaran besar buat beli alat, barangkali OTT bisa lebih masif,” ungkapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan OTT sejatinya masih terus dilakukan oleh KPK. Namun, pelaksanaannya tidak didasarkan pada target jumlah tertentu, melainkan pada validitas informasi yang diperoleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi disampaikan bahwa sudah lama tidak OTT. Sebenarnya hampir beberapa bulan sekali pasti ada. Karena itu juga salah satu target kami, tapi bukan target yang dipaksakan. Targetnya adalah sesuai dengan informasi yang kami dapatkan,” kata Setyo.

Yeni Lestari

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga Tahun 2025

Hingga akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia.
MotoGP Bakal Terapkan Aturan Baru, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Satu Suara Beri Dukungan

MotoGP Bakal Terapkan Aturan Baru, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Satu Suara Beri Dukungan

MotoGP bersiap menerapkan aturan baru demi meningkatkan keselamatan, khususnya bagi para petugas lintasan saat balapan.
Lokasi Longsor Cisarua Akan Disulap Menteri Pertanian Jadi Perkebunan

Lokasi Longsor Cisarua Akan Disulap Menteri Pertanian Jadi Perkebunan

Pemerintah pusat akan merubah lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menjadi perkebunan.
Kemenag Minta Tambah Anggaran 2026 Rp5,87 Triliun ke DPR, Buat Bayar Tunjangan Guru dan Dosen

Kemenag Minta Tambah Anggaran 2026 Rp5,87 Triliun ke DPR, Buat Bayar Tunjangan Guru dan Dosen

Kementerian Agama (Kemenag) meminta tambahan anggaran sebesar Rp5.872.189.200.000 dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI hari ini untuk tunjangan guru dan dosen
Pundit Belanda Heran Bukan Main Ajax Rekrut Maarten Paes, Sebut Kiper Andalan Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan

Pundit Belanda Heran Bukan Main Ajax Rekrut Maarten Paes, Sebut Kiper Andalan Timnas Indonesia Cuma Jadi Cadangan

Ajax Amsterdam resmi merekrut Maarten Paes hingga 2029. Namun, pengamat menilai eks Timnas Indonesia itu bukan kiper utama dan hanya opsi berpengalaman.
Purbaya Pede Ekonomi Melaju, Klaim Sinkronisasi Fiskal-Moneter Bawa Peluang Emas di Pasar Saham

Purbaya Pede Ekonomi Melaju, Klaim Sinkronisasi Fiskal-Moneter Bawa Peluang Emas di Pasar Saham

Purbaya yakin laju ekonomi nasional akan tetap baik mengingat fundamental yang kuat dan ditopang oleh semakin eratnya koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI).

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT