News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhiri MotoGP 2025 dengan Hasil Mengecewakan, Francesco Bagnaia Bilang akan Bahas Masa Depannya Bersama Ducati

Francesco Bagnaia menutup MotoGP 2025 dengan catatan yang jauh dari ideal dan berencana membahas masa depannya bersama Ducati dalam waktu dekat.
Selasa, 18 November 2025 - 16:26 WIB
Francesco Bagnaia di Ducati
Sumber :
  • Ducati Corse

tvOnenews.com - Francesco Bagnaia menutup MotoGP 2025 dengan catatan yang jauh dari ideal dan berencana membahas masa depannya bersama Ducati dalam waktu dekat.

Juara dunia dua kali itu mengalami musim paling sulit sejak bergabung dengan Ducati, hanya meraih dua kemenangan dan finis kelima klasemen akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang musim, Bagnaia berulang kali mengeluhkan rasa percaya diri pada bagian depan Desmosedici GP25.

Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Rider Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Reuters

 

Masalah tersebut semakin terasa setelah libur musim panas, membuat performanya terus menurun pada paruh kedua tahun.

Kesialannya memuncak di Valencia. Balapan penutup musim itu berakhir bagi Bagnaia di lap pertama setelah bersenggolan dengan Johann Zarco.

Hasil tersebut menjadi DNF kelima secara beruntun di hari Minggu, atau keenam dari tujuh seri terakhir.

Satu-satunya pengecualian hanyalah kemenangan di MotoGP Jepang 2025. Situasi itu membuat masa depan Bagnaia sempat menjadi sorotan.

Hubungan antara pembalap Italia tersebut dan Ducati dikabarkan turut menghangat akibat kesulitan berkepanjangan. Namun Ducati tetap menunjukkan dukungan penuh kepadanya.

Francesco Bagnaia di Ducati
Francesco Bagnaia di Ducati
Sumber :
  • Ducati Corse

 

Bagnaia pun menegaskan komitmennya pada tim merah. Saat diwawancara hari Minggu di Valencia, ia menegaskan masih ingin mengakhiri perjalanan kariernya bersama skuat Borgo Panigale.

“Selasa (pertemuan dengan Ducati) Saya tidak tahu, ini pertanyaan yang sulit. Saya ingin melanjutkan bersama Ducati. Saya memulai dengan Ducati. Mereka memberi saya kesempatan. Mereka memberi saya kesempatan untuk memenangkan gelar," ujar Bagnaia.

“Saya memberi mereka gelar. Kami telah meningkatkan motor, yang sekarang menjadi motor yang bisa digunakan semua orang," lanjutnya.

“Ambisi saya adalah mengakhiri karier saya bersama mereka. Mungkin kami akan mulai membicarakannya musim dingin ini. Saya tidak tahu. Saya bukan orang yang perlu membicarakannya.” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagnaia memang sangat identik dengan Ducati. Ia memulai debut MotoGP pada 2019 bersama Pramac sebelum naik ke tim pabrikan pada 2021 dan memenangkan dua gelar dunia pada 2022 dan 2023.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT