News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Regulasi Baru Bikin Motor Ducati Tak Lagi Istimewa di MotoGP 2027, Marc Marquez Balik ke Honda?

Marc Marquez diyakini berpotensi kembali ke Honda di MotoGP 2025.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:59 WIB
Rider Ducati Lenovo, Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARAFOTO/Aditya Pradana Putra/YU

Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez baru mencatatkan namanya sebagai kampiun dunia bersama Ducati pada musim MotoGP 2025. 

Namun, meski baru saja mengukir prestasi besar, masa depan sang juara delapan kali itu bersama pabrikan Italia justru dirumorkan tidak akan bertahan lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse

Banyak pihak menilai regulasi baru yang akan berlaku pada 2027 bakal menjadi titik penentu arah karier Marquez selanjutnya. 

Pada musim tersebut, MotoGP akan memperkenalkan aturan teknis baru, mulai dari pengurangan kapasitas mesin menjadi 850cc hingga penyamaan konfigurasi mesin V4 untuk seluruh pabrikan.

Dengan seluruh tim harus membangun motor dari lembar kosong, prediksi soal siapa yang akan mendominasi menjadi sulit ditebak. 

Keunggulan Ducati saat ini tak menjamin akan berlanjut di era mesin baru tersebut.

Memang, Desmosedici saat ini masih menjadi motor paling superior. Namun Aprilia dan KTM terus memberikan tekanan lewat peningkatan performa yang signifikan. 

Honda pun mulai bangkit dan mempersiapkan diri dengan agresif, memaksimalkan sumber daya besar HRC untuk menyongsong perubahan besar 2027.

Isu Kembalinya Marquez ke Honda Mencuat

Marc Marquez saat masih membela Repsol Honda
Marc Marquez saat masih membela Repsol Honda
Sumber :
  • MotoGP

Menurut pengamat MotoGP Carlo Pernat, Marquez tidak akan ragu kembali ke Honda jika tawaran benar-benar datang pada 2027. 

Meski banyak prediksi menyebut ia akan tetap bersama Ducati untuk menghadapi era baru, kebangkitan Honda tanpa dirinya menimbulkan spekulasi reuni.

Marquez sendiri pernah menanggapi rumor tersebut pada Oktober lalu. Ia menegaskan bahwa selama ia merasa cepat, nyaman, dan bahagia di satu tim, ia tak punya alasan untuk pindah. 

Namun ia juga mengakui bahwa perubahan selalu mungkin terjadi dalam dunia balap yang sangat dinamis.

“Saya selalu berpikir begini: jika Anda cepat dan merasa bahagia di suatu tim, tidak ada alasan untuk pergi,” ujar Marquez kala itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi kita lihat nanti. Dalam olahraga, segalanya bisa berubah setiap hari,” tambahnya.

Sementara itu, Pernat menilai Honda masih memiliki tempat spesial di hati Marquez. Ia juga menyebut direktur tim, Alberto Puig, dikabarkan sangat ingin membawa Marquez pulang ke Repsol Honda.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026: Jadi Unggulan Pertama, Leo/Bagas Sukses Melangkah Mulus ke Babak 16 Besar

Hasil Thailand Masters 2026, setelah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, melangkah mulus ke babak 16 besar.
Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya Bantah Tudingan Peras Rp5 M ke Eks Pegawai Kementan yang Jadi Tersangka Korupsi

Polda Metro Jaya membantah tegas tudingan adanya praktik pemerasan dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan pejabat Kementerian Pertanian.
KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

KPK Pakai Bantuan AI untuk Periksa LHKPN Pejabat

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut dengan adanya bantuan teknologi AI dalam verifikasi LHKPN, menunjukkan adanya peningkatan optimalisasi dan efisiensi.
Rapat di DPR, KPK Minta Alat Canggih Biar OTT Tak Cuma Sebulan Sekali

Rapat di DPR, KPK Minta Alat Canggih Biar OTT Tak Cuma Sebulan Sekali

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dukungan pengadaan alat yang lebih canggih untuk memperkuat pelaksanaan operasi tangkap tangkap (OTT). 
Jawab Opini Liar Soal Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi

Jawab Opini Liar Soal Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi

10 saksi diperiksa Polda Metro Jaya untuk mendalami kematian selebgram Lula Lahfah. Diketahui, perempuan 26 tahun itu ditemukan tak bernyawa Jumat (21/1/2026).
Rapat di DPR, KPK Pamer 11 Kali OTT Sepanjang 2025

Rapat di DPR, KPK Pamer 11 Kali OTT Sepanjang 2025

KPK mengungkap telah melaksanakan 11 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang tahun 2025. Tak hanya itu, ada 48 perkara suap dan gratifikasi juga yang ditangani.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT