News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

McLaren Wajib Waspada! Aturan di F1 GP Qatar 2025 ini Bisa Menjadi Batu Sandungan Mereka

McLaren harus mewaspadai aturan yang berlaku di gelaran F1 GP Qatar 2025 pada akhir pekan ini.
Kamis, 27 November 2025 - 20:33 WIB
McLaren di F1 2025
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

 

tvOnenews.com - McLaren harus mewaspadai aturan yang berlaku di gelaran F1 GP Qatar 2025 pada akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, pada gelaran F1 GP Qatar 2025 seluruh pembalap diwajibkan melakukan dua kali pit stop.

Pirelli selaku penyuplai ban F1 2025 menjelaskan kalau setiap set ban hanya dapat menyelesaikan maksimal 25 putaran.

McLaren di F1 2025
McLaren di F1 2025
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

 

Itu sudah termasuk lap dibawah Safety Car atau Virtual Safety Car.

F1 GP Qatar yang memiliki 57 putaran, semua pembalap memang sudah harus melakukan setidaknya dua pit stop pada hari Minggu. Sehingga hal ini bukan aturan yang aneh di Qatar. 

Sebelumnya untuk Grand Prix Qatar 2023, durasi stint bahkan dibatasi hanya 18 lap karena kekhawatiran kerusakan ban akibat kerb di trek, yang membuat dinding samping ban hancur.

Kondisi tersebut pun membuat F1 GP Qatar 2025 harus berlangsung dengan tiga pitstop.

"Di Qatar, akan diberlakukan batasan jumlah putaran yang dapat ditempuh setiap set ban selama seluruh akhir pekan balapan,:" terang Pirelli.

"Keputusan ini, yang telah disetujui bersama FIA dan Formula 1 serta dibahas dalam pertemuan rutin dengan tim-tim, dikonfirmasi hari ini oleh Pirelli melalui dokumen teknis standar yang berisi instruksi khusus untuk setiap acara yang dikirimkan dua minggu sebelum setiap Grand Prix," lanjutnya.

"Setiap set ban yang dipasok kepada tim pada awal akhir pekan balapan dapat menempuh maksimal 25 putaran di trek Lusail, yang sangat menuntut ban dalam hal energi, tekanan termal, dan keausan," jelasnya.

Kondisi tersebut pun diyakini bisa menghambat McLaren yang dikenal dengan kekuatan utama mereka musim ini adalah degradasi ban.

Setiap kali kondisi panas atau ban rentan terhadap panas berlebih, mobil MCL39 sering kali unggul, seperti yang terjadi di Bahrain, Miami, atau Mexico City.

Meskipun Red Bull telah membuat kemajuan signifikan sejak jeda musim panas, McLaren masih memiliki keunggulan di area ini.

Pembatasan panjang stint membuat fleksibilitas dalam hal strategi berkurang, sehingga balapan lebih terfokus pada performa murni daripada manajemen ban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini juga bisa menjadikan pertarungan perebutan gelar juara dunia F1 2025 antara duo McLaren dan Max Verstappen akan berjalan menarik.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 1,25 Meter, Warga Masih Bertahan di Lantai Dua Rumah

Meski ketinggian banjir di area Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, telah mencapai 125 cm pada Senin (4/5) malam, warga masih memilih bertahan di rumah. 
Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur Pramono Usul Bangun Satu RPTRA di Tiap Kelurahan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengusulkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di setiap kelurahan.
Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Soal Penerapan Sanksi Administratif untuk Perusahaan Tambang yang Langgar Aturan, Pengamat Soroti Aspek Penegakan Hukum

Kebijakan pemerintah terkait penerapan denda administratif bagi perusahaan tambang yang melanggar regulasi tengah memicu diskusi hangat. 
Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Dulu Dicaci Kini Dipuja, Milos Raickovic Jadi Kunci Kemenangan Telak Persebaya di GBT

Gelandang asing Persebaya Surabaya Milos Raickovic perlahan mulai menemukan kembali sentuhan magisnya. Sempat berada di bawah bayang-bayang keraguan dan sorotan
Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet Berbondong-bondong Dukung dr Richard Lee usai Sertifikat Mualafnya Dicabut, Ada Aktor hingga Ustaz

Warganet berbondong-bondong beri dukungan untuk dr Richard Lee setelah sertifikat mualafnya dicabut, ada Ustaz Derry Sulaiman hingga publik figur lainnya.
Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Siapakah Hanny Kristianto? Sosok Pengusaha Mualaf yang Mencabut Sertifikat dr Richard Lee Ternyata Dulunya Misionaris

Seorang dokter kecantikan, dr Richard Lee yang telah mualaf kini menjadi polemik setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Hanny Kristianto. Berikut profilnya

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal Tryout dan Draft Pemain Asing Liga Voli Korea Pekan Ini: Vanja Bukilic Siap Comeback, Penentuan Nasib Megawati Hangestri

Jadwal tryout dan draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana momen ini juga bisa menjadi penentuan nasib mantan tandem Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT