News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Tinggalkan Red Bull, Helmut Marko Kini Blak-blakan Ungkap Trik Kotor Christian Horner Selama Menjadi Kepala Tim

Helmut Marko akhirnya resmi meninggalkan Red Bull setelah 25 tahun berperan penting dalam struktur manajemen tim F1 tersebut.
Rabu, 24 Desember 2025 - 20:21 WIB
Max Verstappen, Helmut Marko dan Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull

tvOnenews.com - Helmut Marko akhirnya resmi meninggalkan Red Bull setelah 25 tahun berperan penting dalam struktur manajemen tim F1 tersebut.

Kepergian Marko terjadi ini menyusul Christian Horner yang juga dipecat dari jabatan Team Principal di pertengahan musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah angkat kaki, Marko langsung melontarkan klaim mengejutkan terkait kepemimpinan Horner selama bertahun-tahun di Red Bull Racing.

Helmut Marko dan Max Verstappen di F1 GP Las Vegas 2025
Helmut Marko dan Max Verstappen di F1 GP Las Vegas 2025
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

Berbicara kepada surat kabar Belanda De Limburger, Marko membantah keras isu perebutan kekuasaan internal yang selama ini berkembang.

“Begitulah selalu digambarkan di media, tetapi itu bukan masalah pribadi,” kata Marko.

Ia menegaskan sejak awal pendirian Red Bull Racing, kendali utama tim selalu berada di tangan Austria.

“Bersama Dietrich Mateschitz, saya mendirikan Red Bull Racing pada tahun 2005,” ujar Marko.

“Kami menunjuk Horner sebagai Team Principal, dan saya berada di sana sebagai pengawas,” lanjutnya.

Max Verstappen, Helmut Marko dan Christian Horner
Max Verstappen, Helmut Marko dan Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull

Marko kemudian mengungkap momen penting pada 2022 yang menurutnya menjadi awal perubahan sikap Horner.

“Saya ingat sebuah pesta di awal tahun itu 2022, menjelang Grand Prix Austria,” ungkap Marko.

“Christian datang kepada saya dan berkata 'dia tidak akan bertahan sampai akhir tahun',” tambahnya.

Setelah meninggalnya Dietrich Mateschitz, Marko menuding Horner berusaha mengambil alih kendali penuh perusahaan.

“Christian melakukan segala yang dia bisa untuk mengambil alih kendali perusahaan dengan dukungan Yoovidhya,” tegas Marko.

Ia mengaku bertindak atas nama Austria untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Dalam wawancara itu, Marko juga menuding Horner memainkan “trik kotor” selama tahun-tahun terakhir kebersamaan mereka.

“Tahun-tahun terakhir bersama Horner tidak menyenangkan,” kata Marko. “Permainan kotor sedang dimainkan.” ungkap Helmut Marko.

Ia bahkan menyebut beberapa tudingan terhadap dirinya sebagai kebohongan yang sengaja diciptakan.

“Itu dibuat-buat mungkin oleh mereka kubu Horner,” ucap Marko.

Marko juga menyinggung isu mesin Red Bull yang disebut tertunda pada 2024.

“Saya tidak pernah mengatakan itu, tetapi Horner ingin menggunakannya untuk membuat saya diskors,” tegasnya.

Saat ditanya apakah pemecatan Horner terasa seperti kemenangan, Marko menjawab singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak. Kami harus bertindak karena performa di lintasan tertinggal,” pungkasnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT